Jakarta — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, resmi melantik sebelas pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu, dalam upaya memperkuat struktur birokrasi sekaligus memastikan kesinambungan roda pemerintahan tanpa kekosongan jabatan.
Pelantikan yang digelar di Balai Kota ini mencakup sejumlah posisi strategis, termasuk pengangkatan Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penataan organisasi berbasis sistem merit dan manajemen talenta.
Pramono menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan telah melalui mekanisme yang sah dan sesuai aturan. Ia merinci, pelantikan didasarkan pada tiga landasan utama, yakni rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertanggal 10 April 2026, hasil uji kelayakan dan kepatutan oleh DPRD DKI Jakarta, serta Keputusan Gubernur Nomor 385 hingga 388 Tahun 2026.
Menurutnya, penjadwalan masa efektif jabatan dilakukan secara bertahap guna menghindari penunjukan pelaksana tugas (Plt) yang berpotensi menghambat efektivitas kerja. Dari total pejabat yang dilantik, tiga orang mulai menjabat sejak hari pelantikan, empat orang efektif per 1 Juni, tiga orang per 1 Agustus, dan satu orang menunggu penetapan sebagai pejabat fungsional utama.
“Pelantikan serentak ini kami lakukan agar organisasi bisa langsung berjalan optimal tanpa jeda kepemimpinan,” ujar Pramono.
Pramono juga berharap para pejabat yang baru dilantik mampu segera beradaptasi dan bekerja selaras dalam orkestrasi kepemimpinan bersama Wakil Gubernur, Rano Karno. Penekanan diberikan pada percepatan pelayanan publik, penguatan koordinasi lintas sektor, serta respons cepat terhadap dinamika perkotaan.
Sejumlah nama lain yang mengisi posisi penting antara lain:
1. Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan.
2. Firmanuddin sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan.
3. Budi Awaluddin sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.
4. Marulina Dewi Mutiara sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta.
5. Dudi Gardesi Asikin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta.
6. Marulitua sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta.
7. Tona Hutauruk sebagai Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta.
8. Purwanti Suryandari sebagai Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta.
9. Asep Kuswanto sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bidang tata ruang.
10. Ali Murtadho sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat.
11. Imron sebagai Sekretaris Kota Sekko Administrasi Jakarta Barat.
Penataan ini mencerminkan langkah konsolidasi pemerintahan daerah dalam menghadapi tantangan kompleks ibu kota, mulai dari mobilitas, lingkungan hidup, hingga tata kelola digital yang semakin berkembang.
Reporter: Yoga Stevian



































