Jakarta – Kabar duka datang dari dunia politik dan pemerintahan daerah. Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin meninggal dunia pada Rabu siang sekitar pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta. Alex Noerdin diketahui pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2018 serta anggota DPR RI periode 2019–2024.
Kepergian Alex Noerdin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta berbagai pihak yang pernah bekerja dan berinteraksi langsung dengannya. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari sejumlah tokoh dan organisasi, termasuk dari jajaran Pengurus Pusat TP Sriwijaya.
Ketua Umum TP Sriwijaya Sudirman D Hury menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tokoh yang dikenal luas sebagai pemimpin visioner dan memiliki perhatian besar terhadap pembangunan Sumatera Selatan.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami sangat berduka atas berpulangnya Bapak H. Alex Noerdin bin Nurdin Panji. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkan almarhum di tempat yang mulia di sisi-Nya,” ujar Sudirman dalam pernyataan tertulis.
Sekretaris Jenderal TP Sriwijaya Yahya Maya Sakti juga menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.
Salah satu sahabat dekat almarhum yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Alex Noerdin. Ia menyebut hubungan tersebut telah terjalin jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Kakanwil dan tetap terjaga hingga setelahnya.
Aku parak nian samo beliau. Aku ngeraso kehilangan beliu.Kedekatan kami bukan hanya saat saya menjabat sebagai Kakanwil Kemenkumham Sumsel, tetapi jauh sebelum dan sesudah itu. Banyak sekali bantuan, perhatian, dan dukungan beliau kepada kami di Kanwil maupun seluruh unit pelaksana teknis di lingkungan Kemenkumham Sumsel saat itu,” ujarnya.
Menurutnya, Alex Noerdin dikenal sebagai sosok pemimpin yang terbuka, peduli terhadap aparat di daerah, serta selalu memberi ruang dialog dan dukungan nyata dalam berbagai persoalan kelembagaan.
Doa pun dipanjatkan agar almarhum husnul khatimah. “Ya Allah, ampunilah segala dosa almarhum, terimalah seluruh amal ibadahnya, tempatkanlah ia di surga-Mu, dan berilah kesabaran serta ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.
Kepergian Alex Noerdin menjadi kehilangan besar bagi Sumatera Selatan dan Indonesia.
Jejak pengabdian dan kepemimpinannya akan terus dikenang oleh mereka yang pernah bekerja bersama maupun masyarakat luas yang merasakan hasil pembangunannya.



































