Pemprov DKI Gandeng Institusi Global untuk Perkuat Riset Kebijakan, Targetkan Jakarta Masuk 50 Kota Terbaik Dunia

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta (Bappeda) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific guna memperkuat riset kebijakan pembangunan yang berbasis data dan penelitian ilmiah. (Dok-Istimewa)

Foto: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta (Bappeda) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific guna memperkuat riset kebijakan pembangunan yang berbasis data dan penelitian ilmiah. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta (Bappeda) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific guna memperkuat riset kebijakan pembangunan yang berbasis data dan penelitian ilmiah. Kemitraan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pembangunan kota sekaligus mendorong Jakarta masuk dalam jajaran Top 50 Global Cities pada tahun 2030.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, dan Founding Rector Georgetown SFS Asia Pacific (GSAP) sekaligus Ketua Pengurus Yayasan Georgetown Asia Pacific, Yuhki Tajima. GSAP sendiri merupakan institusi pendidikan yang berbasis di Jakarta dan merupakan bagian dari Georgetown University di Amerika Serikat.

Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan riset kebijakan publik yang dapat mendukung perencanaan pembangunan jangka panjang Jakarta. Kedua pihak akan bekerja sama dalam pelaksanaan penelitian kebijakan pembangunan, pemanfaatan data dan informasi riset, serta publikasi dan diseminasi hasil penelitian kepada para pemangku kepentingan.

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas perumusan kebijakan pembangunan kota yang lebih terukur dan berbasis bukti.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat proses perumusan kebijakan pembangunan Jakarta yang berbasis data dan penelitian ilmiah, sehingga pemerintah mampu merespons berbagai tantangan perkotaan secara lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Atika dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).

Sementara itu, Yuhki Tajima menilai kemitraan antara pemerintah daerah dan institusi akademik menjadi faktor penting dalam menghasilkan kebijakan publik yang kuat dan kredibel.

Menurutnya, kerja sama ini membuka ruang bagi pengembangan kebijakan berbasis riset melalui pendekatan ilmiah serta kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif dan berbasis bukti ilmiah untuk mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan,” kata Tajima.

Dalam implementasinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyediakan data yang relevan bagi kebutuhan penelitian, memfasilitasi koordinasi lintas instansi, serta memberikan dukungan administratif yang diperlukan selama proses riset berlangsung.

Di sisi lain, GSAP akan menjalankan berbagai kegiatan penelitian, menyusun laporan serta rekomendasi kebijakan, dan menghadirkan kontribusi keahlian akademik dari para peneliti serta tenaga pengajar yang terlibat dalam program tersebut.

Kedua pihak juga menegaskan komitmen untuk menjaga independensi akademik dalam seluruh proses penelitian. Hal ini dilakukan guna memastikan integritas metode penelitian, objektivitas analisis, serta kredibilitas hasil riset yang dihasilkan.

Kemitraan strategis antara Bappeda DKI Jakarta dan GSAP ini direncanakan berlangsung selama lima tahun. Dalam periode tersebut, kolaborasi diharapkan mampu memperkuat ekosistem kebijakan publik berbasis bukti sekaligus mendorong inovasi dalam tata kelola pembangunan perkotaan.

Selain itu, kerja sama ini juga dinilai sebagai langkah penting dalam mempertemukan kebutuhan pemerintah daerah dengan kapasitas penelitian akademik internasional. Dengan dukungan riset yang kuat, pemerintah daerah diharapkan dapat merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih adaptif terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan perkotaan.

Peran Bappeda dalam Perencanaan Pembangunan

Sebagai unsur perencanaan pembangunan daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta memiliki peran strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan di ibu kota. Lembaga ini menjalankan fungsi perencanaan yang terintegrasi, berbasis data, serta berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan fungsi penelitian dan pengembangan di lingkungan Bappeda dilakukan melalui Pusat Riset dan Inovasi Daerah (PRID). Unit ini bertugas menyelenggarakan penelitian, pengkajian, pengembangan, serta penerapan inovasi daerah yang mendukung proses pengambilan kebijakan pemerintah.

Melalui penguatan riset dan inovasi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya membangun ekosistem kebijakan publik yang lebih modern, transparan, dan berbasis bukti ilmiah. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pembangunan Jakarta mampu menjawab tantangan perkotaan di masa depan sekaligus meningkatkan daya saing kota di tingkat global.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Pemuda Pencari Keadilan Laporkan Dugaan Penyimpangan Keuangan PT PLN ke Jampidsus Kejagung RI
AHY: Infrastruktur Harus Tekan Biaya Hidup dan Buka Peluang Ekonomi Masyarakat
PWNU Kaltara Luruskan Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026: Tidak Ada Penolakan terhadap Pesantren Lirboyo
Pasca Konbes Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Diharapkan Lahir Program Nyata untuk Penguatan Umat dan Bangsa
Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden Ke-7 RI Joko Widodo
Aliansi MATA Papua Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan APBD Dana Hibah hingga Anggaran Club Persemay ke Kejagung dan KPK RI 
Menembus Ribuan Kilometer dari Papua Pegunungan, PWNU Hadiri Munas dan Konbes NU di Kediri
Aliansi Profesi Advokat Maluku Adukan Teddy Indra Wijaya ke Ombudsman, Ajukan Lima Dugaan Maladministrasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:47 WIB

Pemuda Pencari Keadilan Laporkan Dugaan Penyimpangan Keuangan PT PLN ke Jampidsus Kejagung RI

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

AHY: Infrastruktur Harus Tekan Biaya Hidup dan Buka Peluang Ekonomi Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:33 WIB

PWNU Kaltara Luruskan Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026: Tidak Ada Penolakan terhadap Pesantren Lirboyo

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Pasca Konbes Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Diharapkan Lahir Program Nyata untuk Penguatan Umat dan Bangsa

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:32 WIB

Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden Ke-7 RI Joko Widodo

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra membahas penguatan kelembagaan dan penyelarasan fungsi koordinasi kementeriannya bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Jakarta, Kamis (25/6).

Hukum & Kriminal

Yusril dan MenPANRB Bahas Penguatan Kelembagaan Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:57 WIB