Pramono Anung Tegaskan Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Instan

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa penanganan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan secara instan maupun hanya bergantung pada satu metode tertentu, seperti modifikasi cuaca

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa penanganan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan secara instan maupun hanya bergantung pada satu metode tertentu, seperti modifikasi cuaca

Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa penanganan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan secara instan maupun hanya bergantung pada satu metode tertentu, seperti modifikasi cuaca. Menurutnya, dibutuhkan langkah komprehensif yang mencakup kebijakan jangka menengah dan jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Pramono saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Executive Breakfast Meeting (EBM) Seri ke-5 yang diselenggarakan oleh IKA FIKOM UNPAD, Senin (26/1) pagi, di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Keputusan politik ini Alhamdulillah saya ambil karena saya menyadari bahwa penanganan banjir di Jakarta tidak boleh semata-mata menggantungkan modifikasi cuaca. Harus ada penanganan jangka menengah dan jangka panjang,” kata Pramono dalam paparannya.

Ia menjelaskan, salah satu langkah utama yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah normalisasi sungai, termasuk pengerukan dan pelebaran alur sungai di sejumlah wilayah rawan banjir.
“Dalam proses normalisasi itu, memang masih ada warga yang harus dipindahkan. Tidak bisa tidak, itu bagian dari kebijakan yang harus diambil demi kepentingan yang lebih luas,” ujarnya.

Pramono juga menyinggung kondisi wilayah penyangga Jakarta yang hingga kini masih kerap mengalami banjir. Menurutnya, perbedaan kebijakan dan keseriusan penanganan menjadi salah satu faktor mengapa Jakarta mulai menunjukkan perbaikan.

Di luar Jakarta sekarang ini, tetangga-tetangga kita masih mengalami banjir. Kenapa Jakarta bisa? Ya mohon maaf, karena memang ditangani lebih serius dan konsisten,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengungkapkan rencananya untuk meninjau langsung proses pengerukan sungai di Jakarta Barat sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir.

Kegiatan EBM Seri ke-5 mengangkat tema “Riah-Riuh Komunikasi”, terinspirasi dari buku terbaru pengamat komunikasi politik Hendri Satrio. Forum ini membahas dinamika komunikasi pejabat publik serta peran strategis komunikasi dalam tata kelola pemerintahan, pengambilan kebijakan, hingga pengelolaan persepsi dan kepercayaan publik di era keterbukaan informasi.

Selain Pramono Anung, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain Hendri Satrio, Rocky Gerung, Sabrang MDP (Noe Letto), dan Maman Suherman.

Berita Terkait

Herry Dahana: Persatuan Nasional Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global dan Sukseskan Kepemimpinan Prabowo
Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah
Dosen Pascasarjana UNIYAP Papua: Kenaikan Pertamax Harus Diimbangi Transparansi dan Penguatan Ekonomi
UU Polri Baru dan Wacana Jabatan Sipil, Dr. Mansur: Menata Arah Reformasi Kepolisian di Era Digital
Naek Pangaribuan: UU Polri Baru Jadi Tonggak Penguatan Kepolisian di Era Ancaman Siber dan AI
Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia
Pertamina RU VI Balongan Raih Predikat Emas dalam Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan Baharkam Polri
JK dan Prabowo Bahas Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun, Dorong Percepatan Swasembada Energi Nasional
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:11 WIB

Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dosen Pascasarjana UNIYAP Papua: Kenaikan Pertamax Harus Diimbangi Transparansi dan Penguatan Ekonomi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:16 WIB

UU Polri Baru dan Wacana Jabatan Sipil, Dr. Mansur: Menata Arah Reformasi Kepolisian di Era Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:20 WIB

Naek Pangaribuan: UU Polri Baru Jadi Tonggak Penguatan Kepolisian di Era Ancaman Siber dan AI

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:06 WIB

Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah pernyataan yang menyebut Kementerian HAM mengusulkan anggaran pembangunan kantor baru dalam pembahasan kebutuhan anggaran Tahun Anggaran 2027.

Hukum & Kriminal

Menteri HAM Natalius Pigai Klarifikasi Isu Usulan Gedung Baru di DPR

Senin, 15 Jun 2026 - 12:32 WIB