MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II di Kota Medan, Sabtu (4/7).
AHY menegaskan program pendidikan gratis tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Menurut AHY, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Melalui pendidikan yang gratis dan berkualitas, pemerintah ingin memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk memiliki masa depan yang lebih baik, baik melanjutkan ke perguruan tinggi, pendidikan vokasi, maupun langsung memasuki dunia kerja,” ujar AHY.
Sekolah Rakyat Terintegrasi II dibangun di atas lahan sekitar enam hektare milik Pemerintah Kota Medan. Kompleks pendidikan tersebut akan mengintegrasikan jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.080 siswa.
AHY menjelaskan pembangunan program ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan penugasan dari Kementerian Sosial, sementara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bertugas mengoordinasikan pembangunan infrastruktur agar berjalan sesuai target.
Ia menegaskan negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.
Dalam kesempatan itu, AHY juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Medan serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses perencanaan hingga pembangunan fisik Sekolah Rakyat.




































