Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Duka Affan Kurniawan, Janjikan Keadilan dan Perhatian Penuh

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Presiden RI Prabowo Subianto melayat ke rumah duka almarhum Affan Kurniawan, Jumat (29/8/2025) malam. Affan merupakan pengemudi ojek online yang meninggal setelah ditabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob pada aksi demonstrasi ricuh. (Dok-YouTube Sekretariat Presiden)

Foto: Presiden RI Prabowo Subianto melayat ke rumah duka almarhum Affan Kurniawan, Jumat (29/8/2025) malam. Affan merupakan pengemudi ojek online yang meninggal setelah ditabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob pada aksi demonstrasi ricuh. (Dok-YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA – Suasana haru menyelimuti rumah duka Affan Kurniawan di Jalan Blora, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) malam. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto datang melayat langsung ke kediaman keluarga almarhum, pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demonstrasi berakhir ricuh sehari sebelumnya.

Prabowo tiba sekitar pukul 21.50 WIB bersama rombongan. Mengenakan peci hitam, Presiden sempat menyalami warga sekitar sebelum masuk ke rumah duka. Kehadiran Kepala Negara langsung disambut keluarga, termasuk Zulkifli, ayah almarhum, yang tak kuasa menahan haru.

“Kita percaya sama Bapak,” ucap Zulkifli lirih sambil menggenggam tangan Presiden.

Prabowo menundukkan kepala, menyampaikan belasungkawa, dan menenangkan keluarga korban. “Saya turut bela sungkawa. Baik-baik ya,” jawabnya penuh empati.

Momen paling mengharukan terjadi ketika Prabowo menghampiri Erlina, ibunda Affan. Ia menggenggam tangan sang ibu erat-erat sambil menyampaikan penyesalan mendalam. “Saya turut berbela sungkawa, saya juga sangat menyesali,” ujarnya dengan suara berat.

Dalam suasana duka itu, Presiden memeluk Erlina dan adik-adik almarhum. Tangis keluarga pecah, namun kehadiran orang nomor satu di Indonesia memberi penguatan di tengah kesedihan mendalam.

Keluarga menyatakan keikhlasan menerima musibah ini, namun tetap menaruh harapan besar pada pemerintah. “Ini sudah takdir, tapi keadilan, kita keluarga, mohon ditegakkan,” ujar salah satu anggota keluarga.

Dengan nada tegas, Prabowo menjawab, “Pasti. Pasti.”

Sebelumnya, Presiden telah menyampaikan sikap resmi terkait insiden yang menewaskan Affan. Ia mengaku terkejut sekaligus kecewa atas tindakan aparat yang dinilai berlebihan.

“Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Prabowo dalam keterangan persnya.

Ia menekankan, negara tidak boleh abai terhadap peristiwa yang merenggut nyawa warga sipil.

Selain memastikan penegakan hukum, Prabowo juga berjanji memberikan dukungan penuh kepada keluarga Affan. “Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya, serta memberikan perhatian khusus kepada orang tua, adik-adik, dan kakak-kakaknya,” ungkap Presiden.

Janji itu disambut harapan besar dari keluarga. Meski duka belum mereda, mereka merasa lega karena negara hadir untuk mendengar dan mendampingi.

Kematian Affan Kurniawan menjadi sorotan luas masyarakat. Kasus ini bukan hanya soal tragedi kemanusiaan, tetapi juga menjadi ujian bagi pemerintah dalam menegakkan hukum secara transparan dan adil.

Kehadiran Presiden Prabowo di rumah duka, lengkap dengan pelukan hangat dan janji tegas, menjadi simbol bahwa negara tidak akan berpaling dari warganya yang menjadi korban. Publik kini menantikan langkah nyata pemerintah untuk memastikan keadilan benar-benar ditegakkan.

Berita Terkait

Habib Syakur Ajak Masyarakat Teladani Kepemimpinan Humanis Kapolri, Nilai Ziarah Kebangsaan Sarat Makna Moral
Pemuda Pencari Keadilan Laporkan Dugaan Penyimpangan Keuangan PT PLN ke Jampidsus Kejagung RI
AHY: Infrastruktur Harus Tekan Biaya Hidup dan Buka Peluang Ekonomi Masyarakat
PWNU Kaltara Luruskan Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026: Tidak Ada Penolakan terhadap Pesantren Lirboyo
Pasca Konbes Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Diharapkan Lahir Program Nyata untuk Penguatan Umat dan Bangsa
Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden Ke-7 RI Joko Widodo
Aliansi MATA Papua Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan APBD Dana Hibah hingga Anggaran Club Persemay ke Kejagung dan KPK RI 
Menembus Ribuan Kilometer dari Papua Pegunungan, PWNU Hadiri Munas dan Konbes NU di Kediri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:39 WIB

Habib Syakur Ajak Masyarakat Teladani Kepemimpinan Humanis Kapolri, Nilai Ziarah Kebangsaan Sarat Makna Moral

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:47 WIB

Pemuda Pencari Keadilan Laporkan Dugaan Penyimpangan Keuangan PT PLN ke Jampidsus Kejagung RI

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

AHY: Infrastruktur Harus Tekan Biaya Hidup dan Buka Peluang Ekonomi Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:33 WIB

PWNU Kaltara Luruskan Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026: Tidak Ada Penolakan terhadap Pesantren Lirboyo

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Pasca Konbes Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Diharapkan Lahir Program Nyata untuk Penguatan Umat dan Bangsa

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra membahas penguatan kelembagaan dan penyelarasan fungsi koordinasi kementeriannya bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Jakarta, Kamis (25/6).

Hukum & Kriminal

Yusril dan MenPANRB Bahas Penguatan Kelembagaan Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:57 WIB