Pemerintah Luncurkan Gerakan RANA, Dorong Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak di Seluruh Indonesia

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah meluncurkan Gerakan RuangAmanNyamanAnak (RANA) sebagai gerakan nasional untuk memperkuat perlindungan anak melalui penciptaan lingkungan yang aman di keluarga, sekolah, ruang publik hingga ruang digital. Gerakan tersebut menjadi upaya mengintegrasikan berbagai program perlindungan anak lintas kementerian dan lembaga di Indonesia.

Pemerintah meluncurkan Gerakan RuangAmanNyamanAnak (RANA) sebagai gerakan nasional untuk memperkuat perlindungan anak melalui penciptaan lingkungan yang aman di keluarga, sekolah, ruang publik hingga ruang digital. Gerakan tersebut menjadi upaya mengintegrasikan berbagai program perlindungan anak lintas kementerian dan lembaga di Indonesia.

JAKARTA – Pemerintah meluncurkan Gerakan RuangAmanNyamanAnak (RANA) sebagai gerakan nasional untuk memperkuat perlindungan anak melalui penciptaan lingkungan yang aman di keluarga, sekolah, ruang publik hingga ruang digital. Gerakan tersebut menjadi upaya mengintegrasikan berbagai program perlindungan anak lintas kementerian dan lembaga di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan Gerakan RANA merupakan tindak lanjut hasil Rapat Tingkat Menteri pada 23 Juni 2026 yang membahas penguatan koordinasi perlindungan anak.

Menurut Pratikno, perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi masyarakat hingga keluarga.

“Gerakan nasional RANA bertujuan menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak, baik di keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, ruang digital, maupun melalui respons cepat ketika anak menghadapi ancaman,” kata Pratikno saat peluncuran Gerakan RANA dalam Forum Kolaborasi dan Aksi Keluarga Indonesia 2026 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (29/6).

Pemerintah memanfaatkan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 dan dimulainya tahun ajaran baru sebagai momentum untuk mengampanyekan gerakan tersebut secara nasional.

Pratikno menilai tema Harganas tahun ini, “Ayah Wajib Hadir”, menegaskan pentingnya peran ayah dalam membangun lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak. Sementara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) juga akan dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi Gerakan RANA di lingkungan pendidikan.

Gerakan RANA dijalankan melalui lima pilar utama, yakni edukasi publik, penguatan keluarga berkualitas, penyediaan satuan pendidikan dan layanan pengasuhan sementara (daycare) yang aman, perlindungan anak di ruang digital, serta penguatan sistem respons darurat dan pemulihan bagi anak korban kekerasan.

Pemerintah juga akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, melakukan pemantauan berkala terhadap implementasi program, serta mempercepat penanganan kasus kekerasan terhadap anak melalui integrasi berbagai layanan pengaduan dan perlindungan yang telah tersedia.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah turut menyerahkan Keputusan Menko PMK mengenai Satuan Tugas Penguatan Tata Kelola Daycare kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari penguatan sistem pengasuhan anak.

Acara peluncuran juga diisi dengan berbagai kegiatan edukasi keluarga, layanan konseling kesehatan mental, diskusi pengasuhan anak, hingga peluncuran lagu “Satu Jam Bersama” sebagai jingle Gerakan #SatuJamKu yang mengajak keluarga meluangkan waktu berkualitas bersama anak.

Berita Terkait

Mendag Soroti Harga Ayam, Minta Tetap Beri Insentif Peternak
Karnaval Malam Merdeka Meriah, 1.200 UMKM Sajikan Kuliner Gratis untuk Rakyat
Kementerian UMKM Perkuat Standar Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Lebih Pasti dan Mudah Diakses
Tinjau PPLI, Menteri LH Tekankan Pengelolaan Limbah B3 Harus Terlacak dari Hulu ke Hilir
Batman Cafe Hadirkan Hiburan Musik dan Kepedulian Sosial untuk Warga
Menko Airlangga: Sinergi Pemerintah-Dunia Usaha Kunci Perkuat Ekonomi Nasional
bank bjb Catat Laba Semester I 2026 Melonjak 58,8 Persen, Aset Tembus Rp228,2 Triliun
Dies Natalis ke-70 PEFEB UI Jadi Ajang Konsolidasi Alumni dan Penguatan Jejaring
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mendag Soroti Harga Ayam, Minta Tetap Beri Insentif Peternak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Karnaval Malam Merdeka Meriah, 1.200 UMKM Sajikan Kuliner Gratis untuk Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kementerian UMKM Perkuat Standar Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Lebih Pasti dan Mudah Diakses

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Tinjau PPLI, Menteri LH Tekankan Pengelolaan Limbah B3 Harus Terlacak dari Hulu ke Hilir

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Batman Cafe Hadirkan Hiburan Musik dan Kepedulian Sosial untuk Warga

Berita Terbaru

Foto: Seorang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menyampaikan pesan dalam kegiatan PRIMADONA yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Pemkot Jakut Beri Tali Kasih untuk 100 Veteran, Semangat Perjuangan Terus Diwariskan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:29 WIB