Pengamat Nilai Belum Ada Penantang Sepadan Prabowo di Pilpres 2029

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai hingga saat ini belum terlihat figur yang sepadan untuk menjadi penantang Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai hingga saat ini belum terlihat figur yang sepadan untuk menjadi penantang Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Jakarta –   Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai hingga saat ini belum terlihat figur yang sepadan untuk menjadi penantang Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Menurut Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa, tingkat penerimaan publik terhadap Prabowo masih relatif baik. Selain itu, poros oposisi juga belum menunjukkan tanda-tanda menyiapkan tokoh kuat untuk menantang petahana.

Prabowo hingga saat ini masih diterima dengan baik. Program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) masih disukai oleh masyarakat,” kata Hensa kepada wartawan.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu mengungkapkan setidaknya ada dua faktor utama yang memperkuat posisi politik Prabowo menuju 2029. Pertama, respons masyarakat terhadap kepemimpinan Prabowo sejauh ini masih positif, terutama pada program-program yang manfaatnya dirasakan langsung.

Kedua, Hensa menilai belum muncul figur alternatif yang secara konsisten memiliki daya saing kuat untuk mengimbangi Prabowo. Bahkan, partai-partai oposisi dinilai belum terlihat memanaskan mesin politik untuk memperkenalkan kandidat.
“Bahkan oposisi seperti PDI Perjuangan belum ada geliat akan mengeluarkan jagoannya per hari ini,” ujarnya.

Meski demikian, Hensa menilai dinamika politik yang justru menarik untuk dicermati ke depan adalah soal siapa yang akan dipilih Prabowo sebagai pendamping pada Pilpres 2029.

Menurut dia, sosok calon wakil presiden akan sangat menentukan stabilitas pemerintahan sekaligus memengaruhi peta kompetisi politik nasional.

Menurut saya, yang mendampingi Pak Prabowo di 2029 ini ada tiga kemungkinan, dari internal Gerindra, figur non-partai politik, atau orang yang tidak punya ambisi menjadi capres,” kata Hensa.
Ia menjelaskan, memilih figur dari internal Partai Gerindra dapat mencegah efek politik yang justru membesarkan partai koalisi lain, terutama bila belum ada lawan kuat dari luar.

Pak Prabowo akan rugi jika memilih calon wapres dari partai lain, karena itu sama saja memberikan panggung bagi partai lain untuk bersinar,” katanya.

Selain itu, Hensa juga membuka kemungkinan Prabowo memilih figur non-partai atau sosok yang tidak memiliki ambisi maju sebagai calon presiden pada periode berikutnya. Menurutnya, figur yang terlalu berambisi berpotensi lebih fokus membangun panggung politik pribadi.
“Kalau dia berambisi jadi capres, dia akan sibuk mencari panggung dan tidak fokus membantu kerja presiden,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai peluang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Hensa menyampaikan catatan khusus. Ia menilai, jika Gibran memiliki orientasi kuat untuk maju sebagai calon presiden pada 2034, maka hal tersebut sebaiknya menjadi pertimbangan bagi Prabowo.

Kalau Gibran berambisi jadi capres 2034, sebaiknya Prabowo tidak memilihnya,” pungkas Hensa.

Berita Terkait

Hery Susanto Resmi Dilantik Menjadi Pimpinan Baru Ombudsman Republik Indonesia 2026–2031
Mendag Usulkan Pembaruan UU Perlindungan Konsumen, Soroti Lonjakan Masalah di Era Digital
Dari Halal Bihalal ke Reformasi Profesi: MAPPI Gaungkan UU Penilai dan Database Properti Nasional
Didi Sukarno Ingatkan Bahaya Distorsi Demokrasi
Unhan RI Selenggarakan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026
KONI DKI Jakarta Target Juara Umum di PON NTT & NTB
Aksi Nyata TNI Mengguncang Bandung Barat! Komandan Seskoad Turun Langsung: Trauma Healing hingga Bangun Mushola & Sumur untuk Korban Longsor
Banjir Kembali Rendam Bukit Pamulang Indah, Brimob Turun Evakuasi Warga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 20:25 WIB

Hery Susanto Resmi Dilantik Menjadi Pimpinan Baru Ombudsman Republik Indonesia 2026–2031

Jumat, 10 April 2026 - 15:20 WIB

Mendag Usulkan Pembaruan UU Perlindungan Konsumen, Soroti Lonjakan Masalah di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 - 15:12 WIB

Dari Halal Bihalal ke Reformasi Profesi: MAPPI Gaungkan UU Penilai dan Database Properti Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 13:02 WIB

Didi Sukarno Ingatkan Bahaya Distorsi Demokrasi

Kamis, 9 April 2026 - 23:10 WIB

Unhan RI Selenggarakan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026

Berita Terbaru

Foto Kondisi rumah kontrakan warga di Jalan KH Hasyim, Pondok Cabe No.55, RT 06/RW 01, Kembangan Utara, Jakarta Barat, yang mengalami kerusakan parah akibat robohnya tiang proyek menara telekomunikasi

Hukum & Kriminal

Tiang Tower Roboh di Kembangan, Warga Terluka—Izin dan Pengawasan Disorot

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:03 WIB