JAKARTA – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk resmi mengoperasikan Gerbang Ancol–JIS sebagai akses baru yang menghubungkan secara langsung kawasan wisata Ancol dengan Jakarta International Stadium (JIS) beberapa waktu lalu. Kehadiran gerbang tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat konektivitas kawasan Jakarta Utara sekaligus mendukung pengembangan sistem transportasi yang lebih terintegrasi di Ibu Kota.
Peresmian Gerbang Ancol–JIS dilakukan dalam rangkaian program “Jakarta Terhubung” yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta. Acara tersebut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi, sebagai simbol sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam membangun infrastruktur perkotaan yang modern.
Pengoperasian akses baru ini diharapkan mampu menghadirkan kemudahan mobilitas masyarakat menuju dua kawasan strategis di Jakarta Utara, yakni destinasi wisata Ancol dan kawasan olahraga berskala internasional JIS. Selain itu, keberadaan gerbang tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Gerbang Ancol–JIS terintegrasi langsung dengan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bersama BTN yang dibangun melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank BTN, Stasiun KRL Jakarta International Stadium, serta kawasan rekreasi Ancol. Integrasi tersebut menciptakan jalur konektivitas yang memudahkan masyarakat berpindah dari moda transportasi publik menuju pusat olahraga maupun kawasan wisata tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, mengatakan pembangunan Gerbang Ancol–JIS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi Jakarta menjadi kota yang semakin terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan akses baru tersebut bukan sekadar menambah pintu masuk menuju kawasan Ancol, melainkan menjadi bagian dari pengembangan ekosistem perkotaan yang menghubungkan aktivitas rekreasi, olahraga, budaya, hingga mobilitas masyarakat dalam satu kawasan yang saling terintegrasi.
“Kehadiran Gerbang Ancol–JIS merupakan jawaban atas kebutuhan integrasi kawasan yang telah lama menjadi bagian dari visi pengembangan Jakarta Utara. Ancol kini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari ekosistem kota yang menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat. Dengan terhubungnya Ancol, JPO Bersama BTN, dan Stasiun KRL JIS dalam satu koridor yang seamless, kami optimistis fasilitas ini akan memberikan kemudahan akses, meningkatkan penggunaan transportasi publik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata baru di Jakarta Utara,” ujar Syahmudrian dalam keterangan yang dibaca okjakarta.com, Sabtu (27/6/2026).
Ia menambahkan, kemudahan akses tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, terutama ketika JIS menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional. Selama ini, tingginya jumlah pengunjung pada acara besar kerap menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan lalu lintas dan area parkir.
Dengan adanya akses langsung menuju Stasiun KRL JIS, masyarakat memiliki pilihan transportasi yang lebih praktis sehingga potensi kemacetan di sekitar kawasan dapat ditekan. Langkah ini sekaligus mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan penggunaan transportasi massal sebagai solusi mobilitas perkotaan.
Selain berfungsi sebagai jalur penghubung, keberadaan Gerbang Ancol–JIS juga diyakini mampu memperkuat posisi Jakarta Utara sebagai pusat kegiatan olahraga, pariwisata, hiburan, edukasi, dan ruang publik yang saling terkoneksi. Integrasi antar-kawasan dinilai akan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperluas aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Pembangunan infrastruktur ini juga menjadi simbol kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Bank BTN, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan kota yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Momentum peresmian Gerbang Ancol–JIS sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Jakarta 500 Tahun, di mana pembangunan kota diarahkan pada sistem transportasi yang semakin terintegrasi, ruang publik yang nyaman, serta destinasi wisata berstandar global.
Ke depan, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun berbagai mitra strategis lainnya untuk menghadirkan inovasi kawasan yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, memperkaya pengalaman pengunjung, serta memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota destinasi kelas dunia.
Melalui hadirnya Gerbang Ancol–JIS, integrasi antara transportasi publik, kawasan olahraga, dan destinasi wisata kini memasuki babak baru. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta transformasi Jakarta menuju kota global yang semakin terkoneksi dan berkelanjutan.
Editor: Fahmy Nurdin




































