Viral 2 Turis Asing Tewas Tertimpa Pohon, Monkey Forest Ubud Bali Tutup Sementara

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI – Dua turis asing tewas tertimpa pohon tumbang, peristiwa naas ini terjadi di kawasan Objek Wisata Monkey Forest di Desa Padangtegal, Kacamata Ubud, Gianyar, Bali, pada Selasa (10/12/2024).

Dalam video yang viral di media sosial, tampak pohon beringin, pule, dan kresek setinggi puluhan meter roboh terkena angin kencang disertai hujan. Kejadian ini sontak membuat rombongan turis di sekitarnya berlarian panik.

Korbannya 2 perempuan warga negara asing atau WNA, bernama Funny Justine Christine (32) asal Perancis dan Kim Hyoeun (42) asal Korea Selatan meninggal dunia. Dalam peristiwa itu ada juga satu WNA asal Korea Selatan yang mengalami luka-luka bernama Lee Sunni (43).

Saat ditemui di Polda Bali, Selasa, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Gananta mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.25 Wita. Polisi tiba di TKP dan langsung melaksanakan evakuasi dan pembersihan pohon yang tumbang tersebut.

“Saat ini tercatat dua orang meninggal dan satu dalam kondisi luka-luka”kata Gananta, Selasa (10/12). 

Penyebab pohon tersebut tumbang pun masih didalami pihak kepolisian. Pihak kepolisian dan BPBD Gianyar sedang melakukan pembersihan di lokasi.

Menurut keterangan saksi I Nyoman Lilir, Manajer Umum Obyek Wisata Monkey Forest pada saat melaksanakan kontrol situasi tiba-tiba ada angin kencang disertai turun hujan di areal objek wisata Monkey Forest Ubud.

Tidak berselang lama, terdengar suara seperti pohon roboh. Setelah dicek ternyata pohon beringin, pohon pule, dan pohon kresek yang tumbuh di sebelah pura Prajapati objek Wisata Monkey Forest tumbang ke arah bagian timur.

“Saat itu ada banyak wisatawan berkunjung dan melihat hal tersebut, kemudian para wisatawan berlarian menyelamatkan diri, namun ada beberapa orang wisatawan yang tertimpa pohon,” kata Jansen.

Dalam rekaman CCTV, terlihat para wisatawan berusaha melarikan diri, namun karena pohon beringin yang tumbang sangat besar, beberapa WNA tersebut pun tertimpa dahan pohon.

Setelah itu, saksi bersama staf objek wisata Monkey Forest dan beberapa wisatawan berusaha menolong korban yang tertimpa pohon tersebut.

Para korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kenak Medika Ubud dengan menggunakan mobil ambulans. Sementara, satu korban luka berat adalah Lee Sunni (perempuan, 43) asal Korea Selatan dirawat di klinik objek Wisata Monkey Forest.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan insiden turis asing yang tertimpa pohon di Monkey Forest Ubud, Selasa (10/12) sekitar pukul 12.25 Wita.

“Saksi (mengungkapkan) saat melaksanakan kontrol situasi tiba-tiba ada angin kencang disertai turun hujan di area obyek wisata Monkey Forest Ubud. Tidak berselang lama lalu terdengar suara seperti pohon akan roboh,” ujar Jansen. 

Saat dilakukan pengecekan, lanjutnya, saksi mata melihat pohon beringin, pule, dan kresek yang tumbuh di sebelah Pura Prajapati obyek wisata Monkey Forest tumbang ke bagian timur.

Padahal, saat itu ada banyak wisatawan berkunjung dan melihat insiden tersebut. Kejadian itu lalu membuat para wisatawan berlarian menyelamatkan diri.

Nahas, ada beberapa turis tertimpa pohon. Saksi mata bersama staf obyek wisata dan wisatawan berusaha menolong korban yang tertimpa pohon. Mereka juga membuat laporan ke Polsek Ubud.

“(Korban) dibawa ke Rumah Sakit Kenak Medika Ubud menggunakan mobil ambulans dan beberapa orang wisatawan dirawat di klinik obyek wisata,” lanjut Jansen.

Sayangnya, nyawa kedua korban yang tertimpa pohon tidak tertolong. Mereka dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.| Faisal 6444*

Berita Terkait

Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta
Lapak Narkoba Dibongkar, Penyerangan Bersenjata Terjadi di Kampung Ambon
Sejumlah Ruko Rusak dan Warga Terluka Akibat Ledakan Ciputat
BAST Jadi Petunjuk Alur Sitaan Satpol PP Jakpus, Dugaan Selisih Ribuan Obat Dipertanyakan
HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Unggahan Status WA Guru SD Cadas Ngampar Disorot, JWI Dorong Klarifikasi
Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol
Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Lapak Narkoba Dibongkar, Penyerangan Bersenjata Terjadi di Kampung Ambon

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Sejumlah Ruko Rusak dan Warga Terluka Akibat Ledakan Ciputat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

BAST Jadi Petunjuk Alur Sitaan Satpol PP Jakpus, Dugaan Selisih Ribuan Obat Dipertanyakan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide

Berita Terbaru

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) membekali 33 pelaku usaha fesyen di Tangerang Selatan, Banten, dengan strategi pengembangan bisnis dan penerapan fesyen berkelanjutan. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif di daerah.

Bisnis Ekonomi

Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:44 WIB

Foto: Lurah Senen Ilyan Adi Bayu.

Kelurahan

Lurah Senen Bayu: Penertiban Pasar untuk Jaga Kenyamanan Warga

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:48 WIB