PWI berkolaborasi dengan Kementerian BUMN melalui Yayasan BUMN Ajak Masyarakat Tanam 100.000 Pohon

- Jurnalis

Senin, 19 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, okjakarta.com – Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-39 di tahun 2024 ini, PWI berkolaborasi dengan Kementerian BUMN melalui Yayasan BUMN yang didukung oleh 15 BUMN menginisiasi Gerakan Tanam Harapan dengan membagikan 100.000 pohon, yang sebagian dari itu dibagikan berbagai macam jenis buah-buahan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas olahraga di car free day (CFD) tepatnya di depan FX Mall Sudirman, Minggu (18/2/2024). Pembagian pohon ini juga dilakukan di beberapa titik di CFD lainnya yaitu di depan Menara BNI Dukuh Atas dan juga di Sarinah Jl. Sunda.

Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun mengatakan, gerakan tanam harapan di HPN ini sebagai sebuah gerakan untuk panen kebaikan di masa mendatang dengan menjadikan bumi lebih baik lagi dengan cara menanam pohon di rumah, kebun dan juga tanah kosong yang bisa digunakan untuk menanam pohon.

“Di ulang tahun PWI ke-78 dan Hari Pers Nasional, kami bangga bisa melaksanakan kegiatan ini (Tanam Harapan). Kegiatan ini sudah kita mulai dua hari lalu di Taman Hutan Kota dengan menanam pohon keras. Kita bagikan juga ribuan bibit disini (CFD) dan juga pohon agar nanti bisa ditanam langsung di rumah ibu-ibu, bapak-bapak dan adik-adik yang hadir disini,” kata Hendry Ch Bangun.

“Pohon ini bermanfaat untuk rumah tangga dan juga lingkungan. Saya harapkan nanti masyarakat yang ikut CFD ini pulang dengan membawa oleh-oleh pohonan yang sudah kami sediakan dan ditanam di rumah masing-masing,” lanjutnya.

Dikatakan Hendry, PWI selalu peduli dengan masalah-masalah lingkungan. Dalam setiap kegiatannya, PWI selalu melaksanakan penanaman pohon sebagai sebuah langkah dalam mengurangi polusi udara yang semakin mengkhawatirkan. Menurut Hendry, dengan menanam pohon akan bisa menjaga dan menghijaukan bumi demi menjaga kesehatan bersama dan juga generasi bangsa di masa mendatang. Pohon memiliki kemampuan alami untuk menyerap gas polutan seperti nitrogen oksida, ozon, amonia, dan sulfur dioksida dari udara yang menjadi sumber kehidupan manusia.

“Tanam Harapan adalah tanam masa depan. Walau 10-20 tahun kedepan, pohon akan bermanfaat untuk kita dan anak cucu kita. Kami ucapkan terimakasih kepada BUMN yang telah mendukung program tanam harapan dengan memberikan ribuan pohon untuk ditanam oleh masyarakat,” ucap Hendry.

Masyarakat yang ada di lokasi antusias menerima pemberikan pohon dari jajaran Pengurus PWI Pusat dan juga stakeholder Yayasan BUMN diantaranya Bank Mandiri, BNI, BRI, Pertamina, Telkom, PLN, MIND ID, Semen Indonesia, BTN, Pupuk Indonesia, Jasa Raharja, Pelindo, BSI, Jasa Marga dan RNI.

“Tadi saya minta 3 pohon untuk bawa pulang ke rumah. Satu untuk kita tanam di teras rumah dan dua lainnya rencana mau kita tanam di kebun. Kebetulan saya dan suami suka dengan kegiatan menanam pohon dan sengaja datang ke acara ini untuk senam dan meminta pohon ini untuk kita tanam,” kata Ibu Risa dari Kebon Jeruk yang datang bersama suaminya.

Hadir dalam pemberian pohon tersebut, Direktur Keuangan & Human Capital PT Jasa Marga Persero Tbk – Bapak Hendra Gunawan, Corporate Secretary PT Bank Mandiri – Teuku Ali Usman, SVP Umum & Aset PT Pupuk Indonesia – Boyke Garda Aria, VP Stakeholder Relation PT Bank Negara Indonesia Tbk, Ibu Disa, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya⁠ PT PLN, Haris Andika,
Manager CSR PT Pertamina, Ibu Dian Hapsari, VP Corcomm BSI, Eko Nofiansyah, ⁠CSR Mind ID, Avindra dan Perwakilan dari PT RNI. (Humas PWI)

Berita Terkait

CIC: Dalih Hibah Tin Slag Diduga Hanya Kamuflase, KPK Diminta Bongkar Aktor di Baliknya
YPJI Soroti Pernyataan Hotman Paris, Ingatkan Pentingnya Menghormati Profesi Wartawan dan Kebebasan Pers
Habib Syakur Desak Istana Klarifikasi Pernyataan Hotman Paris Soal Kasus Febrie Adriansyah
Imigrasi Bali Kerahkan 104 Petugas Patroli Dharma Dewata, 342 WNA Terjaring Pengawasan
Arsitektur Inovasi Negara Pancasila: Saat Negara Harus Memimpin, Bukan Sekadar Mengatur
Panas! PT BBBS Bongkar Fakta Polemik Tin Slag, Tudingan Ekspor hingga Seret Nama Anak Gubernur Dibantah
Menkes: Deteksi Dini dan Pengobatan Cepat Jadi Strategi Utama Tekan Angka Kematian Akibat Kanker di Indonesia
Brigjen Komarudin Berpindah Jabatan dalam Waktu Singkat, ITW Pertanyakan Dasar Pertimbangannya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:56 WIB

CIC: Dalih Hibah Tin Slag Diduga Hanya Kamuflase, KPK Diminta Bongkar Aktor di Baliknya

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:19 WIB

YPJI Soroti Pernyataan Hotman Paris, Ingatkan Pentingnya Menghormati Profesi Wartawan dan Kebebasan Pers

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:02 WIB

Imigrasi Bali Kerahkan 104 Petugas Patroli Dharma Dewata, 342 WNA Terjaring Pengawasan

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:54 WIB

Arsitektur Inovasi Negara Pancasila: Saat Negara Harus Memimpin, Bukan Sekadar Mengatur

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:29 WIB

Panas! PT BBBS Bongkar Fakta Polemik Tin Slag, Tudingan Ekspor hingga Seret Nama Anak Gubernur Dibantah

Berita Terbaru