Ketua Umum TP Sriwijaya Bpk.Dr. H.Sudirman D.Hury.Soroti Kerusakan Jalan di Lampung, Dampak Langsung pada Pendidikan Anak-Anak

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum TP Sriwijaya, Dr. H. Sudirman D. Hury, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi jalan-jalan di daerah kelahirannya, Lampung, yang saat ini banyak mengalami kerusakan parah dan berlubang. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya merugikan masyarakat dari sisi ekonomi dan mobilitas, tetapi juga memberikan dampak serius terhadap akses pendidikan anak-anak di berbagai wilayah.

Sudirman mengungkapkan bahwa kerusakan jalan di sejumlah kabupaten Lampung sudah sampai pada tahap yang memprihatinkan. Banyak anak sekolah terpaksa berjalan kaki dalam waktu lama, melewati jalan berlumpur, terjal, dan licin, bahkan ada yang harus menyeberangi sungai dengan alat seadanya untuk bisa sampai di sekolah.

Saya sangat miris melihat kondisi Lampung saat ini. Jalan-jalan yang rusak dan berlubang tidak hanya menyulitkan masyarakat, tetapi juga secara langsung menghambat pendidikan anak-anak. Ini menyangkut masa depan mereka,” tegas Sudirman.

Ia menambahkan bahwa Lampung bukan daerah yang kekurangan potensi, melainkan kekurangan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan mendesak rakyat. Sudirman menyerukan agar pemerintah pusat dan daerah segera memberikan perhatian, bukan hanya ketika masalah tersebut menjadi viral di media sosial.

Presiden Prabowo Instruksikan Pemerintah, TNI–Polri, dan Akademisi Turun ke Lapangan Perbaiki Akses Pendidikan

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pejabat negara, termasuk para menteri, pimpinan perguruan tinggi, mahasiswa teknik, hingga TNI dan Polri, untuk turun langsung membantu memperbaiki infrastruktur yang menghambat akses pendidikan anak-anak pedalaman.

Instruksi ini dikeluarkan setelah Presiden menerima laporan terkait banyaknya daerah yang akses jalannya rusak parah, termasuk di Lampung, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Kondisi tersebut membuat ribuan anak harus mempertaruhkan keselamatan demi menempuh pendidikan.

Anak-anak kita tidak boleh terus-menerus masuk sungai, basah berangkat dan pulang sekolah. Kita harus turun tangan. Saya minta seluruh menteri, mahasiswa teknik, dan seluruh unsur TNI–Polri membantu memperbaiki jembatan dan jalan desa. Selesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tegas Presiden Prabowo.

Satgas Darurat Infrastruktur Pendidikan Dibentuk

Presiden Prabowo menginstruksikan pembentukan Satgas Darurat Infrastruktur Pendidikan yang melibatkan:

Kementerian Pendidikan dan Kementerian Dikti untuk menerjunkan mahasiswa teknik ke desa-desa,

TNI AD melalui Batalyon Zeni dan kompi konstruksi untuk membantu pembangunan jembatan dan perbaikan jalan,

Polri untuk menjaga keamanan pengerjaan dan wilayah terdampak.

Presiden menekankan bahwa persoalan infrastruktur dasar bukan soal estetika, melainkan menyangkut keselamatan, ekonomi, dan masa depan generasi muda.

Laporan Lapangan: Akses Rusak, Viral Dulu Baru Diperhatikan

Sejumlah jurnalis dan pemerhati daerah melaporkan bahwa beberapa wilayah di Lampung terkesan baru diperhatikan pemerintah setelah video dan keluhan warga viral di media sosial. Di antaranya:

1. Way Kanan – Jalan kampung rusak berat seperti lintasan off-road.

2. Lampung Tengah – Jalur ekonomi vital dipenuhi lubang besar.

3. Pesawaran – Anak-anak berjalan kaki berjam-jam melewati jalan licin.

4. Pesisir Barat – Akses menuju Pantai Tanjung Setia rusak parah meski kawasan wisata internasional.

5. Lampung Barat – Akses Puskesmas dan sekolah sangat terbatas, harga BBM mencapai Rp11.000 per liter.

Di beberapa titik, bahkan dilaporkan terdapat anak-anak yang harus menyeberangi sungai dengan rakit sederhana karena ketiadaan jembatan, dengan biaya penyeberangan mencapai Rp300.000.

Presiden Prabowo: Negara Tidak Boleh Menunggu Viral

Sebagai penutup arahannya, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa pemerintah harus hadir sebelum keadaan memburuk.

Kita tidak boleh menunggu viral baru bergerak. Akses pendidikan adalah tanggung jawab negara. Kita harus jawab ini sekarang,” seru Presiden.

Dengan adanya instruksi ini, diharapkan berbagai pihak segera bergerak cepat untuk memperbaiki akses desa, membuka isolasi wilayah, dan memastikan seluruh anak bangsa dapat mengejar pendidikan secara layak dan aman.

Berita Terkait

AHY: Pembangunan Infrastruktur Tak Terpisahkan dari Peran Insinyur dan SDM Kompeten
Hari Bakti Imigrasi ke-76, Kemenimipas Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah di Tangerang
Warga Pati Gelar Aksi Kecaman OTT Bupati, Soroti Dugaan Korupsi di Tengah Bencana Banjir
DIY Tuntaskan Pembentukan 438 Pos Bantuan Hukum Desa dan Kelurahan
Jam Istirahat Fleksibel Pegawai Dukcapil Jadi Sorotan, Kepegawaian Tegaskan Tidak Langgar Disiplin
Pengamat Nilai Dukungan Dini Partai Gema Bangsa ke Prabowo Terlalu Nebeng
Wamen HAM Pastikan Sekolah Rakyat Jadi Ruang Aman Anak Kurang Mampu
AHY Dampingi Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Siapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:39 WIB

AHY: Pembangunan Infrastruktur Tak Terpisahkan dari Peran Insinyur dan SDM Kompeten

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:46 WIB

Warga Pati Gelar Aksi Kecaman OTT Bupati, Soroti Dugaan Korupsi di Tengah Bencana Banjir

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:41 WIB

DIY Tuntaskan Pembentukan 438 Pos Bantuan Hukum Desa dan Kelurahan

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:05 WIB

Jam Istirahat Fleksibel Pegawai Dukcapil Jadi Sorotan, Kepegawaian Tegaskan Tidak Langgar Disiplin

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:14 WIB

Pengamat Nilai Dukungan Dini Partai Gema Bangsa ke Prabowo Terlalu Nebeng

Berita Terbaru

Foto: Kepala Pusrenharwatalpalhan Baharwathan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Cosmas Manukallo Danga, S.E., M.Han., berfoto bersama para pejabat usai pelantikan dan serah terima jabatan Kepala Bidang Renharwatalpal Matra Darat, Laut, dan Udara di lingkungan Pusrenharwatalpalhan Baharwathan Kemhan, Jakarta, Selasa (20/1/2026)

TNI & POLRI

Pusrenharwatalpalhan Kemhan Resmi Lantik Kabid Renharwatalpal

Rabu, 21 Jan 2026 - 20:08 WIB