Mubes XIII TP Sriwijaya Aklamasi Sultan B. Najamuddin sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musyawarah Besar (Mubes) XIII Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya menetapkan babak baru kepemimpinan organisasi. Dalam forum yang berlangsung di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026),

Musyawarah Besar (Mubes) XIII Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya menetapkan babak baru kepemimpinan organisasi. Dalam forum yang berlangsung di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026),

JAKARTA – Musyawarah Besar (Mubes) XIII Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya menetapkan babak baru kepemimpinan organisasi. Dalam forum yang berlangsung di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026),

seluruh Pengurus Daerah (Pengda) secara bulat memilih Sultan B. Najamuddin sebagai Ketua Umum TP Sriwijaya periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi.
Menulis
Mubes XIII TP Sriwijaya Tetapkan Sultan B. Najamuddin Secara Aklamasi, Siap Naikkan Level Organisasi

Musyawarah Besar (Mubes) XIII Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya yang digelar di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026), berlangsung aman, lancar, dan tertib. Mengusung tema “Bersama Tenaga Pembangunan Sriwijaya Kita Bangkitkan Semangat Juang Dalam Membangun Belajasumba”, forum tertinggi organisasi ini menghasilkan keputusan penting dengan menetapkan Sultan B. Najamuddin sebagai Ketua Umum TP Sriwijaya secara aklamasi.

Keputusan tersebut menjadi simbol soliditas organisasi yang menaungi masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Seluruh Pengurus Daerah (Pengda) menyatakan dukungan penuh kepada Sultan B. Najamuddin untuk memimpin TP Sriwijaya lima tahun ke depan.

Mubes dihadiri jajaran pengurus dari berbagai daerah, di antaranya Ketua Pengda DKI Jakarta Edi Mawardi, Ketua Pengda Jawa Barat M. Anwar, Ketua Pengda Banten Zulkarnaen, Ketua Pengda Lampung Hj. Nur Hasanah, Ketua Pengda Sumatera Selatan Ferbriansyah TR, Ketua Pengda Bangka Belitung Dinda Rembulan, Ketua Pengda Jambi Arniwati, Ketua Pengda Bengkulu Kiagus M. Syukri, Ketua Kesatuan Muda Sriwijaya (Kamsri) Aldhi S.

Pratama, Ketua OC Yahya Maya Sakti, Ketua SC Ahmad Fauzan, serta Ketua Umum TP Sriwijaya periode 2021–2026 Sudirman D. Hury.

Turut hadir pula Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya Nyimas Aliyah beserta jajaran pengurus, Sekretaris Jenderal DPD Komjen Pol. M. Iqbal, Ketua Percepatan Reformasi Polri Prof. Jimly Asshiddiqie, Erwin Singajuru, Prof. Juanda, dan sejumlah tokoh lainnya.

Dalam sambutannya, Prof. Jimly Asshiddiqie mengapresiasi jalannya Mubes yang dinilai demokratis dan penuh semangat persatuan.
“Alhamdulillah, Mubes berjalan lancar. Ini pertanda baik bagi perkembangan TP Sriwijaya ke depan.

Organisasi ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi masyarakat diaspora Sumatera Bagian Selatan, baik yang berada di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi maupun di lima provinsi asalnya, sehingga mampu mempercepat kemajuan kawasan Sumbagsel,” ujarnya.

Menurut Jimly, TP Sriwijaya memiliki potensi besar menjadi wadah pemersatu sekaligus motor pembangunan yang mampu mengangkat kembali kejayaan nilai-nilai peradaban Sriwijaya di masa depan.
Sementara itu, Sultan B. Najamuddin mengaku menerima amanah tersebut setelah mendapat dorongan kuat dari para senior dan seluruh pengurus daerah.

“Ini bukan organisasi milik perorangan, bukan organisasi politik, tetapi paguyuban besar yang membawa nama Sriwijaya dan lima provinsi di Sumatera Bagian Selatan. Karena kepentingannya untuk masyarakat dan daerah, saya menerima amanah ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, dirinya sempat meminta agar tidak dicalonkan karena telah memiliki sejumlah tanggung jawab. Namun, kesepakatan bulat seluruh peserta Mubes membuatnya akhirnya bersedia menerima mandat tersebut.

“Saya tidak meminta jabatan ini, tetapi ketika organisasi memberikan amanah secara bulat, tentu tidak pantas untuk menolaknya,” tegas Sultan.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum terpilih, Sultan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan fondasi organisasi yang telah dibangun kepengurusan sebelumnya sekaligus membawa TP Sriwijaya menuju level yang lebih tinggi.

“Saya tidak ingin banyak berjanji. Yang terpenting adalah bekerja dan membuktikan. Fondasi yang telah dibangun para pendahulu akan kita lanjutkan, bahkan kita tingkatkan. Kita akan mempercepat langkah organisasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota maupun masyarakat Sumatera Bagian Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, TP Sriwijaya harus menjadi rumah besar masyarakat Sumbagsel yang mampu mempererat persaudaraan, memperkuat kolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

“Ke depan, kita akan membuktikan bahwa TP Sriwijaya bukan hanya menjaga sejarah dan kebesaran nama Sriwijaya, tetapi juga menghadirkan karya nyata yang membawa kemajuan, kebanggaan, dan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Dengan terpilihnya Sultan B. Najamuddin secara aklamasi, Mubes XIII TP Sriwijaya diharapkan menjadi titik awal transformasi organisasi menuju paguyuban yang lebih modern, solid, dan berdaya saing, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendorong pembangunan kawasan Sumatera Bagian Selatan.

Berita Terkait

Dinilai Picu Resah, Saiful Chaniago Dorong Budi Arie Bertanggung Jawab di Hadapan Publik 
DPR Dorong BIM University Perkuat Riset Keamanan Siber Pariwisata Bali
Karnaval Kemerdekaan ke-81 RI Semarakkan Perumahan KSB Cikarang, Warga Tampilkan Kreativitas dan Kebersamaan
FSPPI Dorong Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Agenda Legislasi DPR RI
Kemnaker Usulkan Indikator Kesempatan Kerja Inklusif di ASEAN
Dukcapil Kerahkan Enam Tim Jemput Bola Pulihkan Administrasi Kependudukan Korban Gempa Flores
FPPI Dampingi Kelompok Tani Cinta Alam Lestari Tuntut Kejelasan Hak atas Lahan 1.057 Hektare di Kutai Timur
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda hingga Tingkat Desa
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dinilai Picu Resah, Saiful Chaniago Dorong Budi Arie Bertanggung Jawab di Hadapan Publik 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:35 WIB

DPR Dorong BIM University Perkuat Riset Keamanan Siber Pariwisata Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:55 WIB

FSPPI Dorong Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Agenda Legislasi DPR RI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Kemnaker Usulkan Indikator Kesempatan Kerja Inklusif di ASEAN

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Dukcapil Kerahkan Enam Tim Jemput Bola Pulihkan Administrasi Kependudukan Korban Gempa Flores

Berita Terbaru

Petugas Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengamankan seorang warga negara (WN) Australia berinisial BA yang diduga berkaitan dengan video aksi asusila yang viral di media sosial. BA diamankan saat hendak meninggalkan Indonesia pada Kamis (27/8) sekitar pukul 12.00 WITA.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:19 WIB