Pemerintah Matangkan Rencana Pemanfaatan Tanah Eks Lapas untuk Perumahan dan Pemindahan Lapas ke Lokasi Terpencil

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Matangkan Rencana Pemanfaatan Tanah Eks Lapas untuk Perumahan dan Pemindahan Lapas ke Lokasi Terpencil. Foto: (Dok/Fhm/Okj).

Pemerintah Matangkan Rencana Pemanfaatan Tanah Eks Lapas untuk Perumahan dan Pemindahan Lapas ke Lokasi Terpencil. Foto: (Dok/Fhm/Okj).

JAKARTA – Pemerintah terus mengakselerasi reformasi sistem pemasyarakatan nasional dengan langkah strategis berupa pemanfaatan lahan bekas lembaga pemasyarakatan (Lapas) untuk pembangunan perumahan serta pemindahan Lapas dari tengah kota ke lokasi terpencil. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam penyediaan 3 juta rumah dan penataan ulang sistem pemasyarakatan yang lebih manusiawi dan efisien.

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan ini, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menggelar pertemuan strategis dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., pada Rabu (7/5) di Lapas Cipinang Kelas 1, Jakarta Timur.

Pertemuan ini membahas rencana pemanfaatan tanah eks Lapas untuk pembangunan rumah subsidi, khususnya bagi pegawai pemasyarakatan yang belum memiliki rumah. Selain itu, dibahas pula opsi tukar guling lahan Lapas yang berada di lokasi strategis dengan pembangunan Lapas modern berstandar keamanan maksimum (super maximum security) di pulau-pulau terluar yang terisolasi.

“Presiden Prabowo sangat perhatian terhadap dua hal sekaligus: penataan kembali Lapas yang sudah usang dan penuh, serta pemanfaatan lahannya untuk kebutuhan rakyat, termasuk perumahan bagi pegawai negeri,” ujar Menteri Maruarar Sirait.

Rapat ini juga dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Agung, BPKP, dan instansi lintas kementerian lainnya yang tergabung dalam satuan tugas lintas sektor. Pengawasan proyek ini akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi.

Menteri Agus Andrianto menambahkan bahwa data pegawai Lapas yang berhak atas rumah subsidi akan direkonsiliasi dengan basis data Regsosek agar penyaluran bantuan tepat sasaran. “Program ini bukan hanya soal pemindahan penjara, tetapi solusi komprehensif: memberi ruang yang layak bagi narapidana, meningkatkan kesejahteraan pegawai, dan mengoptimalkan aset negara,” tegasnya.

Beberapa wilayah telah disiapkan sebagai lokasi pengganti Lapas dalam kota, antara lain di Banten, Indramayu, dan Kalimantan Selatan. Sementara untuk wilayah Jabodetabek, akan dibangun rumah tahanan sementara sebagai penyangga operasional selama masa transisi.

Pemerintah menargetkan proyek awal dimulai pada Juli hingga Agustus 2025, dengan dukungan penuh dari lembaga pengawasan seperti BPKP dan Kementerian Keuangan.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden Ke-7 RI Joko Widodo
Aliansi MATA Papua Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan APBD Dana Hibah hingga Anggaran Club Persemay ke Kejagung dan KPK RI 
Menembus Ribuan Kilometer dari Papua Pegunungan, PWNU Hadiri Munas dan Konbes NU di Kediri
Aliansi Profesi Advokat Maluku Adukan Teddy Indra Wijaya ke Ombudsman, Ajukan Lima Dugaan Maladministrasi
Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga
BARA JP Instruksikan Kader Tetap Tenang dan Fokus Dukung Stabilitas Nasional
Herry Dahana: Persatuan Nasional Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global dan Sukseskan Kepemimpinan Prabowo
Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:12 WIB

Aliansi MATA Papua Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan APBD Dana Hibah hingga Anggaran Club Persemay ke Kejagung dan KPK RI 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:03 WIB

Menembus Ribuan Kilometer dari Papua Pegunungan, PWNU Hadiri Munas dan Konbes NU di Kediri

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:03 WIB

Aliansi Profesi Advokat Maluku Adukan Teddy Indra Wijaya ke Ombudsman, Ajukan Lima Dugaan Maladministrasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:08 WIB

Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga

Senin, 15 Juni 2026 - 17:57 WIB

BARA JP Instruksikan Kader Tetap Tenang dan Fokus Dukung Stabilitas Nasional

Berita Terbaru

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengawal pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pondok pesantren sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi santri sekaligus mendukung percepatan Program Prioritas Kerja Nasional (PKPN) bidang kesehatan.

Bisnis Ekonomi

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:34 WIB