Ketua KI DKI Jakarta: Tahun 2024, Mendorong PPID RSUD dan Puskesmas Raih Informatif

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KI DKI Jakarta: Tahun 2024, Mendorong PPID RSUD dan Puskesmas  Raih Informatif

Ketua KI DKI Jakarta: Tahun 2024, Mendorong PPID RSUD dan Puskesmas  Raih Informatif

JAKARTA, okjakarta.com
Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Informasi Publik di lingkup Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe A, B, C serta D dan Puskesmas di Kantor Dinas Kesehatan, Petojo Jakarta Pusat pada, Senin (3/6/2024).

Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta Harry Ara Hutabarat menyampaikan apresiasi atas komitmen Dinas Kesehatan yang telah menghadirkan kehadiran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi(PPID) RSUD di semua level serta Puskesmas Provinsi DKI Jakarta.

“Dalam kesempatan ini kami apresiasi kehadiran dari pelaksanana PPID lingkup Dinas Kesehatan, untuk semua RSUD dan Puskesmas,” ujar Ketua KI DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat.

Ia juga menuturkan, meski hanya RSUD Tipe A dan B yang dilibatkan dalam E-Monev badan publik tahun 2023, tetapi Dinas Kesehatan telah mengkoordinir semua RSUD tipe C dan D agar berbenah dan meningkatkan layanan informasi publik.

“Harapannya, semua badan publik dapat meningkat pada kualifikasi informatif,” tambah Harry.

Dia juga mengungkap, saat ini RSUD baru terdapat 4 Rumah Sakit Umum Daerah kualifikasi informatif. Menuju informatif, Cukup Informatif, Kurang informatif masing masing 1 RSUD dan 4 RSUD tidak informatif.

“Jika meraih informatif, feed back nya untuk Badan Publik sehingga mendapatkan kepercayaan dari publik secara luas,” ujar Harry Ara Hutabarat.

Harry menegaskan secara konstitusi sudah jelas bahwa di level setiap Badan Publik penting mengelola informasi karena setiap warga negara berhak mendapatkan hak atas informasi sesuai pasal 28 F UUD 1945. Ada _check and balance_, melalui partisipasi publik yang harus dilayani dengan baik.

“Setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informasi “ ucapnya.

Ara biasa disapa, juga menyingggung bahwa monev bagian dari implementasi keterbukaan informasi publik digelar setiap tahunnya oleh Komisi Informasi DKI Jakarta.

“Partisipasi publik menjadi hal yang utama dalam pencapaian good governance, dampaknya pada kepercayaan publik, ujungnya KIP akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hary juga berharap, dari kegiatan ini setiap peserta dapat implementatif berbenah sehingga lebih baik, yang menjadi kekurangan dapat segera ditindaklanjuti dan meningkatkan yang sudah ada.

“Perlu dipahami, PPID dibentuk ada konstitusi yang mewajibkan, sehingga berbenah sangat penting menuju monitoring dan evaluasi di tahun ini,” ucapnya.

Ia yakinkan, PPID RSUD dan Puskesmas tidak perlu ada kekhawatiran jika ada permintaan informasi, ada aturan dan mekanisme dalam menjawabnya. Karena itu, pahami alur mekanisme permohonan informasinya, bentuk PPID dan koordinasikan secara teknis di level pelaksana.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta drg.Nuniek Ria Sundari menuturkan bahwa bimtek ini kesempatan untuk meningkatkan pemahaman keterbukaan informasi publik.

Harapannya, setelah bimtek ini, semua unsur Dinas Kesehatan baik RSUD, Puskesmas dapat lebih optimal melakukan peningkatan secara operasional. Lebih jauh ia berharap badan publik informatif dapat meningkat di RSUD dan Puskesmas.

Berita Terkait

Lonjakan Wisatawan Warnai Hari Kedua Lebaran, Ancol Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung
Shalat Id di Tepi Pantai Ancol, Harmoni Ibadah dan Kebersamaan Warnai Idul Fitri 1447 H
Silaturahmi Lintas Generasi, Keluarga Besar Alirudin Syam Rawat Warisan Kebersamaan di Hari Raya
Polda Metro Jaya Perketat Malam Takbiran: Konvoi Dilarang, Lalin Direkayasa
Penutupan Gema Ramadhan Cakung Barat Jadi Momentum Perkuat Spiritualitas dan Solidaritas Warga
Yayasan Permata Sanny Peduli dan YPJI Salurkan Ratusan Paket Lebaran untuk Jurnalis dan Masyarakat Rentan
Wali Kota Jakbar Apresiasi Peran Media dalam Buka Puasa Bersama Jurnalis
Jurnalis Diusir Saat Liput Aksi Karyawan di Kantor Pusat DAMRI, Isu Hak Pekerja dan Kebebasan Pers Jadi Sorotan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:31 WIB

Lonjakan Wisatawan Warnai Hari Kedua Lebaran, Ancol Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:32 WIB

Shalat Id di Tepi Pantai Ancol, Harmoni Ibadah dan Kebersamaan Warnai Idul Fitri 1447 H

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:43 WIB

Polda Metro Jaya Perketat Malam Takbiran: Konvoi Dilarang, Lalin Direkayasa

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:01 WIB

Penutupan Gema Ramadhan Cakung Barat Jadi Momentum Perkuat Spiritualitas dan Solidaritas Warga

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:26 WIB

Yayasan Permata Sanny Peduli dan YPJI Salurkan Ratusan Paket Lebaran untuk Jurnalis dan Masyarakat Rentan

Berita Terbaru

Pemerintah memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Idulfitri 1447 Hijriah kepada 155.908 warga binaan. Sebanyak 1.162 di antaranya langsung bebas pada hari raya.

Kementerian Hukum

155.908 Warga Binaan Dapat Remisi Idulfitri 2026, 1.162 Langsung Bebas

Sabtu, 21 Mar 2026 - 14:21 WIB