Kesbangpol DKI: FKDM Strategis untuk Deteksi Ancaman Wilayah

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Matsani, memberikan keterangan terkait proses rekrutmen Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang disebut telah dilaksanakan sesuai regulasi dan kebutuhan wilayah, Senin (16/2/2026).

Foto Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Matsani, memberikan keterangan terkait proses rekrutmen Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang disebut telah dilaksanakan sesuai regulasi dan kebutuhan wilayah, Senin (16/2/2026).

Jakarta — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta menegaskan proses pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di tingkat kelurahan dan kecamatan telah berjalan sesuai aturan yang berlaku serta mempertimbangkan kebutuhan setiap wilayah.

Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Muhamad Matsani, menjelaskan mekanisme seleksi anggota FKDM memang tidak sepenuhnya dilakukan secara terbuka. Hal itu lantaran FKDM memiliki peran strategis dalam sistem kewaspadaan dini pemerintah daerah.

FKDM ini berfungsi sebagai mata dan telinga pemerintah daerah dalam mendeteksi potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) di masyarakat,” kata Matsani, Senin (16/2/2026).

Matsani menegaskan, proses penjaringan hingga penetapan anggota telah mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 46 Tahun 2019, serta regulasi turunannya di tingkat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, pembentukan FKDM melibatkan tim kewaspadaan dini wilayah bersama unsur aparat keamanan. Seluruh tahapan seleksi juga dituangkan dalam berita acara resmi yang menjadi dasar penerbitan surat keputusan oleh wali kota atau bupati administrasi.

Matsani mengakui tingginya antusiasme masyarakat untuk bergabung menjadi tantangan tersendiri dalam proses seleksi. Pasalnya, kebutuhan anggota FKDM di setiap wilayah terbatas.

Dalam satu wilayah hanya dibutuhkan sekitar sembilan orang, sementara jumlah pendaftar bisa mencapai puluhan. Karena itu seleksi dilakukan ketat,” ujarnya.

Kesbangpol DKI pun mengapresiasi partisipasi warga dalam mendukung keberadaan FKDM. Pemerintah memastikan proses rekrutmen dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan demi menjaga stabilitas serta keamanan wilayah Jakarta.

Berita Terkait

Antusiasme Meningkat, Per 8 Mei 2026 Sebanyak 662 Karya Masuk AJMHT 2026, Bank Jakarta Jadi Sorotan
Serunya Kebersamaan Keluarga Sefria Nikmati Wahana Dufan
Tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang Terjebak
Bank Jakarta Gelar Donor Darah, Perkuat Solidaritas dan Penuhi Stok Darah Ibu Kota
Jusuf Kalla Disorot, LBH Gekira Tegaskan Agama Tak Benarkan Kekerasan
Arena Padel di Lahan RTH Kembangan Disegel Permanen, Pemkot Jakbar: Teguran Sudah Berkali-kali Diabaikan
Jurnalis Perpek Media Gelar Santunan dan Buka Bersama di Jakbar
Sertifikasi Massal Aset DKI Catat Rekor Nasional, Jadi Contoh Daerah Lain
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WIB

Antusiasme Meningkat, Per 8 Mei 2026 Sebanyak 662 Karya Masuk AJMHT 2026, Bank Jakarta Jadi Sorotan

Senin, 4 Mei 2026 - 22:01 WIB

Serunya Kebersamaan Keluarga Sefria Nikmati Wahana Dufan

Senin, 27 April 2026 - 23:03 WIB

Tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang Terjebak

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Bank Jakarta Gelar Donor Darah, Perkuat Solidaritas dan Penuhi Stok Darah Ibu Kota

Minggu, 12 April 2026 - 22:39 WIB

Jusuf Kalla Disorot, LBH Gekira Tegaskan Agama Tak Benarkan Kekerasan

Berita Terbaru