Pemerintah Luncurkan Program PINISI untuk Perkuat Intermediasi dan Dorong Ekonomi

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah meluncurkan Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Pemerintah meluncurkan Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

JAKARTA — Pemerintah meluncurkan Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program ini menjadi wujud kolaborasi antar lembaga untuk mempercepat intermediasi pembiayaan ke sektor riil.

PINISI merupakan bentuk sinergi lintas lembaga untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Airlangga dalam acara peluncuran di Jakarta, Senin (27/4).
Program PINISI dirancang sebagai strategi komunikasi dan koordinasi kebijakan makroprudensial guna mendorong intermediasi yang optimal, seimbang, dan inklusif. Melalui forum ini, pemerintah mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari otoritas keuangan, perbankan, hingga pelaku usaha.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menekankan pentingnya penguatan koordinasi antarotoritas untuk menjaga stabilitas ekonomi. Ia menyebut kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran terus dioptimalkan untuk mendukung pembiayaan sektor riil.

Di tengah tantangan global, pemerintah menilai perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang kuat. Hal ini didukung oleh konsumsi domestik, stabilitas sistem keuangan, serta kinerja sektor eksternal yang tetap solid.

Pemerintah juga mendorong akselerasi pada sejumlah sektor prioritas seperti hilirisasi, ketahanan pangan, manufaktur, dan ekonomi digital. Dalam konteks ini, penguatan intermediasi sektor jasa keuangan dinilai penting untuk memperluas akses pembiayaan produktif, terutama bagi UMKM.

Selain itu, realisasi kredit program hingga Maret 2026 tercatat mencapai Rp78,39 triliun atau sekitar 25 persen dari target tahunan. Pemerintah juga membentuk satuan tugas untuk mempercepat implementasi program serta mengatasi hambatan di sektor riil.

Airlangga berharap kehadiran PINISI mampu meningkatkan optimisme dunia usaha serta memperkuat aliran pembiayaan ke sektor produktif.
“Dengan PINISI, diharapkan intermediasi semakin mengalir ke sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat,” ujarnya.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam peluncuran tersebut, antara lain Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, serta perwakilan kementerian, perbankan, dan pelaku usaha.

Berita Terkait

Mendagri Tito Siapkan 3 Langkah Atasi Daerah Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Media Gathering Pemkot Jaktim, Munjirin Ajak Pers Bangun Komunikasi Terbuka dan Berimbang
BPA Lelang Aset Rampasan Benny Tjokro Rp129,15 Miliar, 16 Apartemen dan 24 Bidang Tanah Laku Terjual
Mushajuku Bekasi Bidik Legalitas IBCA MMA, Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter Generasi Muda
Yusril: Perpres Pertahanan Negara Bukan Aturan Khusus soal LGBTQ, Tak Boleh Jadi Dasar Persekusi
Menteri UMKM Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital dan Naikkan Daya Saing Pelaku Usaha
Forum Nasional Ikatan Alumni PTKIN Didorong Menjadi Motor Penguatan Islam Rahmatan lil ‘Alamin dan Persatuan Bangsa
Nama Jawa Barat Diusulkan Jadi Pasundan, Ini Alasan Hukum dan Sejarah yang Disampaikan Susane
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Mendagri Tito Siapkan 3 Langkah Atasi Daerah Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Media Gathering Pemkot Jaktim, Munjirin Ajak Pers Bangun Komunikasi Terbuka dan Berimbang

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPA Lelang Aset Rampasan Benny Tjokro Rp129,15 Miliar, 16 Apartemen dan 24 Bidang Tanah Laku Terjual

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:14 WIB

Mushajuku Bekasi Bidik Legalitas IBCA MMA, Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter Generasi Muda

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:27 WIB

Yusril: Perpres Pertahanan Negara Bukan Aturan Khusus soal LGBTQ, Tak Boleh Jadi Dasar Persekusi

Berita Terbaru