Pokja PWI Wali Kota Jakbar Bersilahturahmi ke Kesbangpol Jakarta Jakarta Barat

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reno Ketua Pokja PWI Walikota Jakpus beserta pengurus bersilaturahmi ke Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakbar

Reno Ketua Pokja PWI Walikota Jakpus beserta pengurus bersilaturahmi ke Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakbar

JAKARTA, okjakarta.com – Setelah Pokja (Kelompok Kerja) PWI Jakarta Barat terbentuk, Kamis (24/10/2024) langsung bersilahturahmi ke Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Barat di Gedung A lantai 13, Kamis, ( 24/10/2024 ).

Pada pertemuan itu, Ketua Pokja PWI Jakarta Barat Noto Prayitno mengemukakan keabsaan dan eksistensinya pada pemerintahan kota jakarta barat sebelum audensi ke Wali Kota seiring perkembangan PWI yang berlangsung saat ini.

“Kedatangan kami (pokja pwi jakarta barat) ingin bersilahturahmi terhadap keberadaan dan eksisteni,” ujar Noto saat didampingi Bambang GS selaku Sekertaris, Robert.S selaku Seksi Hub antar Lembaga, Ferry Marinus Wakil Sekertaris.

Noto menambahkan, pada awalnya seiring perkembangan PWI, dia ingin menyarankan bahwa agar pemko jakarta barat  bersifat netral atas perkembangan PWI. Nanum setelah mendapatkan diskusi dan masukan dari kesbangpol akhirnya kami mendapatkan manfaat. Karena kami (pwi pokja jakarta barat) bersifat dan bertindak secara profesional dalam membangun hubungan pada pemerintah.

“Kita bertindak secara profesional dalam membangun keharmonisan pada pemerintahan kota jakarta barat.” tambahnya.

Sementara itu, Matsani Kesbangpol Kota Jakarta Barat mengucapkan terima kasih atas kedatangannya. Sehingga mengetahui duduk permasalahan terkait perkembangan PWI.

Matsani juga menjelasan Pada dasarnya pemerintahan kota jakarta barat bersifat netral dan tidak masuk pada ranah internal PWI. “Rekan-rekan PWI silahkan saja mengadakan kegiatan di kantor walikota jakarta barat. Tapi untuk sekertariat PWI di Walikota Jakarta Barat sementar tidak boleh digunakan termasuk aktifitas kegiatan PWI.
Dan ini bentuk kenetralan Pemko Jakarta Barat.” terangnya.

Untuk terkait audensi, surat sudah diterima dan semoga aja dalam waktu dekat walikota menerimanya.

“Surat sudah terima dan moga aja pak walikota menerimanya pada waktu dekat ini,” tutup Matsani.

Berita Terkait

Penutupan Gema Ramadhan Cakung Barat Jadi Momentum Perkuat Spiritualitas dan Solidaritas Warga
Yayasan Permata Sanny Peduli dan YPJI Salurkan Ratusan Paket Lebaran untuk Jurnalis dan Masyarakat Rentan
Wali Kota Jakbar Apresiasi Peran Media dalam Buka Puasa Bersama Jurnalis
Jurnalis Diusir Saat Liput Aksi Karyawan di Kantor Pusat DAMRI, Isu Hak Pekerja dan Kebebasan Pers Jadi Sorotan
Momentum Ramadan, Wartawan Jakarta Timur Perkuat Solidaritas Lewat Santunan Anak Yatim
Pria Mengaku Wartawan Diduga Bebas Keluar-Masuk Ruang Pelayanan Sudin CITATA Jakbar, Pemohon PBG Pertanyakan Pengawasan
Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 3 Orang, DLH DKI Kerahkan Operasi Tanggap Darurat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:01 WIB

Penutupan Gema Ramadhan Cakung Barat Jadi Momentum Perkuat Spiritualitas dan Solidaritas Warga

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:26 WIB

Yayasan Permata Sanny Peduli dan YPJI Salurkan Ratusan Paket Lebaran untuk Jurnalis dan Masyarakat Rentan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:57 WIB

Wali Kota Jakbar Apresiasi Peran Media dalam Buka Puasa Bersama Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:08 WIB

Jurnalis Diusir Saat Liput Aksi Karyawan di Kantor Pusat DAMRI, Isu Hak Pekerja dan Kebebasan Pers Jadi Sorotan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:12 WIB

Momentum Ramadan, Wartawan Jakarta Timur Perkuat Solidaritas Lewat Santunan Anak Yatim

Berita Terbaru

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memberikan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada 1.506 narapidana beragama Hindu. Selain itu, sebanyak 9 anak binaan juga menerima Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK) Nyepi, Kamis (19/3).

Hukum & Kriminal

1.506 Narapidana Dapat Remisi Nyepi 2026, Empat Orang Langsung Bebas

Kamis, 19 Mar 2026 - 03:26 WIB