Di Usia 74 Tahun, Mbah Kabul Tetap Pikul Pasir Demi Jembatan Garuda

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Seorang warga lanjut usia mengangkut karung berisi material bersama warga lainnya saat bergotong royong mendukung pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Mojo, Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Kamis (30/7/2026).

Foto: Seorang warga lanjut usia mengangkut karung berisi material bersama warga lainnya saat bergotong royong mendukung pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Mojo, Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Kamis (30/7/2026).

Pacitan –  Mbah Kabul, 74 Tahun, Ikut Pikul Pasir Demi Jembatan Garuda untuk Generasi Mendatang
Pacitan – Di tengah teriknya matahari, langkah Kabul tak lagi secepat dulu. Namun, pria 74 tahun yang akrab disapa Mbah Kabul itu tetap memanggul pasir bersama warga lain di lokasi pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Mojo, Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan.

Bagi Mbah Kabul, jembatan yang kini mulai berdiri bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur. Ia memandangnya sebagai investasi jangka panjang yang akan memudahkan kehidupan anak cucu dan generasi berikutnya.

“Saya ingin anak dan cucu nanti tidak lagi kesulitan saat bepergian maupun menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Mbah Kabul, Kamis (30/7).
Semangat serupa juga terlihat dari warga lainnya. Rini, seorang ibu rumah tangga, mengaku hampir setiap hari menyempatkan diri membantu pembangunan setelah menyelesaikan pekerjaan rumah.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda telah lama menjadi harapan masyarakat karena akses yang selama ini tersedia dinilai kurang memadai.
“Alhamdulillah kami sangat senang. Kami membantu semampunya agar pembangunan cepat selesai,” katanya.

Rini menjelaskan, gotong royong dilakukan secara bergiliran. Kaum ibu membantu seusai memasak dan mengurus rumah tangga, sedangkan para bapak menyesuaikan waktu dengan pekerjaan masing-masing.
Antusiasme warga itu mendapat apresiasi dari Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto saat meninjau lokasi pembangunan.

Untoro mengatakan semangat masyarakat menunjukkan besarnya harapan terhadap manfaat yang akan dihadirkan Jembatan Garuda.

Untoro menyebut, antusiasme serupa juga ditemuinya di berbagai lokasi pembangunan Jembatan Garuda lainnya.

“Tidak hanya di Desa Pucangombo, masyarakat di lokasi lain juga sangat antusias menyambut program ini,” ujarnya.

Jembatan Garuda di Dusun Mojo dibangun dengan panjang 40 meter dan lebar 1,2 meter. Infrastruktur itu diharapkan membuka akses yang lebih mudah bagi warga, terutama anak-anak yang selama ini harus menempuh perjalanan menuju Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, untuk bersekolah di tingkat SMP dan SMA.

Menurut Untoro, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya akan mendukung akses pendidikan, tetapi juga memperlancar aktivitas ekonomi, pertanian, peternakan, hingga mobilitas masyarakat sehari-hari.

Usai meninjau pembangunan di Pacitan, Danrem 081/DSJ melanjutkan kunjungan ke Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Di lokasi itu juga tengah dibangun Jembatan Garuda sepanjang 47 meter dengan lebar 1,2 meter yang membentang di atas aliran Kali Asin.

Program pembangunan Jembatan Garuda di sejumlah wilayah tersebut diharapkan menjadi solusi bagi daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Red)

Berita Terkait

Danrem Untoro: Jembatan Garuda Permudah Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga
Satresnarkoba Polres Sampang Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Polda Jatim
Isu Dua Nama Calon Kapolri Disebut Sudah di Tangan Prabowo, Seluruhnya Berpangkat Komjen
Kolaborasi TNI, BPBD dan PDAM Bantu Warga Panggul Hadapi Krisis Air Bersih
TNI, BPBD, dan BBWS Brantas Distribusikan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul yang Dilanda Kekeringan
Kasat Narkoba Tangsel Diamankan Bareskrim, Polri Tegaskan Tak Ada Perlindungan bagi Anggota Nakal
Di Balik Sukses Sidang Pleno XII FABC, Strategi Pengamanan Humanis Tuai Apresiasi
Tiga Warga Sipil Tewas dalam Aksi Kekerasan di Yahukimo
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:00 WIB

Danrem Untoro: Jembatan Garuda Permudah Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:47 WIB

Di Usia 74 Tahun, Mbah Kabul Tetap Pikul Pasir Demi Jembatan Garuda

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:46 WIB

Satresnarkoba Polres Sampang Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Polda Jatim

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Isu Dua Nama Calon Kapolri Disebut Sudah di Tangan Prabowo, Seluruhnya Berpangkat Komjen

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kolaborasi TNI, BPBD dan PDAM Bantu Warga Panggul Hadapi Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Foto: Direktur Utama RSKO Jakarta, dr. Yuwanda Nova, berfoto bersama narasumber dan peserta usai Forum Konsultasi Publik (FKP) di RSKO Jakarta, Kamis (30/7/2026).

News Metropolitan

RSKO Jakarta Gandeng Masyarakat Perkuat Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:57 WIB

Foto: Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama Lurah Kayu Putih, Tuti Sugihastuti, meninjau sekaligus mengisi biopori jumbo dengan sampah organik di RW 13, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Kayu Putih Perluas Biopori Jumbo, Siap Terapkan Wajib Pilah Sampah Mulai 1 Agustus

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:04 WIB