Pengurus DKM Al Muttaqien, di Jalan Karya yang Dipimpin Andi Lala, Diduga Intimidasi Remaja Putri Dari Wartawan

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Remaja Putri Dari Wartawan Diduga Alami Intimidasi Oleh Sekelompok Orang Di Jakbar

 

JAKARTA – Seorang wanita yang bernama Amelia Syaharani yang menjadi putri seorang wartawan di wilayah Jakarta Barat mengaku telah dibuat syok oleh diduga beberapa orang pengurus Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM). Al Muttaqien, di Jalan Karya, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan.

 

Peristiwa bermula ketika Amelia dihubungi oleh salah satu warga sosial yang disuruh dari 6 orang pengurus DKM tersebut, dan diminta untuk menemui pengurus lainya yang sudah berada didepan masjid.

 

“Awalnya saya ada telepon, saya kira orang mau loundry, enggak tahunya salah satu diduga pengurus DKM. Setelah itu, saya dipanggil pengurus lain yang sudah kumpul didepan masjid. Disitu, saya diintrogasi, ditekan persoalan yang bukan rana saya. Saat, saya meras syok,” ungkap Amelia kepada awak media, Senin 27 Januari 2025.

 

Dalam introgasi, Amelia mengatakan, dirinya mendapat tekanan karena dianggap tidak memberikan informasi jadwal persidangan. Selain itu, dia juga dituduh sebagai kuasa hukum yang melakukan kerjasama untuk membebaskan salah satu tersangka.

 

“Jadi, saya dianggap mereka diduga mengaku pengurus (DKM) pengacara dari tersangka yang sudah bebas, mereka menuduh kalau tersangka sudah bebas atas ulah pengacara,” katanya

 

Lebih jauh Amelia menjelaskan, sebelumnya pengurus DKM melaporkan salah seorang yang tidak disebutkan nama ke Polsek Grogol Petamburan atas kasus pencurian.

 

Atas kejadian itu, Amelia mengaku telah diperlakukan secara tidak menyenangkan oleh para pengurus DKM yang dipimpin Andi Lala tersebut.

 

Sementara Ayah Amelia, Agus Triyono yang juga seorang wartawan salah satu media online di Jakarta Barat mendesak Lurah Wijaya Kusuma untuk mencabut Surat Keputusan (SK) kepengurusan DKM.

 

“Apabila kejadian ini memenuhi syarat untuk pencabutan SK kepengurusan DKM, maka dengan tegas saya meminta kepada Lurah setempat agar segera bertindak sebagaimana mestinya,” Pinta Agus.

Berita Terkait

Ayah di Cengkareng Laporkan Dugaan Penganiayaan terhadap Anak Usai Konflik Kebisingan Drum
RDP DPRD Kota Tangerang Soal Sengketa Lahan Pinang Berakhir Buntu, Kasus Dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum
Sidang Tipikor Nadiem Makarim: Saksi PPK Singgung Hadis Saat Jelaskan Gratifikasi
Nyaris 2.000 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Menkum: Posbankum Berhasil Tuntaskan Sengketa Rumah Ibadah hingga Konflik Waris Puluhan Tahun
PH Erdi Surbakti Tuding Premanisme dan Pembiaran Aparat dalam Sengketa Lahan PT Alam Sutra di Tangerang
Deolipa Yumara Nilai Vonis 9 Bulan Kasus Kerusuhan Polres Jaktim Sudah Proporsional, Tegaskan Bukan Makar
LSM Bapan Kalbar Laporkan Dugaan Korupsi Konvensi Antam ke KPK, Negara Diduga “Kehilangan” Triliunan Rupiah Tanpa Pamit
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:14 WIB

Ayah di Cengkareng Laporkan Dugaan Penganiayaan terhadap Anak Usai Konflik Kebisingan Drum

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:04 WIB

RDP DPRD Kota Tangerang Soal Sengketa Lahan Pinang Berakhir Buntu, Kasus Dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum

Senin, 2 Februari 2026 - 22:36 WIB

Sidang Tipikor Nadiem Makarim: Saksi PPK Singgung Hadis Saat Jelaskan Gratifikasi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:46 WIB

Nyaris 2.000 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:29 WIB

Menkum: Posbankum Berhasil Tuntaskan Sengketa Rumah Ibadah hingga Konflik Waris Puluhan Tahun

Berita Terbaru