Lurah Kebon Kosong Apresiasi Program Koperasi Merah Putih untuk Pemberdayaan Warga

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alfalast Susentyo Dewanto, Lurah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Alfalast Susentyo Dewanto, Lurah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

JAKARTA, – Pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 resmi mencanangkan pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan Indonesia. Program ini menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan, mendorong pemerataan ekonomi, dan mewujudkan desa mandiri menuju Indonesia Emas 2045.

 

Menanggapi hal ini, Lurah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Alfalast Susentyo Dewanto, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program koperasi yang di bentuk pemerintah Pusat.

 

“Saya sangat mendukung keberadaan Koperasi Merah Putih. Koperasi ini memang ditujukan untuk menjangkau masyarakat di tingkat bawah, seperti di kelurahan kami, Kebon Kosong. Konsepnya bapak Prabowo, bagus karena bisa membantu pemerataan ekonomi,” ujar Alfalast saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/6/2025).

 

Menurut Alfalast, koperasi ideal yang dibentuk di tingkat kelurahan dapat berperan sebagai penyedia sembako murah yang langsung menyentuh kebutuhan pokok masyarakat. Ia juga menyarankan agar koperasi menjalin kerja sama dengan BUMD seperti Food Station untuk pengadaan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

 

“Koperasi bisa menjual kembali bahan pangan tersebut kepada masyarakat dengan harga miring. Dengan begitu, koperasi tetap bisa memperoleh keuntungan, sambil membantu warga memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Alfalast menilai bahwa koperasi modern seperti Koperasi Merah Putih memiliki peran lebih besar dibanding koperasi lama yang hanya terbatas pada simpan pinjam. Ia menilai konsep baru ini jauh lebih relevan dan strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara langsung.

 

“Kalau koperasi berjalan baik, masyarakat pasti akan lebih sejahtera. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga tentang memperkuat gotong royong dan kemandirian warga,” tegasnya.

 

Ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta Pusat telah melakukan sosialisasi program Koperasi Merah Putih kepada masyarakat di tingkat kelurahan. Ia pun optimistis koperasi ini bisa menjadi ujung tombak distribusi pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

(Red)

Penulis : Yoga Stevian

Editor : Helmi AR

Berita Terkait

Wali Kota Jakarta Timur Lepas 50 Peserta Pengenalan Wisata Religi 2026, Dorong Penguatan Nilai Sejarah dan Spiritualitas
Safari Ramadan TP PKK Jakarta Timur, Perkuat Spiritualitas dan Kepedulian Sosial di Bulan Suci
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Sisir 397 Lapangan Padel, Gubernur Ancam Tutup dan Bongkar yang Tak Berizin
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Koridor 13, 24 Penumpang Luka: Sopir Diduga Tertidur
Pemanggilan Eks Marketing BRI Warnai Perkembangan Kasus Dugaan Kredit Bermasalah Saung Intan PGC
BKPRMI DKI Jakarta dan BAZNAS RI Perkuat Gerakan Bersih Masjid, Sambut Ramadan dengan Spirit Kebersamaan
Alumni ’87 Bangkitkan Modal Sosial Lewat Reuni Akbar di JFS Cafe
Harmoni Imlek Nusantara Meriahkan Tahun Baru Imlek di Jantung Jakarta
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:06 WIB

Wali Kota Jakarta Timur Lepas 50 Peserta Pengenalan Wisata Religi 2026, Dorong Penguatan Nilai Sejarah dan Spiritualitas

Senin, 2 Maret 2026 - 21:51 WIB

Safari Ramadan TP PKK Jakarta Timur, Perkuat Spiritualitas dan Kepedulian Sosial di Bulan Suci

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:38 WIB

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Sisir 397 Lapangan Padel, Gubernur Ancam Tutup dan Bongkar yang Tak Berizin

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:00 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Koridor 13, 24 Penumpang Luka: Sopir Diduga Tertidur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:18 WIB

Pemanggilan Eks Marketing BRI Warnai Perkembangan Kasus Dugaan Kredit Bermasalah Saung Intan PGC

Berita Terbaru