Kinerja Solid Triwulan I 2026, bank bjb Perkuat Fundamental dan Transformasi Digital

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Logo bank bjb terlihat di salah satu kantor cabang. Pada Triwulan I 2026, bank bjb membukukan laba bersih sebesar Rp410 miliar yang ditopang pertumbuhan kredit, penguatan layanan digital, dan peningkatan pendapatan bunga bersih.

Foto: Logo bank bjb terlihat di salah satu kantor cabang. Pada Triwulan I 2026, bank bjb membukukan laba bersih sebesar Rp410 miliar yang ditopang pertumbuhan kredit, penguatan layanan digital, dan peningkatan pendapatan bunga bersih.

BANDUNG— PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) IDX: BJBR mencatatkan kinerja positif pada Triwulan I 2026 di tengah dinamika industri perbankan dan tantangan ekonomi global. Perseroan membukukan capaian laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (Profit After Tax and Minority Interest/PATMI) sebesar Rp410 miliar pada Triwulan I 2026. Angka ini tumbuh 13,3% secara kuartalan (Quarter On Quarter/QoQ) atau 3% secara tahunan (Year On Year/YoY), didukung oleh penguatan fundamental bisnis, peningkatan pendapatan bunga bersih, serta pengelolaan biaya yang lebih efisien.

Pertumbuhan laba didukung oleh peningkatan Net Interest Income (NII) konsolidasi yang mencapai Rp2,05 triliun atau tumbuh 13% yoy. Penguatan pendapatan bunga bersih tersebut ditopang oleh optimalisasi komposisi portofolio kredit serta strategi pengelolaan biaya dana yang lebih efisien.

Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna mengatakan, capaian Triwulan I 2026 mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga fundamental bisnis yang sehat melalui penguatan intermediasi, efisiensi operasional, dan transformasi layanan secara berkelanjutan.

“Di tengah dinamika industri perbankan dan kondisi ekonomi yang berkembang, bank bjb berupaya menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dengan tetap memperhatikan kualitas aset, likuiditas, serta kebutuhan nasabah dan pemangku kepentingan,” ujar Ayi Subarna.

Di sisi intermediasi, total kredit dan pembiayaan konsolidasi bank bjb tercatat sebesar Rp141,2 triliun. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp159,9 triliun atau naik 3,9% yoy. Likuiditas bank tetap berada pada level yang terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 83,5%.

Kualitas aset juga tetap dijaga melalui penerapan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang berkelanjutan. Perseroan juga terus memperkuat pencadangan guna menjaga ketahanan neraca keuangan di tengah dinamika pasar dan kondisi ekonomi.

Transformasi digital yang dijalankan bank bjb menunjukkan perkembangan positif. Hingga Maret 2026, jumlah pengguna DIGI bank bjb mencapai 1,87 juta pengguna sementara fee based income dari kanal elektronik mencapai Rp115,7 miliar.

Pada segmen pinjaman digital ASN melalui bjb KGB Pisan, outstanding kredit tercatat sebesar Rp159,8 miliar atau tumbuh 154,1% YoY dan meningkat 30,9% QoQ. Jumlah rekening (Number of Accounts/NoA) juga meningkat menjadi 9.702 rekening.

Menurut Ayi Subarna, transformasi digital terus diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kemudahan akses transaksi bagi nasabah, sekaligus mendukung efisiensi operasional perusahaan.

“Perseroan akan terus berupaya menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan melalui penguatan layanan, inovasi digital, serta sinergi dalam ekosistem Kelompok Usaha Bank (KUB) bank bjb, dengan tetap memperhatikan kondisi ekonomi dan dinamika industri,” tambahnya.

Kinerja bank bjb juga didukung oleh prospek ekonomi wilayah Jawa Barat dan Banten yang tetap tumbuh positif. Kedua wilayah tersebut masih menjadi salah satu kontributor utama terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi basis bisnis utama perseroan.

Selain memperkuat kinerja bisnis, bank bjb terus mendorong implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Hingga Triwulan I 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan bank bjb mencapai Rp14,2 triliun dan sustainable bond sebesar Rp1,9 triliun. Perseroan juga melanjutkan dukungan terhadap pembiayaan UMKM, KUR, FLPP, serta berbagai program keberlanjutan lainnya.

Dalam menjalankan transformasi bisnis, bank bjb tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta perlindungan konsumen sesuai ketentuan regulator. Dengan penguatan fundamental bisnis dan transformasi yang terus berjalan, bank bjb berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia.

Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi jaringan kantor bank bjb terdekat yang tersebar di 17 Provinsi di Indonesia maupun call center bjb Call 14049 atau dapat mengakses website resmi www.bankbjb.co.id mengikuti kanal resmi bank bjb guna memperoleh pembaruan terkini seputar program dan kegiatan lainnya.
bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
DIVISI CORPORATE SECRETARY
bank bjb

Irwan Riswandi – Corporate Secretary
Menara bank bjb lantai 7
Jl. Naripan No. 12-14, Bandung 40111
Telp: 022-4234868, Ext: 7111 | Fax: 022-4206099.

(tb)

Berita Terkait

Menteri UMKM: Mayoritas Pengemudi Ojol Pilih Berstatus Pengusaha Mikro, Akses KUR Disiapkan
AHY Dorong Industri Konstruksi Jadi Motor Pembangunan Berkelanjutan di IndoBuildTech Expo 2026
Indonesia Dorong Reformasi Perdagangan hingga Tata Kelola AI di Pertemuan Sherpa G20 AS
Karantina DKI Pangkas Waktu Layanan Impor-Ekspor, Sertifikasi Ditarget Rampung Maksimal 110 Menit
KEK Singhasari Gandeng IIM Bangalore, Pemerintah Dorong SDM Unggul Demi Kejar Target Ekonomi 8%
AHY Tinjau Sekolah Rakyat di Medan, Tegaskan Pendidikan Gratis Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan
Kemenkum Luncurkan Etalase Produk Indikasi Geografis di Tokopedia dan TikTok Shop
Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana di Sumatra, Usulkan Bantuan Rumah Naik
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:46 WIB

Menteri UMKM: Mayoritas Pengemudi Ojol Pilih Berstatus Pengusaha Mikro, Akses KUR Disiapkan

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:37 WIB

AHY Dorong Industri Konstruksi Jadi Motor Pembangunan Berkelanjutan di IndoBuildTech Expo 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:31 WIB

Indonesia Dorong Reformasi Perdagangan hingga Tata Kelola AI di Pertemuan Sherpa G20 AS

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:08 WIB

Karantina DKI Pangkas Waktu Layanan Impor-Ekspor, Sertifikasi Ditarget Rampung Maksimal 110 Menit

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:06 WIB

KEK Singhasari Gandeng IIM Bangalore, Pemerintah Dorong SDM Unggul Demi Kejar Target Ekonomi 8%

Berita Terbaru