GNK Apresiasi Kinerja Kapolri Jaga Stabilitas Nasional, Nilai Kondusivitas Jadi Fondasi Investasi dan Pembangunan

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Dok-Istimewa)

Foto: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah berbagai dinamika yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, institusi kepolisian dinilai mampu mempertahankan stabilitas keamanan nasional sehingga aktivitas masyarakat dan roda perekonomian tetap berjalan dengan baik.

Apresiasi tersebut disampaikan Inisiator GNK, Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, yang menilai situasi keamanan yang relatif kondusif saat ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada kebijakan pimpinan, tetapi juga pada dedikasi personel di lapangan yang terus menjalankan tugas pengamanan, pencegahan, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam situasi yang penuh tantangan seperti sekarang, Polri telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengapresiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran yang terus bekerja secara profesional sehingga kondisi nasional tetap aman dan kondusif,” ujar Habib Syakur dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, stabilitas keamanan yang terjaga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal. Selain itu, dunia usaha juga dapat beroperasi dengan lebih tenang sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Habib Syakur secara khusus menyoroti peran Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri yang dinilainya memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas keamanan melalui langkah-langkah deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Ia mengatakan bahwa keberhasilan menjaga situasi kondusif tidak lepas dari kerja intelijen yang dilakukan secara sistematis, profesional, dan penuh kehati-hatian. Meski kerap berlangsung di balik layar dan tidak banyak diketahui publik, menurutnya fungsi intelijen merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah munculnya konflik maupun gangguan keamanan yang lebih luas.

“Kita juga patut memberikan apresiasi kepada Baintelkam Polri yang bekerja secara senyap, profesional, dan penuh kehati-hatian dalam memetakan potensi gangguan keamanan. Kerja-kerja intelijen seperti inilah yang sering tidak terlihat oleh masyarakat, tetapi memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga keamanan nasional,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah munculnya perhatian publik terkait keberadaan pagar pengaman berukuran tinggi di sejumlah kawasan pusat perbelanjaan di Jakarta dan sekitarnya. Keberadaan pagar tersebut sempat memunculkan beragam spekulasi di ruang publik mengenai kondisi keamanan.

Namun demikian, Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya telah memberikan penjelasan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap berada dalam kondisi yang aman serta terkendali. Penjelasan tersebut sekaligus menjadi upaya memberikan kepastian kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum tentu benar.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Pramono Anung juga telah mengimbau pengelola pusat perbelanjaan untuk membongkar pagar pengaman tinggi tersebut. Imbauan itu didasarkan pada penilaian bahwa kondisi keamanan di Jakarta dan wilayah sekitarnya tetap kondusif sehingga tidak diperlukan langkah pengamanan tambahan yang berpotensi menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.

Habib Syakur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu keresahan sosial. Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga negara.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang damai, tidak mudah terprovokasi, serta terus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan. Kondusivitas merupakan modal penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa stabilitas keamanan memiliki hubungan erat dengan iklim investasi. Dalam pandangannya, investor, baik dari dalam maupun luar negeri, akan lebih percaya menanamkan modal apabila suatu daerah maupun negara memiliki tingkat keamanan yang baik dan kepastian hukum yang terjaga.

Menurut Habib Syakur, masuknya investasi akan memberikan dampak berantai terhadap pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas industri, serta bertambahnya peluang usaha bagi masyarakat.

“Iklim investasi sangat dipengaruhi oleh situasi keamanan. Ketika masyarakat bersama aparat mampu menjaga kondusivitas, maka kepercayaan dunia usaha akan semakin kuat untuk terus berinvestasi. Pada akhirnya, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya aktivitas ekonomi, dan bertambahnya kesejahteraan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa keberhasilan menjaga stabilitas nasional memerlukan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pembangunan nasional dapat berjalan secara berkesinambungan.

Di sisi lain, penguatan komunikasi publik juga dianggap penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan akurat mengenai situasi keamanan. Dengan demikian, ruang bagi munculnya disinformasi maupun spekulasi yang berpotensi menimbulkan keresahan dapat diminimalkan.

Melalui apresiasi tersebut, GNK berharap Polri dapat terus mempertahankan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Organisasi tersebut juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif sebagai prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi, masuknya investasi, dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Buntuti Nasabah Bank, Enam Pelaku Curanmor dan Perampasan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya
Mendagri-Tito dan Nusron Teken SEB, Percepat Layanan BPHTB dan Sertifikat Tanah
E-Sports Kapolri Cup 2026 Buka Ruang Talenta Digital, Polri Tekankan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas
Kemnaker Integrasikan Data Lintas Instansi Hadapi Era AI dan Otomatisasi
Rapat Pleno Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Tunjuk Simon Benoni Laratmase sebagai Dewan Pengawas
Menko Polkam Djamari Dorong LPM Jadi Booster Program Pemerintah
BGN Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG di Sekolah
Wamendagri Bima Arya Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Berkelanjutan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Buntuti Nasabah Bank, Enam Pelaku Curanmor dan Perampasan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Mendagri-Tito dan Nusron Teken SEB, Percepat Layanan BPHTB dan Sertifikat Tanah

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

E-Sports Kapolri Cup 2026 Buka Ruang Talenta Digital, Polri Tekankan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kemnaker Integrasikan Data Lintas Instansi Hadapi Era AI dan Otomatisasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Rapat Pleno Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Tunjuk Simon Benoni Laratmase sebagai Dewan Pengawas

Berita Terbaru

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) membagikan bantuan sosial berupa 81 paket sembako kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (11/8).

Hukum & Kriminal

Kemenimipas Bagikan 81 Paket Sembako untuk Warga di HUT ke-81 RI

Selasa, 11 Agu 2026 - 09:25 WIB