Semangat Juang Atlet Muda Kobarkan HUT ke-80 TNI di Kejuaraan Karate Trenggalek

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Semangat juang para karateka muda terlihat jelas saat penyerahan medali dalam Kejuaraan Karate Dandim 0806/Trenggalek di GOR Gajah Putih, Minggu (26/10/2025).

Foto: Semangat juang para karateka muda terlihat jelas saat penyerahan medali dalam Kejuaraan Karate Dandim 0806/Trenggalek di GOR Gajah Putih, Minggu (26/10/2025).

Trenggalek – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0806/Trenggalek menggelar Kejuaraan Karate Dandim 0806/Trenggalek yang berlangsung meriah di GOR Gajah Putih, Minggu (26/10/2025). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet muda, tetapi juga wujud nyata pembinaan karakter, kedisiplinan, dan semangat juang generasi penerus bangsa.

Sejak pagi, suasana GOR Gajah Putih dipenuhi semangat luar biasa. Ratusan peserta dari berbagai daerah seperti Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, dan Pacitan tampak antusias mengikuti setiap kategori pertandingan. Sorak-sorai penonton yang memenuhi tribun menambah semarak suasana, memberikan dukungan penuh kepada para karateka muda yang berjuang di atas matras.

Acara dibuka secara resmi oleh Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ajang olahraga seperti ini menjadi media strategis untuk membentuk generasi muda yang bermental baja dan berjiwa ksatria.

“Melalui kejuaraan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan sportivitas kepada generasi muda. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat TNI yang selalu menjunjung tinggi kehormatan dan pengabdian kepada bangsa,” ujar Letkol Roy.

Menurutnya, pembinaan olahraga bela diri seperti karate merupakan langkah positif untuk menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif sekaligus menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat. Ia berharap, dari ajang ini akan lahir atlet-atlet karate berprestasi yang mampu membawa nama Trenggalek di kancah nasional maupun internasional.

Pertandingan demi pertandingan berlangsung ketat dan penuh strategi. Para juri dan wasit dari Forki Jawa Timur menilai secara objektif setiap teknik yang ditampilkan peserta. Tidak jarang tepuk tangan riuh terdengar ketika karateka muda menunjukkan jurus-jurus unggulan dengan penuh keyakinan dan ketepatan gerak.

Selain sebagai kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Para pelatih, orang tua, dan komunitas karate menyambut positif langkah Kodim 0806/Trenggalek yang aktif membina generasi muda melalui olahraga.

“Ini kegiatan yang sangat inspiratif. Anak-anak kami mendapat pengalaman bertanding sekaligus belajar nilai kedisiplinan dari TNI,” tutur Rosalia, salah satu pelatih karate peserta kejuaraan.

Sorak bahagia pecah saat prosesi penyerahan medali kepada para pemenang. Dandim 0806/Trenggalek bersama panitia menyerahkan langsung medali dan piagam penghargaan kepada para juara yang berhasil menorehkan prestasi terbaiknya. Para atlet tampak bangga dan haru, hasil jerih payah latihan panjang akhirnya terbayar dengan raihan medali di ajang bergengsi ini.

Dalam pesannya, Dandim berpesan agar para atlet tidak cepat puas dan terus berlatih dengan semangat juang tinggi.

“Menjadi juara bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang menuju prestasi yang lebih tinggi. Teruslah berlatih, tanamkan semangat pantang menyerah, dan jadilah kebanggaan daerah serta bangsa,” tegas Letkol Roy.

Kejuaraan Karate Dandim 0806/Trenggalek ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-80 TNI yang juga diisi dengan berbagai aksi sosial seperti donor darah, bakti sosial, pengobatan gratis, khitan massal, dan operasi katarak. Semua kegiatan tersebut menggambarkan komitmen TNI yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk mengabdi tanpa pamrih.

Dengan berakhirnya kejuaraan ini, semangat kebersamaan dan sportivitas semakin tumbuh di Bumi Menak Sopal. Kegiatan tersebut bukan hanya melahirkan juara di atas matras, tetapi juga menumbuhkan generasi muda yang tangguh, berdisiplin, dan berjiwa juang tinggi. Semangat para karateka muda menjadi simbol bahwa nilai-nilai TNI — disiplin, pantang menyerah, dan pengabdian kepada rakyat — akan terus hidup dalam diri generasi penerus bangsa.

Penulis: Matyadi

Editor: Helmi AR

Berita Terkait

Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNI-Polri
Pria Tak Berkutik Diamankan Polsek Tambora dan warga Saat Siskamling Usai Curi Handphone
PWI Jaya Siapkan Peserta UKW Angkatan ke-65, Materi Pers dan KEJ Jadi Fokus Pembekalan
Kapolsek Tambora Pimpin Operasi Cipta Kondusif, 11 Orang Terjaring Pemeriksaan
TNI AU Buka Rekrutmen Bintara PK Gelombang II 2026, Kesempatan Emas Generasi Muda Mengabdi untuk Negeri
Audiensi Perdana OCI Jadi Tonggak Sejarah Keuskupan TNI-Polri
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, Tinjau Pengamanan Massa Aksi di Jalur Strategis
Kapolres Jakbar Rangkul Tokoh Masyarakat, Perkuat Keamanan Tambora
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:23 WIB

Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNI-Polri

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:01 WIB

Pria Tak Berkutik Diamankan Polsek Tambora dan warga Saat Siskamling Usai Curi Handphone

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:14 WIB

PWI Jaya Siapkan Peserta UKW Angkatan ke-65, Materi Pers dan KEJ Jadi Fokus Pembekalan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:51 WIB

Kapolsek Tambora Pimpin Operasi Cipta Kondusif, 11 Orang Terjaring Pemeriksaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:37 WIB

TNI AU Buka Rekrutmen Bintara PK Gelombang II 2026, Kesempatan Emas Generasi Muda Mengabdi untuk Negeri

Berita Terbaru

Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) membantah sejumlah kritik yang disampaikan Komnas HAM terkait revisi Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. Pemerintah menegaskan proses penyusunan revisi aturan tersebut dilakukan secara partisipatif dan tidak bertujuan melemahkan independensi Komnas HAM.

Hukum & Kriminal

Kementerian HAM Bantah Revisi UU HAM Lemahkan Komnas HAM

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:20 WIB