RUPS 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tebar Dividen, Rombak Pengurus Tancap Gas Transformasi Pengalaman Wisata

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang mencerminkan kinerja solid sekaligus arah baru perusahaan dalam menghadapi perubahan industri pariwisata, Selasa (14/4/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang mencerminkan kinerja solid sekaligus arah baru perusahaan dalam menghadapi perubahan industri pariwisata, Selasa (14/4/2026). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang mencerminkan kinerja solid sekaligus arah baru perusahaan dalam menghadapi perubahan industri pariwisata, Selasa (14/4/2026). Mulai dari pembagian dividen, perombakan manajemen, hingga penegasan transformasi bisnis berbasis pengalaman (experience), seluruh agenda menunjukkan upaya Perseroan menjaga relevansi di tengah dinamika ekonomi global.

Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,121 triliun dengan laba bersih mencapai Rp180,19 miliar. Capaian ini dinilai relatif stabil di tengah tekanan ekonomi global yang masih membayangi sektor pariwisata dan rekreasi.

Stabilitas kinerja tersebut ditopang oleh sejumlah langkah efisiensi dan inovasi, seperti digitalisasi layanan ticketing, peningkatan kualitas fasilitas pengunjung, serta pengembangan berbagai event tematik yang mampu menjaga daya tarik kawasan wisata Ancol.

RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar Rp26,05 per lembar saham dengan total nilai mencapai Rp41,6 miliar atau setara 23,13 persen dari laba bersih tahun berjalan. Kebijakan ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sekaligus menjaga keseimbangan antara distribusi keuntungan dan kebutuhan ekspansi bisnis.

Dalam upaya memperkuat arah strategis ke depan, RUPS juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi.

Dewan Komisaris:

• Komisaris Utama & Komisaris Independen: Irfan Setiaputra

• Komisaris: Suharini Eliawati

• Komisaris: Lies Hartono

• Komisaris: Sutiyoso

• Komisaris Independen: Trisni Puspitaningtyas

Dewan Direksi:

• Direktur Utama: Syahmudrian Lubis

• Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso

• Direktur: Daniel Nainggolan

• Direktur: Eddy Prastiyo

• Direktur: Rahmaniar

Perubahan ini diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan dalam mendorong inovasi dan mempercepat transformasi bisnis Perseroan.

Lebih dari sekadar laporan kinerja, RUPS 2026 menjadi titik penegasan bahwa Perseroan tengah memasuki fase transformasi krusial. Industri pariwisata dinilai telah mengalami pergeseran fundamental, pengunjung kini tidak hanya mencari tempat, tetapi pengalaman, koneksi emosional, dan nilai dari setiap kunjungan.

Merespons perubahan tersebut, Ancol menargetkan pergeseran strategi dari sekadar destinasi wisata menjadi penyedia pengalaman terintegrasi berbasis ekosistem.

Empat fokus utama transformasi ke depan meliputi:

• Meningkatkan nilai per pelanggan, bukan hanya jumlah pengunjung

• Mengoptimalkan aset dan ekosistem secara menyeluruh

• Memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan

• Membangun kolaborasi strategis untuk daya saing jangka panjang

Transformasi ini tidak hanya berhenti pada strategi bisnis, tetapi juga menyasar perubahan budaya kerja dan penguatan sumber daya manusia, dengan penekanan pada disiplin eksekusi.

Dengan semangat baru, Perseroan menegaskan komitmennya untuk membangun Ancol sebagai destinasi yang lebih relevan, inovatif, dan berdampak. Tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi pemegang saham dan masa depan kota Jakarta sebagai pusat pariwisata urban.

Langkah ini menempatkan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dalam posisi strategis untuk tidak sekadar bertahan, melainkan menjadi pemain utama dalam redefinisi industri rekreasi modern di Indonesia.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Antusiasme Pengunjung FHI 2026 Tinggi, Wismilak Angkat Cerutu Premium Indonesia ke Panggung Hospitality Internasional
Kebakaran KN SAR Ramawijaya di Galangan Muara Baru Diselidiki, Polisi Dalami Dugaan Penyebab dan Prosedur Perbaikan Kapal
Libur Kerja Dimanfaatkan Rekreasi, Pengunjung Padati Dufan Meski Hari Kerja
Nasib Pemilik Onthel di Kota Tua, Tak Seindah Warna-warni Sepedanya
15 Tahun Sudah Dedi Mengais Rejeki Sebagai Manusia Emas
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak ke Lima Wahana Edukatif
Ancol Gratiskan Tiket Sea World dan Jakarta Bird Land untuk Lansia, Dorong Wisata Edukatif yang Inklusif
Mayapada Hospital Jakarta Timur Resmi Beroperasi, Pramono Dorong Kemitraan dengan BPJS Kesehatan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran KN SAR Ramawijaya di Galangan Muara Baru Diselidiki, Polisi Dalami Dugaan Penyebab dan Prosedur Perbaikan Kapal

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:10 WIB

Libur Kerja Dimanfaatkan Rekreasi, Pengunjung Padati Dufan Meski Hari Kerja

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:24 WIB

Nasib Pemilik Onthel di Kota Tua, Tak Seindah Warna-warni Sepedanya

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:25 WIB

15 Tahun Sudah Dedi Mengais Rejeki Sebagai Manusia Emas

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:05 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak ke Lima Wahana Edukatif

Berita Terbaru