Penutupan Latihan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komcad SPPI Batch-3 Tahun 2025 di Pusdik Intelad

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kiri - Budi Ebo Wicaksono, S.T. Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3, Calon Komponen Cadangan (Komcad) tahun 2025.  (Dok-Istimewa)

Foto: Kiri - Budi Ebo Wicaksono, S.T. Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3, Calon Komponen Cadangan (Komcad) tahun 2025. (Dok-Istimewa)

BOGOR – Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3 menutup rangkaian kegiatan latihan dasar militer, pelatihan manajerial, serta penetapan Calon Komponen Cadangan (Komcad) tahun 2025.

Acara yang berlangsung di Pusat Pendidikan Intelijen Angkatan Darat (Pusdik Intelad), Jalan Kapten Yusuf No. 190, Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (12/7) ini menegaskan komitmen dalam menyiapkan generasi muda yang siap berkontribusi pada pembangunan nasional dan pertahanan negara.

SPPI Batch-3 merupakan program pengembangan kepemimpinan dan kompetensi kerja bagi lulusan sarjana (S1) terpilih. Program ini dirancang khusus untuk menjadikan para sarjana muda sebagai motor penggerak percepatan pembangunan, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Program ini meliputi pelatihan intensif selama tiga bulan yang terdiri dari pendidikan dasar militer selama dua bulan dan pelatihan manajerial selama satu bulan.

Foto: Para Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3. (Dok-Istimewa)

Tujuan Program SPPI:

• Meningkatkan kapasitas kepemimpinan pemuda sarjana di bidang pembangunan.

• Menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk percepatan pembangunan daerah.

• Mendorong kolaborasi lintas sektor demi pembangunan Indonesia yang merata.

Rangkaian Kegiatan Utama SPPI Batch-3:

Pendidikan Dasar Militer (2 bulan):

Peserta mendapatkan pelatihan militer dasar sekaligus pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) di bidang pertahanan negara. Tujuannya membentuk sarjana muda berjiwa patriotik, berwawasan kebangsaan, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional dengan mental dan fisik yang tangguh.

Pelatihan Manajerial (1 bulan):

Pelatihan ini membekali peserta dengan kemampuan kepemimpinan, manajemen, komunikasi efektif, pengambilan keputusan, serta etika kerja yang tinggi. Materi disampaikan oleh berbagai instansi mitra seperti Bank Indonesia, Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia, BPOM, Badan Pangan Nasional, BPKP, BGN, Institut Pertanian Bogor, dan Kementerian Pertanian.

Acara penutupan SPPI Batch-3 turut dihadiri oleh Hendri Yudi, S.H., M.H., alumni Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI Angkatan ke-219 sekaligus Ketua Bidang Advokasi Kelompok Bhinneka Tunggal Ika (BTI). Adik Hendri yang juga sebagai peserta yakni Budi Ebo Wicaksono, S.T. (Pleton 5, Kompi A, Nosis 03C0128, asal siswa Kolat III Jakarta, Satdik III-C Pusdik Intelad), sabagai kakak ia menyampaikan apresiasi dan dorongan bagi para peserta.

Hendri Yudi menegaskan pentingnya menanamkan nilai persatuan, kesatuan, dan keberagaman sebagai pondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berintegritas dan cinta tanah air melalui pendidikan dan pelatihan yang terstruktur.

“Semangat kebangsaan yang tertanam diharapkan membentuk karakter yang kuat, berintegritas, dan cinta tanah air demi menjaga keutuhan bangsa,” ujar Hendri Yudi.

Foto: Hendri Yudi, S.H., M.H., bersama Kolonel Inf Bachtiar Susanto, Danpusdikintel Pusintelad. (Dok-Istimewa)

Acara tersebut juga menjadi momen penting untuk mengabadikan kebersamaan bersama Kolonel Inf Bachtiar Susanto, Danpusdikintel Pusintelad, sebagai simbol dukungan terhadap pembentukan generasi penerus yang berkarakter kebangsaan kuat.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Polemik Pembatasan Jam Liputan di Kejari Jaktim, Kasi Intel: Yang Dibatasi Pelayanan Bukan Pers 
IWAPI Dorong Perempuan Melek Digital, Targetkan Lahirkan Pengusaha Baru pada 2026
Kalam Kudus Sorong Buka Suara soal Pemberhentian Siswa MKA
Ricky Suharlim Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026
HPN ke-80 di Serang, Kasi Pidum Kejari Jaksel Tegaskan Pers Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Penegakan Hukum
Momentum HPN ke-80, Erdi Surbakti Soroti Peran Strategis Pers Kawal Supremasi Hukum
Hari Pers Nasional 2026, Menko PM: Jurnalisme Tidak Boleh Kalah dengan Algoritma
Praktisi Hukum Hendri Yudi Dukung Hari Pers Nasional: Pers Jendela Dunia dan Pilar Demokrasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:04 WIB

Polemik Pembatasan Jam Liputan di Kejari Jaktim, Kasi Intel: Yang Dibatasi Pelayanan Bukan Pers 

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:53 WIB

IWAPI Dorong Perempuan Melek Digital, Targetkan Lahirkan Pengusaha Baru pada 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:58 WIB

Kalam Kudus Sorong Buka Suara soal Pemberhentian Siswa MKA

Selasa, 10 Februari 2026 - 00:00 WIB

Ricky Suharlim Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 17:35 WIB

HPN ke-80 di Serang, Kasi Pidum Kejari Jaksel Tegaskan Pers Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Penegakan Hukum

Berita Terbaru