Airlangga: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi Global dan Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menilai terciptanya perdamaian di Timur Tengah akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian global, termasuk bagi Indonesia. Selain memperbaiki prospek ekonomi dunia, kondisi tersebut juga dinilai mampu memperlancar rantai pasok global yang selama ini terganggu akibat konflik geopolitik.

Pemerintah menilai terciptanya perdamaian di Timur Tengah akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian global, termasuk bagi Indonesia. Selain memperbaiki prospek ekonomi dunia, kondisi tersebut juga dinilai mampu memperlancar rantai pasok global yang selama ini terganggu akibat konflik geopolitik.

JAKARTA – Pemerintah menilai terciptanya perdamaian di Timur Tengah akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian global, termasuk bagi Indonesia. Selain memperbaiki prospek ekonomi dunia, kondisi tersebut juga dinilai mampu memperlancar rantai pasok global yang selama ini terganggu akibat konflik geopolitik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan stabilitas global menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, perdamaian akan meningkatkan kepastian pasar sekaligus memperkuat kepercayaan investor.

“Perdamaian selalu membuat hasil positif terhadap global outlook dan memperbaiki supply chain. Dua hal itu sangat berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia,” kata Airlangga dalam program Top Economy Metro TV, Sabtu (27/6).

Airlangga menjelaskan ketidakpastian akibat konflik geopolitik membuat investor lebih berhati-hati dalam menanamkan modal. Meski demikian, kawasan Indo-Pasifik masih dinilai menjadi tujuan investasi yang menarik karena didukung pertumbuhan ekonomi ASEAN di atas 4 persen dan stabilitas kawasan.

Di dalam negeri, pemerintah terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui koordinasi kebijakan fiskal dan moneter. Langkah tersebut diharapkan mampu menahan tekanan arus modal keluar sekaligus menjaga likuiditas perbankan.

Selain itu, pemerintah juga memperluas akses pasar melalui proses aksesi Indonesia ke OECD, penyelesaian perundingan IEU-CEPA dengan Uni Eropa, serta keikutsertaan dalam CPTPP. Airlangga menyebut langkah tersebut akan membuka peluang ekspor yang lebih besar sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tengah perubahan lanskap ekonomi global.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada semester II 2026, pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun. Stimulus tersebut mencakup sektor transportasi dan pariwisata, program magang dan vokasi, serta bantuan pangan.
Pemerintah juga memperkuat strategi diversifikasi sumber energi dan bahan baku guna mengurangi ketergantungan terhadap satu negara pemasok. Di sektor pangan, pemerintah mengantisipasi potensi dampak El Nino melalui peningkatan produksi pertanian dan program pompanisasi di daerah rawan kekeringan.

Airlangga optimistis fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian global.

“Ekonomi Indonesia dasarnya solid. Dan usahanya kuat. Jadi resilient. Makanya kita akan terus dorong agar selain resilience, nanti bisa memakmurkan masyarakatnya,” ujarnya.

Berita Terkait

Airlangga Apresiasi Persetujuan Anggaran, Kemenko Perekonomian Kantongi Rp664 Miliar untuk 2027
Pemerintah Turunkan Bunga Pinjaman PNM Mekar Jadi 8 Persen untuk Dorong Usaha Ultramikro
Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung
PWN 2026 Pertegas Peran Kewirausahaan sebagai Pilar Indonesia Emas 2045
Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha
Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik, Investasi Tembus Rp113,4 Triliun
Pemerintah Perkuat Validasi Data KEK untuk Ukur Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:36 WIB

Airlangga: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi Global dan Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:42 WIB

Airlangga Apresiasi Persetujuan Anggaran, Kemenko Perekonomian Kantongi Rp664 Miliar untuk 2027

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:06 WIB

Pemerintah Turunkan Bunga Pinjaman PNM Mekar Jadi 8 Persen untuk Dorong Usaha Ultramikro

Senin, 22 Juni 2026 - 13:34 WIB

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:06 WIB

PWN 2026 Pertegas Peran Kewirausahaan sebagai Pilar Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru