Bazar Rakyat 2026 di Monas Dongkrak UMKM, Produk Lokal Laris Manis Pascale baran

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipadati masyarakat dalam gelaran Bazar Rakyat 2026 bertema “Istana untuk Rakyat” yang diinisiasi Istana Kepresidenan Republik Indonesia, Sabtu (31/3). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pasca-Lebaran.

Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipadati masyarakat dalam gelaran Bazar Rakyat 2026 bertema “Istana untuk Rakyat” yang diinisiasi Istana Kepresidenan Republik Indonesia, Sabtu (31/3). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pasca-Lebaran.

Jakarta — Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipadati masyarakat dalam gelaran Bazar Rakyat 2026 bertema “Istana untuk Rakyat” yang diinisiasi Istana Kepresidenan Republik Indonesia, Sabtu (31/3). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pasca-Lebaran.

Ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor turut ambil bagian, mulai dari kuliner, fesyen, hingga produk kerajinan. Antusiasme pengunjung terlihat sejak sore hari, menciptakan lonjakan transaksi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal.

Salah satu pelaku UMKM kuliner, Yana dari Gudeg Bu Kamto, mengaku seluruh 500 porsi dagangannya habis terjual dalam waktu singkat. “Alhamdulillah, sangat senang,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam bazar tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga memberikan rasa apresiasi terhadap pelaku usaha kecil. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan menjangkau lebih banyak daerah.

Hal serupa disampaikan Hauzan, pemilik stan Dapur Bu Asri, yang memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas. Ia bahkan aktif mengajak pengunjung untuk mencoba sajian yang ditawarkan.
Dari sektor fesyen, pelaku usaha Ucok Nasution menyebut bazar ini sebagai “Lebaran kedua” bagi UMKM. Ia menilai kegiatan tersebut mampu mendorong kembali aktivitas ekonomi yang sempat melambat setelah hari raya.

Permintaan meningkat, ini jadi peluang besar bagi kami,” ujarnya.
Selain menguntungkan pelaku usaha, bazar ini juga menggerakkan ekosistem ekonomi yang lebih luas, termasuk tenaga kerja, distribusi, hingga rantai pasok produksi. Aktivitas ekonomi berlangsung secara simultan dan memberikan dampak berkelanjutan.

Di sisi lain, pengunjung juga merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini. Yessa, salah satu pengunjung, mengaku mendapatkan pengalaman berbelanja yang berbeda karena dapat menikmati suasana sekaligus membeli produk lokal berkualitas.
“Lengkap, bisa kulineran, belanja, dan hiburan juga,” katanya.

Bazar Rakyat 2026 tak hanya menjadi ajang transaksi, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri. Interaksi langsung antara produsen dan konsumen dinilai mampu memperkuat kepercayaan terhadap kualitas produk lokal.

Pemerintah melalui kegiatan ini berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pascalebaran dengan memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat pun dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Bazar Rakyat 2026 menjadi salah satu contoh nyata bagaimana penguatan ekonomi kerakyatan dapat dilakukan secara konkret, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap produk lokal sebagai bagian dari identitas ekonomi nasional.

Berita Terkait

Ribuan Warga Kalisari Tumpah Ruah Rayakan HUT Ke-81 RI di Pesta Rakyat
Mendagri Tito Dorong Pemda Data Kerusakan Sekolah dan Rumah Ibadah Pascagempa NTT
Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Kunci Perkuat Industrialisasi dan Kemandirian Ekonomi
APALI Hadir di Istana Merdeka, Teguhkan Semangat Kebersamaan pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI
HUT ke-81 RI, JAI Tegaskan Cinta Tanah Air dan Komitmen Menjaga Persatuan
Semarak HUT RI Ke-81, 445 Keceriaan mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di RW 07 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (17/8/2026). RW 07 Duri Utara Jalan Sehat Sambil Berbagi Infaq ke Masjid
Lusiana Ng Hadiri Perayaan HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka, Tampil Anggun dalam Balutan Kebaya Nusantara
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa M 7,7 NTT, BNPB Siapkan Logistik dan Armada
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Ribuan Warga Kalisari Tumpah Ruah Rayakan HUT Ke-81 RI di Pesta Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Kunci Perkuat Industrialisasi dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:41 WIB

APALI Hadir di Istana Merdeka, Teguhkan Semangat Kebersamaan pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:36 WIB

HUT ke-81 RI, JAI Tegaskan Cinta Tanah Air dan Komitmen Menjaga Persatuan

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Semarak HUT RI Ke-81, 445 Keceriaan mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di RW 07 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (17/8/2026). RW 07 Duri Utara Jalan Sehat Sambil Berbagi Infaq ke Masjid

Berita Terbaru

Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan sambutan saat pelantikan pengurus Forum Ulama Habaib (FUHAB) Jakarta periode 2026–2031 di Jakarta International Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Dampingi Pramono, FUHAB Jakarta Dikukuhkan untuk Periode 2026-2031

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:25 WIB