Rapat Perdana Dewan Juri AJMHT 2026 Digelar, Siap Jaga Kredibilitas Penghargaan Jurnalistik

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Soliditas Dewan Juri AJMHT 2026. Ketua Dewan Juri Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (AJMHT) PWI Jaya 2026 Dr. Bagus Sudarmanto bersama anggota dewan juri berpose usai menggelar rapat perdana di Sekretariat PWI Jaya, Jakarta, Kamis (11/6/2026)

Foto: Soliditas Dewan Juri AJMHT 2026. Ketua Dewan Juri Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (AJMHT) PWI Jaya 2026 Dr. Bagus Sudarmanto bersama anggota dewan juri berpose usai menggelar rapat perdana di Sekretariat PWI Jaya, Jakarta, Kamis (11/6/2026)

JAKARTA – Dewan Juri Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (AJMHT) PWI Jaya 2026 menggelar rapat perdana sebagai langkah awal mempersiapkan proses penilaian ajang jurnalistik bergengsi yang tahun ini mengusung tema “Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan.” Rapat pada Kamis (11/6) tersebut menjadi penanda dimulainya kerja dewan juri dalam memastikan seluruh proses seleksi berlangsung profesional, independen, dan berintegritas.

Ketua Dewan Juri AJMHT 2026, Dr. Bagus Sudarmanto, menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi jurnalistik, tetapi juga wadah untuk menghadirkan karya-karya terbaik yang mampu merekam perjalanan Jakarta sekaligus memberikan perspektif terhadap masa depan kota yang akan memasuki usia lima abad pada tahun 2027.

“Momentum 500 tahun Jakarta harus menjadi pemicu lahirnya karya-karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki kedalaman analisis, relevansi sosial, serta mampu menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat,” ujar Bagus.

Menurutnya, dewan juri memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap karya dinilai secara objektif berdasarkan kualitas jurnalistik, mulai dari akurasi, kedalaman substansi, orisinalitas, dampak sosial, hingga relevansi dengan tema lomba.

Dewan Juri AJMHT 2026 terdiri atas sejumlah tokoh yang memiliki pengalaman panjang di bidang jurnalistik, komunikasi, fotografi, dan akademik. Selain Dr. Bagus Sudarmanto sebagai ketua, anggota dewan juri terdiri dari Tb Adhi, Arbain Rambey, Dr. Retno Intani, Machroni Kusumah, Dr. Rewindinar, dan Dr. Gloria Angelita. Dukungan teknis pengumpulan dan administrasi materi dilakukan oleh Eka Ardimiyati dan Desdy Yusdiansyah.

Dalam rapat perdana tersebut, para juri membahas penyamaan persepsi mengenai kriteria penilaian, mekanisme seleksi, hingga standar kualitas karya yang diharapkan mampu merepresentasikan semangat AJMHT sebagai penghargaan jurnalistik yang kredibel dan bermartabat.

Ketua Panitia AJMHT 2026, Arman Suparman, mengatakan rapat perdana dewan juri merupakan tahapan penting dalam rangkaian penyelenggaraan AJMHT 2026. Menurutnya, panitia sengaja menghadirkan dewan juri yang memiliki kompetensi dan reputasi kuat agar proses seleksi berjalan secara profesional dan menghasilkan pemenang yang benar-benar berkualitas.

“Dewan juri merupakan garda terdepan dalam menjaga kualitas dan marwah penghargaan ini. Kami bersyukur para tokoh yang memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik, fotografi, akademik, dan komunikasi bersedia terlibat dalam AJMHT 2026,” kata Arman.

Sementara itu, Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, menegaskan bahwa AJMHT merupakan bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang berkualitas sekaligus kontribusi nyata insan pers dalam mendokumentasikan perjalanan Jakarta.

“AJMHT bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap karya jurnalistik yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami mempercayakan proses penilaian kepada para juri yang memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak yang kuat di bidangnya masing-masing,” ujar Kesit.

Menurut Kesit, tema ‘Menyongsong 5 Abad Jakarta’ sangat relevan dengan peran pers sebagai pencatat sejarah sekaligus pengawal perubahan sosial yang tengah berlangsung di ibu kota.

“Kami berharap para wartawan dan insan media dapat menghadirkan karya-karya terbaik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan perspektif kritis, inspiratif, dan bernilai bagi pembangunan Jakarta. AJMHT 2026 harus menjadi momentum lahirnya karya-karya jurnalistik yang akan menjadi dokumentasi penting menjelang lima abad Jakarta,” katanya.

Kesit juga menegaskan komitmen PWI Jaya untuk menjaga independensi dan kredibilitas penghargaan tersebut.

“Kami ingin para peserta yakin bahwa setiap karya akan dinilai secara objektif, independen, dan berdasarkan kualitas jurnalistiknya. Itulah komitmen kami dalam menjaga reputasi AJMHT sebagai salah satu penghargaan jurnalistik paling bergengsi di lingkungan PWI Jaya,” tegasnya.

AJMHT 2026 mempertandingkan tujuh kategori utama, yakni Tajuk Rencana, Teks, Foto, TV Terestrial, TV Streaming, Infografis, dan Radio. Selain itu, terdapat dua kategori khusus, yaitu “Menyongsong 5 Abad Jakarta” untuk karya feature teks, radio, dan video bertema sejarah, transformasi, serta identitas Jakarta, serta kategori “Literasi Bank Jakarta” yang mencakup karya berita feature, opini, dan foto dengan fokus pada literasi keuangan, digitalisasi, dan pengembangan UMKM.

Dengan dimulainya rapat perdana Dewan Juri AJMHT 2026, PWI Jaya optimistis penghargaan ini akan melahirkan karya-karya jurnalistik terbaik yang tidak hanya mencerminkan kualitas profesi wartawan, tetapi juga memperkuat peran pers dalam merawat sejarah dan mengawal masa depan Jakarta menuju usia lima abad.***

Berita Terkait

Mushajuku Bekasi Bidik Legalitas IBCA MMA, Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter Generasi Muda
Yusril: Perpres Pertahanan Negara Bukan Aturan Khusus soal LGBTQ, Tak Boleh Jadi Dasar Persekusi
Menteri UMKM Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital dan Naikkan Daya Saing Pelaku Usaha
Forum Nasional Ikatan Alumni PTKIN Didorong Menjadi Motor Penguatan Islam Rahmatan lil ‘Alamin dan Persatuan Bangsa
Nama Jawa Barat Diusulkan Jadi Pasundan, Ini Alasan Hukum dan Sejarah yang Disampaikan Susane
Pastikan Kerja Sama Berjalan Optimal, Perhutani dan Al Masoem Gelar Monitoring Berkala
Kementerian HAM Bantah MBG Langgar HAM, Sebut Program Justru Wujud Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat
Pigai Usul Jabatan Strategis Non-Operasional Polri Bisa Diisi Kalangan Sipil
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:14 WIB

Mushajuku Bekasi Bidik Legalitas IBCA MMA, Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter Generasi Muda

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:27 WIB

Yusril: Perpres Pertahanan Negara Bukan Aturan Khusus soal LGBTQ, Tak Boleh Jadi Dasar Persekusi

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:45 WIB

Menteri UMKM Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital dan Naikkan Daya Saing Pelaku Usaha

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:49 WIB

Forum Nasional Ikatan Alumni PTKIN Didorong Menjadi Motor Penguatan Islam Rahmatan lil ‘Alamin dan Persatuan Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:38 WIB

Nama Jawa Barat Diusulkan Jadi Pasundan, Ini Alasan Hukum dan Sejarah yang Disampaikan Susane

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, berfoto bersama peserta usai membuka Pertemuan Rutin (Pertin) Pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Ruang Serbaguna Bambu Apus, Blok C, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Senin (27/7/2026)

Wali Kota Jakarta Pusat

Wali Kota Munjirin Perkuat Peran RPTRA sebagai Pusat Edukasi Lingkungan

Senin, 27 Jul 2026 - 23:28 WIB

Pembalap cilik Indonesia, Muhammad Fadil Abbas Wibowo (tengah) menjadi Juara I, pada seri keempat ACI Karting Championship Italia 2026 di Surkuit Val Vibrata, Italia (Foto: ist.)

Olahraga

Pembalap Cilik Indonesia Juara Pertama Gokart di Italia

Senin, 27 Jul 2026 - 22:24 WIB