BGN Prioritaskan Program MBG di Daerah dengan Angka Stunting Tinggi

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah yang memiliki angka stunting tinggi sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan persoalan gizi nasional.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah yang memiliki angka stunting tinggi sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan persoalan gizi nasional.

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah yang memiliki angka stunting tinggi sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan persoalan gizi nasional.

Pemetaan wilayah prioritas dilakukan berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang saat ini tengah disinkronkan oleh BGN agar pelaksanaan program dapat tepat sasaran.

“Sebagaimana saya sampaikan kemarin terkait daerah 3T, kami menyisir berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Sudah ada wilayahnya, provinsi mana, kabupaten mana, kecamatan mana, hingga desanya. Saat ini data tersebut sedang kami sinkronkan sehingga daerah yang menjadi prioritas dapat segera kami fokuskan, terutama wilayah yang memiliki angka stunting tinggi,” kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Sabtu (1/8).

Pria yang akrab disapa Mas Dar itu menjelaskan fokus pelaksanaan MBG tidak hanya menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tetapi juga daerah lain yang memiliki prevalensi stunting tinggi berdasarkan hasil pemetaan pemerintah.

Menurut dia, selain Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT), sejumlah kabupaten di wilayah Sumatera dan Jawa juga tercatat memiliki angka stunting yang masih tinggi sehingga membutuhkan intervensi gizi secara cepat.

“3T ini sama dengan angka stuntingnya tinggi. Enggak hanya di Papua, tapi juga di NTT, di beberapa wilayah yang lain termasuk, ada beberapa temuan di beberapa kabupaten di Jawa yang memang angka stuntingnya cukup tinggi,” ujarnya.

BGN menargetkan Program Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, terutama anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah dengan tingkat stunting tinggi.

Melalui sinkronisasi data bersama Kementerian Kesehatan, pemerintah berharap penyaluran program dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga intervensi gizi mampu memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Berita Terkait

Dari Bali, Kapolri Listyo Sigit Serukan Penguatan Kepemimpinan Polwan Indonesia
Musda XI Golkar Jakbar : Ryanald Jonathan terpilih menjadi Ketua Baru DPD Partai Golkar Jakarta Barat Masa Bakti 2025 – 2030
Nusron Wahid: Hormati Proses Hukum KPK, Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Berjalan
Gus Ipul Bantah Dana Suap HGB Summarecon Bogor Mengalir ke Muktamar NU 2026
Tito Dorong Pemda Segera Gunakan Rp760 Miliar untuk Tangani Karhutla
HUT ke-16 BNPP, Mendagri Soroti Capaian dan Upaya Penguatan Pengelolaan Perbatasan
KPK Geledah Kantor ATR/BPN: Kejar Aliran Uang Kasus HGB Summarecon, Nusron Wahid Menghilang 
Pramono Anung Resmikan Markas Baru PMI DKI, Layanan Kemanusiaan Siaga 24 Jam
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:12 WIB

Dari Bali, Kapolri Listyo Sigit Serukan Penguatan Kepemimpinan Polwan Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 17:03 WIB

Musda XI Golkar Jakbar : Ryanald Jonathan terpilih menjadi Ketua Baru DPD Partai Golkar Jakarta Barat Masa Bakti 2025 – 2030

Jumat, 18 September 2026 - 15:43 WIB

Nusron Wahid: Hormati Proses Hukum KPK, Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Berjalan

Jumat, 18 September 2026 - 15:21 WIB

Gus Ipul Bantah Dana Suap HGB Summarecon Bogor Mengalir ke Muktamar NU 2026

Kamis, 17 September 2026 - 18:39 WIB

Tito Dorong Pemda Segera Gunakan Rp760 Miliar untuk Tangani Karhutla

Berita Terbaru