Dari Bali untuk Indonesia, Polaris Mixologist Competition 2026 Perkuat Industri Hospitality dan Pariwisata

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengumuman pemenang Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, Bali, Kamis (23/7/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Pengumuman pemenang Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, Bali, Kamis (23/7/2026). (Dok-Istimewa)

BALI – Pertumbuhan industri pariwisata, sektor hotel, restoran, dan kafe (HORECA), serta meningkatnya budaya dining out di Indonesia terus menciptakan ruang baru bagi perkembangan industri minuman nasional. Tren tersebut tidak hanya mendorong lahirnya berbagai inovasi produk, tetapi juga membuka peluang bagi talenta kreatif untuk menghadirkan kreasi minuman yang mengangkat kekayaan cita rasa Nusantara.

Melihat peluang tersebut, Polaris, merek minuman berkarbonasi produksi PT Tempo Scan Pacific Tbk, kembali menyelenggarakan Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3. Mengusung tema “Spark the Moment”, kompetisi berskala nasional ini menjadi wadah bagi para mixologist dari berbagai daerah untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkuat ekosistem industri food and beverage (F&B), hospitality, dan pariwisata Indonesia.

Penyelenggaraan kompetisi tahun ketiga ini berlangsung lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya. Babak eliminasi dilaksanakan di Jakarta dan Bali sebelum enam finalis terbaik dipertemukan dalam Grand Final yang berlangsung di Bali, pada Kamis (23/7).

Ajang tersebut hadir di tengah prospek positif industri pariwisata nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 15,39 juta, meningkat 10,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut turut mendorong meningkatnya aktivitas restoran, kafe, bar, dan sektor hospitality yang berkontribusi terhadap berkembangnya budaya mixology, kreasi mocktail, cocktail, hingga penggunaan beverage mixer di Indonesia.

Indonesia dinilai memiliki modal besar untuk terus mengembangkan inovasi minuman berbasis kekayaan rempah-rempah dan bahan alami lokal yang berlimpah. Potensi tersebut dinilai mampu menghasilkan produk yang kreatif, autentik, sekaligus memiliki daya saing di tingkat internasional.

Deputy Managing Director Cosmetics, Consumer & Health Care PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, mengatakan bahwa perubahan gaya hidup masyarakat telah menjadikan minuman bukan lagi sekadar pelepas dahaga, tetapi bagian penting dari pengalaman menikmati berbagai aktivitas.

Menurutnya, masyarakat kini semakin menikmati pengalaman meracik minuman sendiri di rumah, bersantai di kafe, menikmati hidangan di restoran, hingga melengkapi perjalanan wisata dengan pengalaman kuliner yang unik. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan akan inovasi dan kreativitas di industri beverage.

“Melalui Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar kompetisi. Kami ingin membangun platform kolaborasi yang mempertemukan talenta, pelaku industri, dan brand untuk bersama-sama menciptakan inovasi minuman yang relevan dengan perkembangan tren konsumen sekaligus mengangkat kekayaan cita rasa Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Polaris melalui semangat Spark the Moment sebagai penggerak kreativitas di industri minuman,” ujar Winny dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (3/8/2026).

Kompetisi tahun ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari para peserta. Ratusan karya dikirimkan oleh peserta yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Maluku.

Babak Grand Final menghadirkan atmosfer kompetisi dengan standar internasional. Enam finalis terbaik terdiri atas tiga peserta dari Jakarta, yakni Deden Supriyatna, Rexi Renaldy Lotong, dan Reza Nanda Firmansyah, serta tiga peserta dari Bali, yaitu I Kadek Buwana, I Dewa Gede Pradana Adiputra, dan I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara.

Seluruh finalis dinilai langsung oleh Arey Barker selaku Head Judge Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 bersama jajaran juri profesional yang telah berpengalaman menjadi penilai pada berbagai kompetisi mixology internasional.

Mengangkat tema “Spark of Nusantara”, para finalis ditantang menciptakan minuman inovatif yang mengangkat karakter khas Indonesia melalui pemanfaatan bahan-bahan lokal serta produk Polaris sebagai elemen utama dalam racikan mereka.

Penilaian dilakukan secara menyeluruh berdasarkan aspek teknik, kreativitas, keseimbangan rasa, presentasi, hingga kemampuan peserta menyampaikan cerita (storytelling) di balik kreasi minuman yang dihasilkan.

Hasil akhir menetapkan Deden Supriyatna sebagai Juara Pertama Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3. Posisi Juara Kedua diraih oleh I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara, sedangkan Rexi Renaldy Lotong menempati posisi Juara Ketiga.

Para pemenang masing-masing memperoleh hadiah sebesar Rp25 juta, Rp10 juta, dan Rp7,5 juta sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kemampuan teknis, serta inovasi yang mereka tampilkan selama kompetisi.

Head Judge Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, Arey Barker, menilai kualitas peserta tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Ia menyebut banyak finalis berhasil memadukan kekayaan bahan baku lokal Indonesia dengan produk Polaris menjadi kreasi minuman yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta mampu menghadirkan cerita di balik setiap racikan.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk terus melahirkan inovasi minuman kreatif yang mampu bersaing di tingkat global apabila didukung oleh kolaborasi antara pelaku industri dan para talenta muda.

Selain menggelar kompetisi utama, Polaris juga memberikan penghargaan Polaris People’s Choice Award melalui sebuah tantangan media sosial yang melibatkan 40 peserta terbaik pada babak eliminasi. Dua peserta dengan konten kreasi minuman menggunakan produk Polaris yang memperoleh tingkat keterlibatan (engagement) tertinggi ditetapkan sebagai pemenang dan memperoleh hadiah khusus.

Di sisi lain, Polaris juga terus memperkuat inovasi produknya untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Portofolio produk yang dikembangkan mencakup kategori Mixer Drink seperti Polaris Soda Water, Polaris Bitter Lemon, Polaris Ginger Ale, serta Polaris Sparkling Water. Sementara kategori Fun Drink meliputi Polaris Coffee Cream dan Polaris Sarsaparila.

Salah satu inovasi terbaru adalah Polaris Sparkling Water, yang menawarkan sensasi karbonasi lebih halus dengan kandungan Zero Sugar, Zero Calorie, dan Zero Sodium, sehingga menjadi alternatif bagi konsumen yang semakin memperhatikan pola hidup sehat tanpa mengurangi pengalaman menikmati minuman berkarbonasi.

Melalui rangkaian produk tersebut, Polaris berupaya menghadirkan pilihan minuman yang tidak hanya dapat dikonsumsi langsung, tetapi juga menjadi dasar berbagai kreasi minuman yang kreatif baik di rumah maupun di industri hospitality.

Winny Yunitawati menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Polaris Mixologist Competition Season 3 semakin memperkuat komitmen perusahaan untuk terus mendukung perkembangan industri beverage nasional.

Menurutnya, ke depan Polaris akan terus menghadirkan berbagai program yang mendorong lahirnya inovasi minuman berbasis kekayaan bahan baku lokal Indonesia. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat industri F&B, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan sektor hospitality, ekonomi kreatif, dan pariwisata nasional dalam jangka panjang.

PT Tempo Scan Pacific Tbk sendiri merupakan perusahaan nasional yang telah berdiri sejak 1953 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Selama lebih dari tujuh dekade, perusahaan bersama Tempo Scan Group mengembangkan berbagai produk farmasi, nutrisi, kosmetik, serta produk konsumen yang telah dikenal luas masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Polaris telah hadir lebih dari satu dekade sebagai merek minuman berkarbonasi bersertifikat halal yang diproduksi di Indonesia. Dengan mengusung semangat “Spark the Moment”, Polaris terus berupaya menjadi bagian dari berkembangnya budaya kreativitas dalam industri minuman melalui inovasi produk maupun penyelenggaraan kompetisi yang memberikan ruang bagi lahirnya talenta-talenta baru di bidang mixology.

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Marina Ajak Perempuan Indonesia #SemakinBersinar, Siapkan Hadiah Mobil Listrik hingga iPhone 17
Airlangga: Kawasan Industri Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Menuju 8 Persen
Kementerian UMKM: Perpres 38/2026 Jadi Fondasi Pengembangan Kewirausahaan Nasional
BRI Siap Jembatani Implementasi Kebijakan DHE SDA demi Menjaga Kelangsungan Industri
Kementerian UMKM-BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan UMK
AHY: TOD Jadi Kunci Membangun Kota Produktif dan Berkelanjutan, Bekasi Disiapkan Jadi Model Nasional
Budi: Gerai UMKM Syariah Sergai Bukan Sekadar Toko, tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Karcher Perkenalkan Metode PDIR di FHI 2026, Strategi Pembersihan Terintegrasi untuk Tingkatkan Standar Industri Hospitality
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Dari Bali untuk Indonesia, Polaris Mixologist Competition 2026 Perkuat Industri Hospitality dan Pariwisata

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Marina Ajak Perempuan Indonesia #SemakinBersinar, Siapkan Hadiah Mobil Listrik hingga iPhone 17

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Airlangga: Kawasan Industri Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Menuju 8 Persen

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Kementerian UMKM: Perpres 38/2026 Jadi Fondasi Pengembangan Kewirausahaan Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:03 WIB

BRI Siap Jembatani Implementasi Kebijakan DHE SDA demi Menjaga Kelangsungan Industri

Berita Terbaru