JAKARTA – Pendakwah asal Belawan yang kini aktif berdakwah di Jakarta, Ustadz Muhammad Nabawi, menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada Kombes Pol. Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H. atas amanah baru sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan karier seorang alumnus pesantren yang berhasil mengemban tanggung jawab strategis di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dalam keterangannya kepada okjakarta.com, Sabtu (27/6/2026), Ustadz Muhammad Nabawi mengaku bersyukur dan bangga melihat sosok Nasriadi yang dinilainya mampu menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan pesantren dapat menjadi bekal penting dalam membangun integritas dan profesionalisme sebagai aparat penegak hukum.
“Selamat dan sukses kepada abangda Kombes Pol. Nasriadi yang kini resmi menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat. Beliau merupakan leting kami di Pesantren Madrasah Ulumul Qur’an Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa, Aceh. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah. Allahumma Aamiin,” ujar Muhammad Nabawi.
Menurutnya, pencapaian Nasriadi menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar pesantren. Ia menilai perjalanan karier Nasriadi menjadi bukti bahwa seorang santri mampu berkiprah di berbagai bidang, termasuk di institusi kepolisian, tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak dan kepedulian terhadap sesama.
Ustadz Muhammad Nabawi juga mengungkapkan bahwa selama mengenal Nasriadi, sosok perwira menengah Polri tersebut dikenal memiliki perhatian dan kepedulian kepada adik-adik seperguruan maupun lingkungan sekitarnya.

“Kami sangat bangga memiliki abang seperti Kombes Pol. Nasriadi. Beliau menunjukkan bahwa seorang santri dapat berkarier dengan sangat baik di Kepolisian Republik Indonesia. Di samping profesional dalam bertugas, beliau juga dikenal menyayangi para adik-adiknya. Semoga terus sukses dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara. Allahumma Aamiin,” tuturnya.
Kombes Pol. Nasriadi resmi dipercaya mengemban jabatan sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat dalam rangkaian mutasi di lingkungan Polda Metro Jaya. Ia menggantikan Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi yang selanjutnya mendapat promosi jabatan sebagai Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kombes Pol. Twedi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1998, sedangkan Kombes Pol. Nasriadi adalah alumni Akpol tahun 2000.
Karier Nasriadi di bidang reserse terbilang panjang dan sarat pengalaman. Selama bertugas, ia beberapa kali menangani perkara-perkara yang menjadi perhatian publik, baik di bidang tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus.
Saat menjabat sebagai Kapolres Sukabumi pada 2019, Nasriadi memimpin pengungkapan kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Aulia Kesuma terhadap Edi Candra atau Pupung Sadili dan anak tirinya, M. Adi Pradana. Kasus tersebut menyita perhatian nasional karena kedua korban diduga diracun di Jakarta sebelum jasad mereka dibawa ke wilayah Cidahu, Sukabumi, lalu dibakar untuk menghilangkan jejak.
Keberhasilan pengungkapan perkara tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya sebagai penyidik dan pimpinan di bidang reserse.
Pengalaman lainnya diperoleh ketika menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau. Di bawah kepemimpinannya, penyidik meningkatkan status penanganan dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat DPRD Provinsi Riau periode 2020–2021 ke tahap penyidikan.
Kasus tersebut diperkirakan menimbulkan potensi kerugian negara hingga sekitar Rp130 miliar. Dalam proses penyelidikan dan penyidikan, tim penyidik melakukan pelacakan terhadap sejumlah aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi serta memeriksa puluhan saksi dari berbagai kalangan, termasuk pejabat daerah.
Kombes Pol. Nasriadi merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2000 yang tergabung dalam Angkatan ke-32 Batalyon Sanika Satyawada. Selain menyelesaikan pendidikan dasar kepolisian, ia juga menempuh berbagai jenjang pendidikan pengembangan karier di lingkungan Polri.
Ia merupakan lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri, serta berhasil menyelesaikan Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34 Tahun Anggaran 2025.
Di bidang akademik, Nasriadi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.), Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.), dan Magister Hukum (M.H.).
Sebelum dipercaya memimpin Polres Metro Jakarta Barat, Nasriadi telah menduduki sejumlah jabatan strategis di berbagai wilayah Indonesia. Kariernya meliputi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kapolsek Metro Taman Sari, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kapolres Sukabumi, Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, Wakapolres Metro Jakarta Utara, Dirreskrimsus Polda Sulawesi Utara, Dirreskrimsus Polda Kepulauan Riau, Dirreskrimsus Polda Riau, hingga Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.
Berbekal pengalaman tersebut, penunjukan Kombes Pol. Nasriadi sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat diharapkan mampu memperkuat kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan, meningkatkan pelayanan publik, serta menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan di salah satu wilayah metropolitan dengan tingkat dinamika masyarakat yang tinggi.
Editor: Fahmy Nurdin




































