Buka Munas XI APRISINDO, Airlangga Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperkuat daya saing industri alas kaki nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperkuat daya saing industri alas kaki nasional.

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperkuat daya saing industri alas kaki nasional. Hal tersebut disampaikan Airlangga saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO) secara virtual, Kamis (22/1).

Airlangga menyebut industri alas kaki merupakan salah satu pilar utama sektor padat karya nasional yang berperan penting sebagai penyangga perekonomian dan penyerap tenaga kerja. Pada kuartal III 2025, industri alas kaki tercatat berkontribusi sebesar 1,2 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan.

Dari sisi ketenagakerjaan, sektor ini menyerap sekitar 921 ribu tenaga kerja per Februari 2025, sehingga dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian global, industri alas kaki nasional menunjukkan tingkat resiliensi yang kuat. Pada 2024, nilai ekspor industri alas kaki tumbuh 13,13 persen dan mencapai US$7,28 miliar,” kata Airlangga.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan daya saing industri alas kaki Indonesia yang tetap terjaga di pasar global. Kepercayaan investor juga dinilai terus meningkat, tercermin dari realisasi penanaman modal asing (PMA) yang mencapai US$859 juta pada 2024 dan US$803 juta hingga semester I 2025.

Tingginya minat investasi ini sejalan dengan tingkat utilisasi industri yang konsisten berada di atas 80 persen, menandakan kapasitas produksi yang optimal dan prospek usaha yang positif,” ujarnya.
Meski demikian, Airlangga mengingatkan sektor ini masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kebijakan tarif resiprokal sebesar 19 persen di pasar Amerika Serikat. Pemerintah berharap implementasi Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dapat membuka akses pasar yang lebih luas.

Di tahun ini kita persiapkan agar implementasi IEU-CEPA bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” kata Airlangga.
Untuk menjaga resiliensi industri alas kaki, pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen kebijakan, di antaranya penguatan pasar domestik melalui Permendag Nomor 23 Tahun 2025 terkait pengaturan impor barang konsumsi, stimulus fiskal melalui kebijakan PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah, serta penyediaan Kredit Investasi Padat Karya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong kemudahan ekspor melalui optimalisasi kawasan berikat dan penyederhanaan prosedur ekspor, serta berkomitmen menciptakan ekosistem usaha yang kondusif melalui reformasi regulasi ketenagakerjaan dan penguatan kualitas sumber daya manusia industri.

Airlangga menilai Munas XI APRISINDO menjadi momentum penting untuk menetapkan arah kebijakan organisasi yang adaptif dan visioner dalam mengawal transformasi ekonomi dan penerapan standar keberlanjutan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, industri alas kaki Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tampil sebagai pemimpin di pasar global,” ujarnya.

Airlangga pun menyampaikan apresiasi kepada APRISINDO atas kontribusinya selama 37 tahun sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan industri alas kaki nasional. Ia berharap Munas XI APRISINDO dapat menghasilkan keputusan strategis yang mendorong pertumbuhan industri padat karya dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan

Berita Terkait

Airlangga: Kawasan Industri Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Menuju 8 Persen
Kementerian UMKM: Perpres 38/2026 Jadi Fondasi Pengembangan Kewirausahaan Nasional
BRI Siap Jembatani Implementasi Kebijakan DHE SDA demi Menjaga Kelangsungan Industri
Kementerian UMKM-BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan UMK
AHY: TOD Jadi Kunci Membangun Kota Produktif dan Berkelanjutan, Bekasi Disiapkan Jadi Model Nasional
Budi: Gerai UMKM Syariah Sergai Bukan Sekadar Toko, tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Karcher Perkenalkan Metode PDIR di FHI 2026, Strategi Pembersihan Terintegrasi untuk Tingkatkan Standar Industri Hospitality
Pratikno: Gernas RANA Jadi Fondasi Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Airlangga: Kawasan Industri Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Menuju 8 Persen

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Kementerian UMKM: Perpres 38/2026 Jadi Fondasi Pengembangan Kewirausahaan Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:03 WIB

BRI Siap Jembatani Implementasi Kebijakan DHE SDA demi Menjaga Kelangsungan Industri

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kementerian UMKM-BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan UMK

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:07 WIB

AHY: TOD Jadi Kunci Membangun Kota Produktif dan Berkelanjutan, Bekasi Disiapkan Jadi Model Nasional

Berita Terbaru

Muhammad FA Wibowo (tengah) dari Indonesia, menjadi Juara I lomba gokart, pada IAME Seri Round 5 di South Garda Karting, Lonato Italia, pada musim kompetisi 2026. (Foto: Ist.)

Otomatif

Muhammad FA Wibowo Raih Kemenangan Kedua di Italia

Minggu, 2 Agu 2026 - 20:48 WIB

Foto: Ilustrasi Polemik Mutasi Pendeta HKBP Balaraja. Isu pemindahan Pendeta Marganda Tampubolon memicu reaksi dari sejumlah jemaat yang mendesak pimpinan HKBP memberikan penjelasan secara terbuka.

Organisasi Masyarakat

Mutasi Pendeta HKBP Balaraja Diprotes, Jemaat Minta Penjelasan Terbuka

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:46 WIB