JAKARTA – Taman Impian Jaya Ancol kembali meluncurkan program promosi untuk menarik minat wisatawan domestik. Mulai 15 April 2026, pengelola kawasan wisata tersebut memberlakukan tarif masuk flat sebesar Rp120.000 per mobil pribadi non-komersial, tanpa batasan jumlah penumpang di dalam kendaraan, Jumat (17/4/2026).
Kebijakan ini menjadi salah satu langkah adaptif di tengah meningkatnya tren wisata hemat, terutama bagi keluarga dan kelompok pertemanan yang ingin berlibur tanpa membebani anggaran. Dengan skema satu harga untuk satu kendaraan, biaya kunjungan dinilai lebih efisien dibandingkan pembelian tiket per orang.
Program ini berlaku setiap hari dengan jam masuk dimulai pukul 15.00 WIB. Pengunjung diwajibkan menggunakan akses masuk melalui Pintu Timur, tepatnya di jalur 5 dan 6. Selain itu, transaksi pembayaran hanya dapat dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu elektronik seperti Flazz, E-Money, Brizzi, atau TapCash.
Secara konsep, kebijakan tarif flat ini dinilai mampu mendorong peningkatan jumlah kunjungan, khususnya pada sore hingga malam hari. Waktu kunjungan yang dimulai pukul 15.00 WIB juga mengindikasikan strategi pengelola untuk mengoptimalkan periode non-prime time yang sebelumnya cenderung lebih sepi dibandingkan pagi hingga siang hari.
Di sisi lain, kebijakan ini juga berpotensi meningkatkan kepadatan kendaraan di dalam kawasan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Oleh karena itu, pengaturan arus lalu lintas serta kapasitas parkir menjadi faktor krusial yang perlu diantisipasi oleh pengelola agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga.
Bagi masyarakat, promo ini menawarkan alternatif rekreasi yang lebih terjangkau. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas di kawasan Ancol, mulai dari pantai, ruang terbuka hijau, hingga area rekreasi keluarga, dengan biaya masuk yang relatif lebih ringan jika datang secara berkelompok.
Namun demikian, pengunjung diimbau untuk memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk waktu kedatangan dan jalur akses yang telah ditentukan, agar tidak mengalami kendala saat memasuki kawasan wisata.
Dengan kombinasi harga yang kompetitif dan fleksibilitas jumlah penumpang, program ini diperkirakan akan meningkatkan daya tarik Ancol sebagai destinasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya, sekaligus menggerakkan kembali sektor pariwisata perkotaan.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin



































