Koordinator UMKM KBMI Andi Rifaldi Tuntut Itikad Baik dari Elza Syarief Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Rp57 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Koordinator UMKM KBMI Andi Rifaldi Didampingi Kuasa Hukum dan Orang Tua Daeng Amir Bugis. (Dok/Fhm/Okj).

Foto: Koordinator UMKM KBMI Andi Rifaldi Didampingi Kuasa Hukum dan Orang Tua Daeng Amir Bugis. (Dok/Fhm/Okj).

JAKARTA – Koordinator UMKM Keluarga Besar Memiles Indonesia (KBMI), Andi Muhammad Rifaldy, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN), mendesak Elza Syarief untuk menunjukkan itikad baik dalam penyelesaian polemik dugaan penyelewengan dana titipan sebesar Rp57 miliar.

Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, di depan Kantor Elza Syarief Law Firm, Jakarta, Rabu (28/5). Andi menyatakan bahwa dari total dana yang dipersoalkan, sebesar Rp33 miliar diakui oleh Elza telah masuk ke rekening pribadinya. Namun, menurut pengakuan Elza, dana tersebut hanya “numpang lewat” dan kemudian berpindah ke pihak lain, termasuk ke Farhat Abbas serta oknum aparat penegak hukum yang disebut dalam laporan mereka.

“Kami datang hari ini bukan untuk mencari keributan, tapi untuk meminta itikad baik dari Ibu Elza. Kami merasa proses ini sudah terlalu lama ditunda, padahal kami sebagai rakyat biasa juga berhak atas keadilan,” ujar Andi.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah membuat laporan ke Polda dan Polres Jakarta Utara, dan proses hukum tengah berjalan. Meski demikian, ia menyayangkan sikap Elza yang dua kali mangkir dari pemanggilan pihak kepolisian.

Ultimatum dan Aksi Damai

Andi juga memberikan ultimatum kepada Elza dan pihak terkait agar menunjukkan iktikad baik sebelum Lebaran Idhul Adha mendatang. Bila tidak, pihaknya akan menggelar aksi damai besar-besaran di Jakarta.

“Kami sudah lelah. Kalau tidak ada juga penyelesaian hingga Lebaran nanti, kami akan menggerakkan massa, termasuk member kami dari luar kota, dengan menunjuk adik-adik mahasiswa untuk turut menyampaikan aspirasi,” tambahnya.

Tim Hukum dan Dukungan Keluarga

Dalam kesempatan itu, hadir pula tim hukum dari Soulmate Official dan perwakilan keluarga Daeng Amir Bugis dari Jakarta yang turut mendampingi. Roller Sinaga, SH dari Soulmate Official menyatakan bahwa laporan hukum terkait kasus ini telah berjalan, termasuk laporan balik yang dibuat atas tuduhan pemerasan terhadap klien mereka.

“Total dana Rp57 miliar itu adalah dana titipan yang dikelola oleh pihak Ibu Elza dan rekannya. Laporan ini terkait erat dengan laporan sebelumnya yang dibuat oleh Elza, dan saat ini ketiga laporan sedang dalam proses penyidikan,” jelas Roller.

Harapan untuk Penegakan Hukum

Andi Muhammad Rifaldi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti memperjuangkan keadilan. Ia meminta Kapolri dan Kadiv Propam untuk mengawal kasus ini, terlebih jika ada oknum aparat yang terlibat.

“Kami hanya rakyat biasa, tapi kami paham hukum. Jangan sampai ada kesan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kami minta aparat bekerja profesional,” tegasnya.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Nusakambangan Bertransformasi, Lahan Penjara Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Re -LUN Seret Nama Darmawan Prasodjo, Meteran Pintar Rp5 Triliun Jadi Sorotan, Re-LUN Minta Kejagung Telusuri Dugaan Suap di PLN
KemenHAM Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Penyekapan Selama Dua Tahun
Pelaku Penganiayaan Balita di Bekasi hingga Kini Belum Ditangkap, Sang Ibu Minta KDM Bertindak
Imigrasi Operasikan 306 Autogate, Cegah Pungli dan Percepat Pemeriksaan Penumpang
Tiga WN China Dideportasi Imigrasi Surabaya karena Manipulasi Data Visa
Kasus Perampokan Menteng Ternyata Rekayasa, Polisi Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan oleh Rekan Korban
Enam WNA Pembuat Onar hingga Overstay Dideportasi dari Bali, Terancam Blacklist Seumur Hidup
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:03 WIB

Nusakambangan Bertransformasi, Lahan Penjara Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:54 WIB

Re -LUN Seret Nama Darmawan Prasodjo, Meteran Pintar Rp5 Triliun Jadi Sorotan, Re-LUN Minta Kejagung Telusuri Dugaan Suap di PLN

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:27 WIB

KemenHAM Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Penyekapan Selama Dua Tahun

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:21 WIB

Pelaku Penganiayaan Balita di Bekasi hingga Kini Belum Ditangkap, Sang Ibu Minta KDM Bertindak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:52 WIB

Imigrasi Operasikan 306 Autogate, Cegah Pungli dan Percepat Pemeriksaan Penumpang

Berita Terbaru

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengawal pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pondok pesantren sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi santri sekaligus mendukung percepatan Program Prioritas Kerja Nasional (PKPN) bidang kesehatan.

Bisnis Ekonomi

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:34 WIB