Isu Dua Nama Calon Kapolri Disebut Sudah di Tangan Prabowo, Seluruhnya Berpangkat Komjen

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Bursa Calon Kapolri Menguat. Proses pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali menjadi sorotan setelah beredar informasi bahwa dua nama perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen).

Foto: Ilustrasi Bursa Calon Kapolri Menguat. Proses pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali menjadi sorotan setelah beredar informasi bahwa dua nama perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen).

Jakarta – Proses pencarian calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) disebut telah mengerucut. Dua nama perwira tinggi Polri berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) dikabarkan telah diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk dipertimbangkan sebagai pengganti Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah sumber di lingkungan pemerintahan dan DPR. Mereka menyebut dua nama itu merupakan hasil penyaringan Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri setelah mengevaluasi sejumlah kandidat yang memenuhi syarat.

“Sudah ada dua nama yang diserahkan ke Presiden,” kata seorang sumber dari kalangan pemerintahan kepada Wartawan, Kamis (30/7/2026).

Meski demikian, identitas kedua kandidat belum diungkap ke publik. Sumber tersebut hanya menyebut keduanya sama-sama berpangkat Komisaris Jenderal dan pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Pulau Jawa selama satu periode. Rekam jejak kepemimpinan di tingkat wilayah itu disebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan keduanya meraih pangkat bintang tiga.

Hingga kini, Istana Kepresidenan belum memberikan keterangan resmi mengenai kabar tersebut. Berdasarkan struktur organisasi Polri, saat ini terdapat sekitar 20 perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal yang berpotensi masuk dalam bursa calon Kapolri.

Isu pergantian Kapolri kembali menguat setelah mencuatnya perkara hukum yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Penyidik Polri sebelumnya melakukan penggeledahan terkait dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang kemudian berujung pada penetapan Febrie sebagai tersangka setelah ia mengundurkan diri dari jabatannya.

Perkembangan kasus tersebut memunculkan spekulasi mengenai hubungan Polri dan Kejaksaan Agung, sekaligus memicu desakan dari sejumlah kalangan agar dilakukan pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.

Beredar pula kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto kecewa terhadap penanganan perkara tersebut. Namun hingga saat ini, informasi itu belum pernah dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Istana.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi justru meminta publik tidak mengaitkan proses hukum yang menjerat Febrie Adriansyah dengan Presiden. Menurutnya, penegakan hukum merupakan kewenangan aparat yang berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Wacana pergantian Kapolri sendiri telah bergulir dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu suara yang konsisten mendorong pergantian datang dari Pendiri Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti.

Ray menilai Jenderal Listyo Sigit Prabowo lebih menonjol dalam peran politik dibandingkan sebagai penegak hukum. Karena itu, ia meminta Presiden Prabowo mempertimbangkan pergantian Kapolri.

“Saya lihat, Pak Listyo ini bakat politiknya jauh lebih kuat dibandingkan bakat aparat penegak hukumnya,” ujar Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo maupun Mabes Polri terkait kabar dua nama calon Kapolri yang disebut telah masuk ke meja Presiden.

(Red)

Berita Terkait

Kolaborasi TNI, BPBD dan PDAM Bantu Warga Panggul Hadapi Krisis Air Bersih
TNI, BPBD, dan BBWS Brantas Distribusikan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul yang Dilanda Kekeringan
Kasat Narkoba Tangsel Diamankan Bareskrim, Polri Tegaskan Tak Ada Perlindungan bagi Anggota Nakal
Di Balik Sukses Sidang Pleno XII FABC, Strategi Pengamanan Humanis Tuai Apresiasi
Tiga Warga Sipil Tewas dalam Aksi Kekerasan di Yahukimo
Romo Yos Bintoro: Kehadiran Ayah Menentukan Masa Depan Anak dan Ketangguhan Prajurit
Presiden Prabowo Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri, Tribrata Putra Sambo Resmi Sandang Pangkat Ipda
TNI AL Musnahkan 100 Liquid Vape Diduga Mengandung Narkotika Hasil Operasi di Batam
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Isu Dua Nama Calon Kapolri Disebut Sudah di Tangan Prabowo, Seluruhnya Berpangkat Komjen

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kolaborasi TNI, BPBD dan PDAM Bantu Warga Panggul Hadapi Krisis Air Bersih

Senin, 27 Juli 2026 - 18:08 WIB

TNI, BPBD, dan BBWS Brantas Distribusikan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul yang Dilanda Kekeringan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Kasat Narkoba Tangsel Diamankan Bareskrim, Polri Tegaskan Tak Ada Perlindungan bagi Anggota Nakal

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:16 WIB

Di Balik Sukses Sidang Pleno XII FABC, Strategi Pengamanan Humanis Tuai Apresiasi

Berita Terbaru