Kementerian UMKM Perkuat Inkubator Usaha Demi Cetak 10 Juta Wirausaha Baru pada 2029

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat peran lembaga inkubator usaha sebagai bagian dari strategi nasional untuk mencetak 10 juta wirausaha baru pada 2029.

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat peran lembaga inkubator usaha sebagai bagian dari strategi nasional untuk mencetak 10 juta wirausaha baru pada 2029.

JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat peran lembaga inkubator usaha sebagai bagian dari strategi nasional untuk mencetak 10 juta wirausaha baru pada 2029. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas kewirausahaan sekaligus mempersiapkan Indonesia menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengatakan pelaku usaha yang mengikuti program inkubasi memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang dibandingkan mereka yang membangun usaha tanpa pendampingan.

Menurutnya, lembaga inkubator berperan memberikan pendampingan menyeluruh mulai dari pengembangan ide bisnis, akses pembiayaan, pemasaran, sertifikasi, hingga standardisasi usaha.

“Melalui lembaga inkubator, calon wirausaha dapat memperoleh pendampingan, akses pembiayaan, pemasaran, sertifikasi, dan standardisasi yang dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan,” kata Riza dalam Talkshow UMKM Insight di Jakarta, Senin (29/6).

Ia menjelaskan, penguatan inkubator akan diintegrasikan dengan sejumlah program prioritas Kementerian UMKM, seperti Bursa Wirausaha Unggulan dan Program Kesejahteraan Produktif (Pro-Kesra Produktif). Integrasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target 10 juta wirausaha baru.

Selain itu, Kementerian UMKM juga tengah mengintegrasikan layanan pendampingan inkubasi ke dalam platform SAPA UMKM agar pelaku usaha di berbagai daerah dapat mengakses layanan pengembangan usaha secara lebih mudah, cepat, dan merata.
Di sisi lain, pemerintah juga meningkatkan kualitas proses inkubasi melalui penerapan standar pelatihan, sistem penilaian, serta pemeringkatan lembaga inkubator guna memperkuat kapasitas pendampingan bagi pelaku UMKM.

Dalam kesempatan yang sama, Head of BINUS Incubator Aloysius Bernanda Gunawan menilai minat berwirausaha banyak tumbuh sejak usia muda. Menurutnya, generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat agar mampu membangun usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Sementara itu, Founder Kasisolusi Deryansha Azhary menekankan pentingnya pelatihan kewirausahaan yang aplikatif dan relevan dengan perkembangan bisnis saat ini, termasuk penguatan komunikasi, literasi, dan personal branding melalui platform digital.

Ia mengapresiasi kehadiran platform SAPA UMKM yang dinilai dapat memperluas akses pendampingan bagi pelaku usaha hingga ke berbagai daerah di Indonesia sehingga kesempatan untuk mengembangkan usaha menjadi lebih merata.

Berita Terkait

Airlangga Lepas Diplomat AS Peter Haymond, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia-AS
Airlangga: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi Global dan Indonesia
Airlangga Apresiasi Persetujuan Anggaran, Kemenko Perekonomian Kantongi Rp664 Miliar untuk 2027
Pemerintah Turunkan Bunga Pinjaman PNM Mekar Jadi 8 Persen untuk Dorong Usaha Ultramikro
Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung
PWN 2026 Pertegas Peran Kewirausahaan sebagai Pilar Indonesia Emas 2045
Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha
Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik, Investasi Tembus Rp113,4 Triliun
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 09:46 WIB

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator Usaha Demi Cetak 10 Juta Wirausaha Baru pada 2029

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:10 WIB

Airlangga Lepas Diplomat AS Peter Haymond, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia-AS

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:36 WIB

Airlangga: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi Global dan Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:42 WIB

Airlangga Apresiasi Persetujuan Anggaran, Kemenko Perekonomian Kantongi Rp664 Miliar untuk 2027

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:06 WIB

Pemerintah Turunkan Bunga Pinjaman PNM Mekar Jadi 8 Persen untuk Dorong Usaha Ultramikro

Berita Terbaru