Prabowo Kirim Sinyal ke Pasar: Indonesia Incorporated, Kepastian Hukum, dan Optimisme Ekonomi Jadi Kunci Undang Investasi

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan ekonomi nasional dengan menempatkan kolaborasi, kepastian hukum, dan optimisme pertumbuhan sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan pasar.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan ekonomi nasional dengan menempatkan kolaborasi, kepastian hukum, dan optimisme pertumbuhan sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan pasar.

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan ekonomi nasional dengan menempatkan kolaborasi, kepastian hukum, dan optimisme pertumbuhan sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan pasar.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam forum Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Senin (16/2).

Di hadapan jajaran menteri kabinet, duta besar negara sahabat, ekonom, akademisi, dan pelaku usaha, Prabowo menekankan tiga pilar strategis ekonomi nasional, yakni konsep Indonesia Incorporated, keyakinan terhadap prospek pertumbuhan ekonomi, serta komitmen kuat terhadap penegakan hukum yang adil dan pasti.

Arahan tersebut disampaikan di tengah perhatian pelaku pasar global, menyusul keputusan lembaga pemeringkat Moody’s yang menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2. Penilaian itu menyoroti pentingnya peningkatan prediktabilitas kebijakan dan kualitas tata kelola.

Indonesia Incorporated untuk Ekonomi Inklusif
Prabowo memperkenalkan Indonesia Incorporated sebagai kerangka kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah. Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin,” ujar Prabowo.

Konsep tersebut dipandang sebagai sinyal kebijakan inklusif bagi investor, karena mendorong nilai tambah di sepanjang rantai pasok, dari pengelolaan aset strategis negara hingga peran UMKM dan koperasi desa. Pemerintah ingin memastikan pertumbuhan tidak hanya terkonsentrasi pada segelintir sektor atau pelaku usaha.

Optimisme Ekonomi Berbasis Fundamental
Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap kinerja ekonomi nasional pada 2026. Ia menilai konsumsi masyarakat di daerah menunjukkan tren peningkatan, berdasarkan laporan langsung dari kepala daerah dan pelaku usaha.

Saya percaya bahwa ekonomi kita akan sangat baik tahun ini,” kata Prabowo.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 mencapai 5,6 persen, lebih tinggi dari target resmi sebelumnya. Pada 2025, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,11 persen dengan dukungan cadangan devisa yang dinilai masih solid.

Kepastian Hukum Jadi Penopang Investasi
Selain pertumbuhan, Prabowo menekankan pentingnya kepastian hukum sebagai syarat utama iklim investasi yang sehat. Ia menegaskan penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan tidak menimbulkan ketidakpastian.

Kita harus tegakkan hukum dengan baik, tetapi tidak boleh ada miscarriage of justice. Hanya dengan kepastian hukum, kita bisa menjamin stabilitas dan ketenangan bagi rakyat,” ujarnya.

Bagi investor, komitmen tersebut dinilai krusial karena menyangkut kepastian berusaha, perlindungan hukum, serta konsistensi kebijakan dalam jangka panjang.

Bangun Kepercayaan Pasar Global
Pesan Presiden dalam forum IEO 2026 dinilai sebagai upaya pemerintah merespons dinamika global dan persepsi pasar dengan pendekatan yang lebih terukur. Pemerintah menegaskan kepercayaan pasar tidak dibangun semata lewat optimisme, melainkan melalui konsistensi kebijakan, transparansi tata kelola, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap Indonesia tidak hanya mampu menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan investasi utama di kawasan.

Berita Terkait

Dubes Iran Temui Tokoh Islam RI, Minta Dukungan Kampanye Anti-Perang dan Serukan Persatuan Umat
Iman, Pengorbanan dan Toleransi: Video Jumat Agung Erdi Surbakti Sentuh Kesadaran Publik
Tanpa Tawar-menawar, Bea Cukai Musnahkan MMEA Berlebih: Hukum Bicara Tegas
Paradigma Baru Pemajuan Kebudayaan di Surabaya Picu Dinamika: Antara Penataan dan Kegelisahan Pelaku Seni
Bazar Rakyat 2026 di Monas Dongkrak UMKM, Produk Lokal Laris Manis Pascale baran
17 Perusahaan RI Unjuk Produk Pangan di China Food Trade Fair 2026, Bidik Pasar Tiongkok
Distrik Kiwirok Berangsur Kondusif: Strategi Humanis Satgas Cartenz Sentuh Langsung Masyarakat
Stop Teror di Tanah Papua, Tokoh Kamoro Dorong Tindakan Tegas Aparat terhadap KKB
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:00 WIB

Dubes Iran Temui Tokoh Islam RI, Minta Dukungan Kampanye Anti-Perang dan Serukan Persatuan Umat

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WIB

Iman, Pengorbanan dan Toleransi: Video Jumat Agung Erdi Surbakti Sentuh Kesadaran Publik

Kamis, 2 April 2026 - 20:59 WIB

Tanpa Tawar-menawar, Bea Cukai Musnahkan MMEA Berlebih: Hukum Bicara Tegas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:46 WIB

Paradigma Baru Pemajuan Kebudayaan di Surabaya Picu Dinamika: Antara Penataan dan Kegelisahan Pelaku Seni

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:16 WIB

Bazar Rakyat 2026 di Monas Dongkrak UMKM, Produk Lokal Laris Manis Pascale baran

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi kritik sosial terhadap pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta yang dinilai kerap mengorbankan warga melalui penggusuran paksa serta rawan disusupi praktik korupsi dalam pengadaan lahan

Opini

RTH atau Lahan Basah Korupsi? Warga Jadi Tumbal

Sabtu, 4 Apr 2026 - 06:08 WIB