Agus Andrianto Tegaskan Komitmen Berantas Love Scamming di Lapas dan Rutan

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Andrianto menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik love scamming yang melibatkan warga binaan maupun petugas di lingkungan pemasyarakatan.

Agus Andrianto menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik love scamming yang melibatkan warga binaan maupun petugas di lingkungan pemasyarakatan.

LAMPUNG – Agus Andrianto menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik love scamming yang melibatkan warga binaan maupun petugas di lingkungan pemasyarakatan.

Penegasan tersebut disampaikan Agus saat konferensi pers pengungkapan kasus love scamming di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi yang digelar bersama Polda Lampung, Senin (12/5).

Melihat modus yang dilakukan, yakni melalui penggunaan media sosial dan video call, kami lakukan pemeriksaan handphone yang diduga dimiliki warga binaan. Hal ini sesuai dengan program zero handphone, pungutan liar, dan narkoba yang telah ditetapkan,” kata Agus.

Ia menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait modus tersebut, termasuk memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terlibat.

Kami minta agar dilakukan pemeriksaan secara tuntas dan apabila melibatkan petugas agar ditindak tegas,” ujarnya.
Pengungkapan kasus ini merupakan hasil join investigation antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bersama Polda Lampung.

Sementara itu, Kapolda Lampung Helfi Assegaf mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap kepemilikan handphone di Rutan Kotabumi sebagai tindak lanjut laporan kasus love scamming bermodus pemerasan.
Menurut Helfi, korban dalam kasus tersebut mengalami kerugian hingga mencapai Rp1,4 miliar.

Saat ini kami masih meminta keterangan kepada korban untuk mengumpulkan bukti lainnya. Kami imbau masyarakat agar berhati-hati dalam berinteraksi di media sosial, terutama dengan orang yang tidak dikenal, agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Helfi.

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Bebaskan Denda Overstay WNA
Anugerah M.H. Thamrin 2026 Digelar Besok, Panitia Pastikan Seluruh Persiapan Matang
BGN: 512 Siswa Terdampak Insiden Keamanan Pangan di Sidoarjo
Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan
Kemenimipas Libatkan Anak Binaan dalam Lomba 17-an di Tangerang
Bang Japar Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta, Ajak Warga Tak Terprovokasi
Kemnaker Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Jagakarsa dan Matraman
Pacuan Kuda NTB Dibidik Jadi Penggerak Prestasi, Pariwisata, dan UMKM
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:05 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Bebaskan Denda Overstay WNA

Minggu, 6 September 2026 - 19:06 WIB

Anugerah M.H. Thamrin 2026 Digelar Besok, Panitia Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Jumat, 4 September 2026 - 12:16 WIB

BGN: 512 Siswa Terdampak Insiden Keamanan Pangan di Sidoarjo

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Kemenimipas Libatkan Anak Binaan dalam Lomba 17-an di Tangerang

Berita Terbaru