JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar UMKM 5K Run bertajuk “Satu Langkah Terkoneksi, UMKM Tumbuh Berinovasi” di Jakarta, Selasa (23/6). Kegiatan yang diikuti sekitar 1.200 peserta itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026.
Lomba lari yang mengambil rute dari Gedung Smesco Indonesia menuju kawasan Rasuna Said tersebut tidak hanya mengampanyekan gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana promosi produk olahraga buatan pelaku UMKM dalam negeri.
Sekretaris Kementerian UMKM Loto Srinaita Ginting mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memperkuat daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM sektor olahraga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi UMKM lokal di sektor olahraga untuk menampilkan kualitas produknya kepada masyarakat,” kata Loto.
Berdasarkan data Kementerian UMKM, terdapat sekitar 57 juta UMKM di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.881 pelaku usaha bergerak di industri olahraga yang dinilai memiliki prospek besar seiring meningkatnya tren olahraga lari di masyarakat.
Loto menilai momentum tersebut perlu dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menghadirkan produk yang semakin kompetitif dan mampu bersaing dengan merek global.
Ia menegaskan seluruh perlengkapan dan produk yang ditampilkan dalam UMKM 5K Run merupakan hasil karya pelaku UMKM Indonesia.
“UMKM 5K Run mengusung 100 persen penggunaan produk lokal. Kementerian UMKM berkomitmen mendorong produk UMKM naik kelas dengan memanfaatkan momentum pertumbuhan industri olahraga yang sedang berkembang pesat,” ujarnya.
Selain UMKM 5K Run, Kementerian UMKM juga menggelar sejumlah kegiatan lain dalam rangka Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026, seperti Bursa Wirausaha Unggulan, Talkshow UMKM Insight, Bazar UMKM, serta Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi Kementerian UMKM dengan sejumlah mitra, di antaranya BRI, Pegadaian, PNM, dan BRI Life.
Peserta maupun pelaku usaha yang terlibat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Mereka menilai ajang olahraga yang dipadukan dengan promosi produk UMKM dapat menjadi media efektif untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus memperluas jaringan usaha.
Kementerian UMKM berharap semakin banyak masyarakat yang bangga menggunakan produk dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan UMKM yang menjadi salah satu pilar perekonomian nasional.




































