Sentuhan Humanis di Tengah Aksi Buruh: Polisi Bangun Kepercayaan Lewat Interaksi

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pendekatan humanis aparat kepolisian mewarnai dinamika peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Pendekatan humanis aparat kepolisian mewarnai dinamika peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Pendekatan humanis aparat kepolisian mewarnai dinamika peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Di tengah aktivitas penyampaian aspirasi yang berlangsung tertib, sejumlah personel Polda Metro Jaya terlihat membangun interaksi hangat dengan para peserta aksi dan masyarakat sekitar.

Tidak sekadar menjalankan fungsi pengamanan, aparat kepolisian juga menunjukkan kepedulian melalui aksi sederhana, membagikan makanan berupa somay kepada para demonstran. Gestur tersebut menciptakan suasana cair di tengah potensi ketegangan yang kerap menyertai aksi massa, sekaligus menjadi simbol pendekatan dialogis yang diusung Polri.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pelayanan publik yang mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Polda Metro Jaya hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang menyampaikan aspirasi. Pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pembagian makanan bukan sekadar aksi seremonial, melainkan upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antara aparat dan masyarakat. Ia menilai interaksi ringan seperti menyapa, berdialog, hingga berbagi makanan mampu mereduksi potensi gesekan di lapangan.

“Hal-hal kecil seperti menyapa, berdialog, dan berbagi makanan dapat mencairkan suasana. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, damai, dan penuh rasa saling menghormati,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana yang relatif kondusif. Sejumlah petugas terlihat berbincang santai dengan peserta aksi, bahkan beberapa di antaranya mengabadikan momen melalui foto bersama. Interaksi ini menghadirkan nuansa berbeda dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang biasanya identik dengan jarak antara aparat dan massa.

Meski demikian, pendekatan humanis tersebut tetap berjalan dalam kerangka penegakan aturan. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum, sebagaimana dijamin konstitusi, dengan tetap menekankan pentingnya ketertiban dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Sampaikan aspirasi dengan tertib. Polri akan terus hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, dengan tetap melayani serta menjaga keamanan bersama,” pungkas Budi.

Pendekatan yang mengedepankan dialog dan empati ini menjadi cerminan strategi pengamanan modern yang tidak hanya bertumpu pada aspek represif, tetapi juga pada upaya membangun kepercayaan publik.

Dalam konteks May Day yang kerap sarat dinamika, keseimbangan antara pengamanan dan pendekatan humanis menjadi kunci menjaga stabilitas sekaligus memastikan ruang demokrasi tetap terjaga.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Usai Diperiksa, 101 Warga Dipulangkan: Polisi Dalami Dugaan Aktor di Balik Aksi May Day
May Day 2026 di Jakarta Kondusif, Polisi Klaim Gagalkan Upaya Penyusupan dan Potensi Kerusuhan
Pengamanan May Day 2026 di Jakarta Diperketat, 6.678 Personel Disiagakan dengan Pendekatan Humanis
May Day 2026 di DPR Berlangsung Kondusif, Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis
Peringatan 18 Tahun UU KIP: Alarm Etika Jurnalisme di Tengah Gempuran Media Sosial
2 Tahun Beroperasi: Haji Instan Ilegal Digulung Bareskrim Polri, 8 Calon Jamaah Gagal Berangkat
Rakernas Ivendo 2026: Solidaritas Diperkuat di Tengah Krisis Industri Event
Dari Sarinah ke Pasar Dunia, Kabupaten Bulungan Genjot Daya Saing Produk Lokal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:35 WIB

Usai Diperiksa, 101 Warga Dipulangkan: Polisi Dalami Dugaan Aktor di Balik Aksi May Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:54 WIB

May Day 2026 di Jakarta Kondusif, Polisi Klaim Gagalkan Upaya Penyusupan dan Potensi Kerusuhan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:40 WIB

Sentuhan Humanis di Tengah Aksi Buruh: Polisi Bangun Kepercayaan Lewat Interaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:26 WIB

Pengamanan May Day 2026 di Jakarta Diperketat, 6.678 Personel Disiagakan dengan Pendekatan Humanis

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:12 WIB

May Day 2026 di DPR Berlangsung Kondusif, Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Blog

Goresan Estetika dari Jemari seorang Ibu Persit

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:51 WIB