Fraksi PKB DPRD se-Indonesia Gelar Bimbingan Teknis dan Peringati Harlah ke-27, Ini Harapan Joni Saiba 

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Joni Saiba, S.E, anggota DPRD dari Fraksi Gabungan Mansel Bersatu. (Dok/Fhm/Okj)

Foto: Joni Saiba, S.E, anggota DPRD dari Fraksi Gabungan Mansel Bersatu. (Dok/Fhm/Okj)

JAKARTA – 22-24 Juli 2025 Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD se-Indonesia mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB di Hotel Santika, Jakarta Barat.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi dan komitmen para anggota FPKB dalam mendukung pembangunan di daerah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Sebagai Ketua Fraksi Joni Saiba, SE., MM. dari Fraksi Mansel Bersatu Kita Bisa Untuk Perubahan, menyampaikan rasa syukur atas capaian positif yang telah diraih, khususnya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Manokwari Selatan.

“Puji Tuhan, dari fraksi gabungan Mansel Bersatu kami berhasil memperoleh dua kursi PKB, 31 kursi dari PPP, dan satu kursi dari PKS. Ini menjadi modal besar bagi kami untuk mendorong perubahan nyata di Manokwari Selatan,” ujar Joni Saiba, Selasa (22/7).

Joni menambahkan, pihaknya bersama pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung program pembangunan di bawah Kepemimpinan Bupati Bernad Mandacan, S. IP. dan Wakil Bupati Mesak Inyomusi, SE., M. Si.

“Program prioritas 100 hari kerja sudah kami lewati, kini fokus kami adalah memperkuat struktur pemerintahan dan melakukan konsultasi pembangunan sepanjang tahun 2025,” jelasnya.

Mengenai program nasional, Joni memberikan apresiasi atas kebijakan pemerintah pusat, terutama Presiden Republik Indonesia, yang telah melaksanakan program makanan bergizi gratis untuk seluruh jenjang pendidikan di Papua Barat, termasuk Manokwari Selatan.

“Kami bersyukur program ini sudah berjalan baik, meskipun komunikasi antar lintas sektor seperti Dinas Kesehatan dan Pendidikan masih perlu diperkuat, terutama dalam penyiapan data dan distribusi,” tambah Joni.

Joni juga menyoroti kendala pengiriman bahan pokok seperti telur, sawi, dan kol yang masih menjadi tantangan di Papua, khususnya Manokwari Selatan. Untuk itu, pihaknya sedang menyiapkan program pemberdayaan petani lokal agar kebutuhan bahan pokok bisa terpenuhi secara mandiri dalam empat tahun ke depan.

“Kami mendorong pemerintah dan dinas terkait segera membuat program pengembangan pertanian lokal. Hal ini penting agar program pemerintah pusat dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada masyarakat,” kata Joni.

Lebih jauh, Joni menginformasikan perkembangan pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat kampung dan distrik di Manokwari Selatan. Saat ini, koperasi telah terbentuk di 57 kampung dan 6 distrik, dan sedang dalam proses legalisasi pengurus.

“Koperasi ini kami harapkan bisa menjadi penyangga ekonomi bagi masyarakat Manokwari Selatan,” tutupnya.

Sebagai tokoh agama sekaligus anggota DPRD periode pertama, Joni berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan di daerahnya dan mendukung program strategis PKB demi kemajuan Manokwari Selatan.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

PSI Ditimpa Karma Politik Pasca Elit Partai Fitnah Jusuf Kalla
Ogoh-Ogoh Bali: Dari Ritual Sakral Menuju Aset Budaya Bernilai Ekonomi Tinggi yang Perlu Dilindungi
Polri Kembangkan Inovasi Pertanian, dari Briket Tongkol Jagung hingga Pupuk Presisi Berbasis Batu Bara
Tokoh Muslim Papua Abdul Kahar Yelipele, Angkat Suara soal Film Pesta Babi: Kritik Bukan Permusuhan
Polemik Film Pesta Babi Picu Perdebatan Nasional, Praktisi Hukum Erdi Surbakti Soroti Pendekatan Negara di Papua
Deolipa Yumara Angkat Bicara soal Film Pesta Babi, Papua Jangan Dikorbankan demi Pembangunan
Dosen UNIYAP Dr. Mansur Soroti Film “Pesta Babi”: PSN Merauke Dinilai Perlu Dikaji Ulang dan Berbasis Kearifan Lokal
Mahasiswa Hukum UNUSIA Soroti Militerisme dan Konflik Agraria Papua Lewat Nobar Film Pesta Babi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:54 WIB

Ogoh-Ogoh Bali: Dari Ritual Sakral Menuju Aset Budaya Bernilai Ekonomi Tinggi yang Perlu Dilindungi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:47 WIB

Polri Kembangkan Inovasi Pertanian, dari Briket Tongkol Jagung hingga Pupuk Presisi Berbasis Batu Bara

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tokoh Muslim Papua Abdul Kahar Yelipele, Angkat Suara soal Film Pesta Babi: Kritik Bukan Permusuhan

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polemik Film Pesta Babi Picu Perdebatan Nasional, Praktisi Hukum Erdi Surbakti Soroti Pendekatan Negara di Papua

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:46 WIB

Deolipa Yumara Angkat Bicara soal Film Pesta Babi, Papua Jangan Dikorbankan demi Pembangunan

Berita Terbaru

Foto: Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) dipimpin Wakil Uskup TNI-Polri Rm. Yos Bintoro, Pr melakukan audiensi perdana dengan Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

TNI & POLRI

Audiensi Perdana OCI Jadi Tonggak Sejarah Keuskupan TNI-Polri

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:47 WIB

Foto: Rapat koordinasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW)

Wali Kota Jakarta Pusat

PWI Jaya Gelar UKW ke-65 di Kantor Wali Kota Jakpus

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:42 WIB