JAKARTA – Ketua Umum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) sekaligus Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjaga Jakarta melalui penguatan keamanan, persatuan, kepedulian sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Fahira mengatakan komitmen tersebut merupakan bagian dari garis pengabdian Bang Japar yang selama ini mengusung semangat Berbuat dan Bermanfaat.
“Bang Japar meneguhkan komitmen Jaga Jakarta. Bagi kami, menjaga Jakarta berarti menjaga masyarakatnya, persatuannya, lingkungannya, fasilitas publiknya, serta memastikan warga merasa aman, terbantu, dan tidak sendirian ketika menghadapi persoalan. Jakarta adalah rumah kita bersama, sehingga harus kita rawat dengan kepedulian, persaudaraan, dan cara-cara yang damai,” ujar Fahira dalam konferensi pers Bang Japar Jaga Jakarta di Markas Komando Pusat Bang Japar, Jakarta, Sabtu (22/8).
Menurutnya, menjaga Jakarta tidak sebatas memastikan keamanan dan ketertiban wilayah. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui upaya membantu masyarakat memperoleh akses terhadap keadilan dan layanan kesehatan, memperkuat ekonomi keluarga, menjaga lingkungan, melestarikan budaya, serta merawat kehidupan sosial dan keagamaan.
Sebagai bagian dari penguatan komitmen tersebut, Bang Japar akan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta untuk mengikuti Apel Siaga Jaga Jakarta pada Kamis (27/8).
Fahira menyebut keikutsertaan Bang Japar dalam apel tersebut merupakan kelanjutan dari kiprah organisasi dalam menjaga masyarakat, lingkungan, fasilitas publik, persatuan, dan kedamaian Jakarta.
Dia menegaskan kegiatan tersebut tidak ditujukan untuk berhadapan dengan kelompok atau pihak tertentu.
“Apel Siaga Jaga Jakarta bukan gerakan untuk membangun ketegangan dan bukan mobilisasi untuk melawan siapa pun. Ini adalah ikhtiar bersama untuk mengingatkan bahwa Jakarta merupakan rumah kita semua. Rumah ini harus dijaga dengan gotong royong, dialog, ketertiban, dan semangat persaudaraan,” katanya.
Fahira juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, potongan video tanpa konteks, maupun ajakan di media sosial yang berpotensi memicu kemarahan, kebencian, perusakan, dan konflik antarmasyarakat.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tidak boleh kehilangan persaudaraan. Mari menjaga ruang demokrasi tetap sehat, damai, tertib, dan beradab,” ujar Fahira.
Dia menegaskan komitmen Jaga Jakarta tidak berhenti pada pelaksanaan apel atau momentum tertentu. Bang Japar, kata dia, akan terus menjalankan pengabdian jangka panjang agar keberadaan organisasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bang Japar akan terus menjaga Jakarta dengan berbuat dan bermanfaat. Kita jaga kotanya, kita bantu warganya, kita rawat persaudaraannya, dan kita kuatkan masyarakatnya. Bang Japar tidak boleh hanya besar dalam nama, tetapi harus semakin besar dalam manfaat,” pungkasnya.




































