Polisi dan Tiga Pilar Tertibkan Atribut Ormas Tak Sesuai Ketentuan

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi dan Tiga Pilar Tertibkan Atribut Ormas Tak Sesuai Ketentuan. Foto: (Dok - Humas Polres Metro Bekasi Kota).

Polisi dan Tiga Pilar Tertibkan Atribut Ormas Tak Sesuai Ketentuan. Foto: (Dok - Humas Polres Metro Bekasi Kota).

BEKASI – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif menjelang pelaksanaan agenda nasional tahun 2025, Polres Metro Bekasi Kota bersama unsur Tiga Pilar—TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah—melaksanakan penertiban dan pencopotan atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2025 dan dilaksanakan secara serentak pada Selasa, 13 Mei 2025, di sejumlah titik strategis dalam wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Lokasi-lokasi tersebut selama ini diketahui menjadi tempat pemasangan atribut seperti spanduk, baliho, bendera, serta simbol-simbol ormas yang dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat dan mengganggu estetika serta ketertiban umum.

Dengan pendekatan yang humanis dan persuasif, petugas gabungan menyisir berbagai ruas jalan, fasilitas umum, perkantoran, hingga lingkungan pemukiman untuk menertibkan atribut-atribut ormas yang tidak memiliki izin resmi atau dipasang di lokasi yang tidak semestinya. Dalam operasi ini, sebanyak 388 bendera ormas berhasil dicopot oleh aparat gabungan.

Selain pencopotan atribut, aparat juga memberikan imbauan langsung kepada warga dan pengurus ormas untuk mematuhi peraturan hukum yang berlaku. Masyarakat diharapkan tidak menjadikan atribut ormas sebagai sarana provokasi atau unjuk kekuatan yang dapat memicu gangguan terhadap ketertiban sosial.

Kapolres Metro Bekasi Kota melalui Kabag Ops menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penegakan hukum yang terukur dan bertujuan untuk mencegah potensi konflik horizontal serta tindakan premanisme yang kerap berawal dari simbolisasi ormas secara tidak tepat.

“Kami ingin menegaskan bahwa negara hadir dalam menjamin rasa aman bagi seluruh warga. Ormas harus berfungsi sebagai mitra pembangunan, bukan menjadi sumber keresahan masyarakat,” tegasnya.

Operasi Berantas Jaya 2025 akan terus berlanjut dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan demi memastikan Kota Bekasi tetap menjadi wilayah yang harmonis, damai, dan beradab. Sinergitas Tiga Pilar diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Irjen Andry Wibowo Serukan Penguatan Supremasi Hukum
Terduga Pembunuh Istri di Angke Diciduk, Korban Ditemukan Tewas di Dalam Rumah
Demi Judol, Sekuriti Mal di Jakarta Barat Rampas Kepercayaan dan Curi Sembako Rp70 Juta
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.961 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Piala Danseskoad Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola
Kapolsek Kebayoran Lama Jemput Aspirasi Warga Lewat Program Jaga Jakarta On The Spot
Polda Metro Jaya Kerahkan 6.088 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta, Pendekatan Humanis Jadi Prioritas
Polri Evaluasi Sistem Pengamanan RU VI Balongan, Pastikan Energi Indonesia Aman 24 Jam
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:39 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Irjen Andry Wibowo Serukan Penguatan Supremasi Hukum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57 WIB

Terduga Pembunuh Istri di Angke Diciduk, Korban Ditemukan Tewas di Dalam Rumah

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:16 WIB

Demi Judol, Sekuriti Mal di Jakarta Barat Rampas Kepercayaan dan Curi Sembako Rp70 Juta

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:54 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.961 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 20:10 WIB

Piala Danseskoad Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola

Berita Terbaru

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengawal pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pondok pesantren sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi santri sekaligus mendukung percepatan Program Prioritas Kerja Nasional (PKPN) bidang kesehatan.

Bisnis Ekonomi

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:34 WIB