Create & Captivate: MUI DKI Jakarta Bekali Anak Muda Keterampilan Produksi Konten Sejarah Islam

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: MUI DKI Jakarta melalui bidang infokom menyelenggarakan Workshop Konten Kreator: Sejarah Perkembangan Islam di Jakarta dengan tema Create & Captivate Membuat Konten Menarik dan disukai, di Sunlake Hotel, (20/11/25). (Dok-Istimewa)

Foto: MUI DKI Jakarta melalui bidang infokom menyelenggarakan Workshop Konten Kreator: Sejarah Perkembangan Islam di Jakarta dengan tema Create & Captivate Membuat Konten Menarik dan disukai, di Sunlake Hotel, (20/11/25). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Dalam rangka meningkatkan literasi sejarah sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam dakwah digital, MUI DKI Jakarta melalui bidang infokom menyelenggarakan Workshop Konten Kreator: Sejarah Perkembangan Islam di Jakarta dengan tema Create & Captivate Membuat Konten Menarik dan disukai, di Sunlake Hotel, (20/11/25).

Workshop ini dirancang untuk mendorong generasi muda menelusuri sejarah perkembangan islam di Jakarta dalam format digital yang kreatif seperti video pendek, reels, hingga narasi dengan hook yang memikat.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber yaitu, peneliti sejarah ulama betawi, KH. Rahmad Zailani Kiki, Ketua Komisi Infokom MUI DKI Jakarta, Raihan Febriansyah dan Konten kreator, Historycal Traveller sekaligus praktisi digital Rizky Ramadhani. Dengan peserta, mahasiswa, ormas dan pendakwah di Jakarta.

Peserta mendapat materi wawasan sejarah sekaligus keterampilan produksi konten yang menarik dan disukai serta relevan dengan perkembangan era digital.

Selain penguatan pengetahuan sejarah, peserta juga mendapatkan pelatihan mulai dari storytelling digital, teknik riset konten, produksi konten video, hingga strategi agar konten edukatif tetap menarik bagi audiens muda.

Para narasumber menekankan pentingnya akurasi dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi sejarah, terutama di era banjir informasi dan maraknya misinformasi.

Wakil Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH. Yusuf Aman, MA yang membuka kegiatan mengatakan dengan workshop konten digital ini membuktikan bahwa MUI bukan hanya soal fatwa. Tapi juga menangani dampak globalisasi, termasuk era digital.

“Generasi muda harus kuat fisik, kuat nalar, dan kuat menjaga diri untuk tetap menjadi teladan dan dapat dipercaya. Pemuda tidak hanya piawai membuat konten, tapi juga penggerak utama membentuk opini,” ucapnya.

Ditambahkannya bahwa islam tidak mengikuti zaman, tapi tidak pernah ketinggalan zaman. Islam hadir memelihara zaman.

“Peran konten kreator yang menghasilkan pengetahuan, berkualitas, sekaligus menghibur dapat menjadi sedeqah. Dengan memahami peran dan tantangan dunia konten kreator, kita bisa lebih apresiatif dan mendukungnya dalam menciptakan konten yang lebih baik.” pungkas kiyai Yusuf aman yang juga merupakan Ketua FKUB DKI Jakarta itu.

Ketua Bidang Infokom MUI DKI Jakarta, Dr. M. Faiz Rafdhi M. Kom, mengatakan sudah saatnya konten digital dipenuhi dengan konten edukatif dan bernilai. MUI harus memasuki dunia maya agar bisa mendominasi mesin pencarian dengan data dan konten yang bermutu dan bermanfaat. Tidak hanya sekedar viral tapi juga tetap bernilai dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Generasi muda adalah garda terdepan dakwah digital. Dengan pemahaman sejarah yang kuat, konten mereka tidak hanya viral, tetapi juga bernilai,” ujarnya.

Acara ini diharapkan dapat mendorong lahirnya kreator konten muda yang memahami akar sejarah Islam di Jakarta. Menghidupkan kembali semangat dakwah yang informatif, kreatif, dan santun. Menjadikan media sosial sebagai ruang edukasi yang inspiratif dan menyejukkan serta menguatkan kolaborasi antara komunitas sejarah, ormas Islam, dan kreator digital.

Dengan terselenggaranya workshop ini, penyelenggara berharap kiprah ormas dan generasi muda Jakarta semakin banyak yang berkarya, bercerita, dan menyebarkan pesan kebaikan melalui konten kreatif yang bermutu.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time
Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol
Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan
Satu Forum, Beragam Generasi: Warga Tomang Asli Kembali Bersilaturahmi
Polda Metro Jaya Apresiasi Peserta Aksi, Arus Lalu Lintas Jakarta Berangsur Normal
Polri untuk Demokrasi, Polda Metro Jaya Siagakan 26.386 Personel Jaga Jakarta Tetap Kondusif
The Jakmania Apresiasi Polda Metro Jaya, Laga Persija-Persib Berlangsung Aman dan Lancar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide

Rabu, 30 September 2026 - 12:50 WIB

Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time

Selasa, 29 September 2026 - 17:33 WIB

Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol

Selasa, 29 September 2026 - 07:43 WIB

Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan

Minggu, 27 September 2026 - 16:39 WIB

Satu Forum, Beragam Generasi: Warga Tomang Asli Kembali Bersilaturahmi

Berita Terbaru