Jakarta – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menerima kunjungan Werner Weiglein, pemerhati dan pecinta budaya Indonesia asal Jerman, di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Jumat (28/2). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.
Werner Weiglein dikenal sebagai pendiri sekaligus pengelola Museum Papua Gelnhausen, sebuah museum etnografi di Gelnhausen, Jerman, yang menyimpan koleksi budaya Papua dalam jumlah besar dan bernilai penting. Museum tersebut dinilai berperan strategis dalam memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada masyarakat Eropa.
Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas dedikasi Werner yang selama puluhan tahun konsisten mendokumentasikan dan mempromosikan kebudayaan Nusantara. Menurut Fadli, koleksi yang dimiliki Werner tidak hanya dihimpun, tetapi juga dilengkapi dengan narasi yang komprehensif.
Beliau mendata koleksi ini sekaligus menuliskannya menjadi narasi yang cukup lengkap,” ujar Fadli.
Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan Bambang Wibawarta, yang menilai koleksi etnografi Papua di Museum Papua Gelnhausen memiliki nilai dokumentasi dan edukasi yang tinggi.
Ekspedisi Budaya hingga Karya Tulis
Werner Weiglein telah mengoleksi berbagai benda budaya Indonesia sejak 1970-an. Pada dekade 1980-an, ia melakukan sejumlah perjalanan dan ekspedisi ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sulawesi dan Papua. Pengalaman tersebut kemudian dituangkan dalam berbagai karya tulis yang mendokumentasikan perjalanan dan kekayaan budaya yang ditemuinya.
Dalam pertemuan tersebut, Fadli juga mengapresiasi buku karya Werner berjudul Expeditionen durch Indonesien, yang ditulis bersama Herwig Zahorka. Buku ini memadukan dokumentasi visual dengan narasi yang menggambarkan keragaman budaya dan sosial Indonesia.
Kita bisa melakukan lebih dari ini, dan semua foto dalam buku ini adalah hasil dokumentasi sendiri,” ujar Werner.
Selain dikenal sebagai pemerhati budaya, Werner juga tercatat sebagai pemegang rekor pendakian ke Puncak Carstensz di Pegunungan Jayawijaya sebanyak 36 kali. Rekor tersebut mencerminkan kedekatan Werner dengan Indonesia, tidak hanya dari sisi budaya, tetapi juga lanskap alam Nusantara.
Perkuat Soft Power Budaya
Pertemuan ini turut dihadiri Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti, Staf Ahli Menteri Kebudayaan Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya, serta Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda.
Melalui pertemuan tersebut, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat diplomasi budaya dengan berbagai mitra internasional.
Pelestarian, dokumentasi, dan promosi budaya Indonesia di luar negeri dinilai menjadi bagian penting dari strategi pemajuan kebudayaan sebagai soft power Indonesia di panggung global.



































