Dir Narkoba PMJ Dicopot, Kuat Dugaan Kasus Pemerasan di DWP

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya, Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak, resmi dicopot imbas kasus pemerasan penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 tak melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Kombes Pol. Donald P Simanjuntak dimutasi dari jabatannya sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Rotasi tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/ 2776/ XII/ Kep./ 2024.

Adapun, Kombes Donald dimutasi ke Analisis Kebijakan Madya Bidang Binmas Baharkam Polri.Pencopotan ini terjadi di tengah kasus heboh WN Malaysia diperas saat hadir dalam acara Djakarta Warehous Project (DWP).

Informasi mengenai pencopotan Kombes Donald dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.

“Betul,” jawab singkat Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi pada Senin, 30 Desember 2024.

Jabatan Dirnarkoba yang ditinggalkannya kini diisi oleh Komisaris Besar Ahmad David, yang sebelumnya menjabat sebagai penyidik tindak pidana madya TK II Bareskrimpolri.

Ade Ary juga membenarkan adanya pemeriksaan terhadap polisi yang dimutasikan. “Ada 34 anggota dalam rangka pemeriksaan,” katanya.

Kasus pemerasan terhadap 45 penonton DWP asal Malaysia ini ramai usai korban mengunggah kejadian tersebut ke media sosial. Para polisi yang bertugas di reserse narkoba itu melakukan tes urine secara acak, kemudian mengancam akan menahan korban itu jika tidak memberikan uang tebusan. Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri telah menyita barang bukti berupa uang senilai Rp 2,5 miliar.

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri, Inspektur Jenderal Abdul Karim menyatakan, terdapat 18 anggota Polri yang telah diperiksa dan akan menjalani sidang etik. “Kami sepakat di Divisi Propam akan menyidangkan kasus ini yang kami rencanakan minggu depan sudah dilaksanakan sidang kode konferensi pers di Gedung Mabes Polri, Selasa, 24 Desember 2024. | Faisal 6444*

Editor : Helmi AR

Berita Terkait

Dr. Santrawan: Penegakan Hukum OJK Harus Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik
Patroli Perintis Presisi PMJ Amankan Tiga Pemuda di Jakarta Timur, Diduga Terlibat Kejahatan Jalanan
Ditjenpas Klarifikasi Video Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Sebut Kejadian Lama
Proyek Geothermal Tampomas Kian Memanas, MASL Adukan Pemkab Sumedang ke Ombudsman dan BPKP
Operasi Berantas Jaya 2026: Polda Metro Jaya Ungkap 769 Kasus Curanmor, Amankan 729 Tersangka dan Ratusan Barang Bukti
DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Hadapi Ancaman El Nino 2026
Polisi Gagalkan Aksi Pencurian Modus Ganjal ATM di Pamulang, Tiga Pelaku Ditangkap Beserta Senjata Tajam
Yusril Minta Polri Perkuat Keamanan, Ingatkan Bahaya Aksi Main Hakim Sendiri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Dr. Santrawan: Penegakan Hukum OJK Harus Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Patroli Perintis Presisi PMJ Amankan Tiga Pemuda di Jakarta Timur, Diduga Terlibat Kejahatan Jalanan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Ditjenpas Klarifikasi Video Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Sebut Kejadian Lama

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Proyek Geothermal Tampomas Kian Memanas, MASL Adukan Pemkab Sumedang ke Ombudsman dan BPKP

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:08 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026: Polda Metro Jaya Ungkap 769 Kasus Curanmor, Amankan 729 Tersangka dan Ratusan Barang Bukti

Berita Terbaru

Foto: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Dok-Istimewa)

Nasional

Kepuasan Kinerja Prabowo Tembus 79,3%, Ini Hasil Survei LKPI

Senin, 3 Agu 2026 - 15:17 WIB