Polisi Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan TNI dalam Penyerangan Polsek di Jakarta Timur, 14 Pelaku Ditangkap

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, dalam konferensi pers yang digelar Senin (8/9/2025). (Dok-Istimewa)

Foto: Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, dalam konferensi pers yang digelar Senin (8/9/2025). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Kepolisian memastikan tidak ada anggota TNI yang terlibat dalam aksi penyerangan dan perusakan sejumlah kantor polisi di wilayah Jakarta Timur pada Sabtu (30/8/2025). Penegasan ini disampaikan Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, dalam konferensi pers yang digelar Senin (8/9/2025).

“Tidak ada (anggota TNI yang terlibat). Seluruh 14 tersangka yang kami amankan adalah warga sipil. Dari jumlah itu, sepuluh orang merupakan orang dewasa dengan berbagai latar belakang pekerjaan, sementara empat lainnya masih berstatus pelajar kelas 9 dan kelas 12,” ujar Alfian.

Dalam penyelidikan terungkap, dua dari pelaku berinisial AR (23) dan RR (27) yang bekerja di sebuah SPBU swasta, berperan meracik bom molotov. Mereka menyiapkan tiga botol berisi bensin dengan kain sebagai sumbu, yang kemudian diserahkan kepada kelompok lain untuk digunakan dalam penyerangan Polsek Jatinegara.

“Proses peracikan dilakukan di depan SPBU kawasan Cawang. Bom molotov itu kemudian dipakai menyerang Mapolsek Jatinegara hingga mengakibatkan tiga unit sepeda motor di halaman kantor polisi terbakar,” jelas Alfian.

Selain itu, seorang pelaku lain diketahui merekam aksi penyerangan dan menyebarkannya di media sosial sembari meneriakkan provokasi berupa ajakan untuk membakar Polsek. Polisi menilai hal ini semakin memperkeruh situasi dan memicu keberanian kelompok pelaku dalam melancarkan aksinya.

Keterangan dari para tersangka juga mengungkap bahwa rencana awal sebenarnya bukan menyerang Polsek Jatinegara. “Awalnya mereka menyiapkan bom molotov untuk menyerang Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Namun, karena ada hasutan dari pihak tertentu, target dialihkan ke Polsek Jatinegara,” ungkap Alfian.

Perubahan sasaran tersebut, menurut polisi, menunjukkan adanya aktor provokator yang mengarahkan massa melakukan tindak kekerasan. Hingga kini, penyidik masih menelusuri siapa pihak yang memengaruhi para pelaku.

Kombes Alfian menekankan bahwa isu mengenai dugaan keterlibatan anggota TNI dalam peristiwa ini adalah tidak benar. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya.

“Isu yang menyebut adanya keterlibatan TNI tidak berdasar. Fakta di lapangan, seluruh tersangka yang kami tahan berasal dari kalangan sipil. Jadi, kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terjebak dalam spekulasi,” tegasnya.

Ke-14 tersangka kini ditahan dan dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari perusakan fasilitas umum, kepemilikan bahan peledak, hingga tindakan provokatif yang membahayakan keselamatan orang lain. Polisi juga masih memburu kemungkinan pelaku lain yang terlibat dalam jaringan ini.

Pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan, termasuk menelusuri adanya aktor intelektual atau provokator di balik aksi brutal tersebut. “Kami akan proses seluruhnya sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada yang kebal hukum,” tutup Alfian.

Berita Terkait

Brigjen TNI (Mar) Pardosi Tekankan Respons Cepat dan Terukur Tangani Karhutla
65 Orang yang Diduga Hendak Picu Kericuhan dalam Demo di Amankan Polda Metro Jaya
Berbekal CCTV, Tim Tiger Tambora Ringkus Dua Pelaku Curanmor
Kirab Tumpeng Sedekah Bumi di Trenggalek Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kebersamaan Warga
Kapolres Jakbar Nasriadi Ungkap Sindikat Upal, 11 Tersangka dan 15.610 Lembar Disita
Babinsa Turun Tangan Atasi Krisis Air, Sawah Petani Madiun Disuplai Irigasi Perpipaan
Kodaeral IV Dorong Prajurit Bermental Tangguh melalui Safari Pembinaan Mental
Polsek Tambora Kembalikan Tiga Motor Curian kepada Pemilik Sah
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Brigjen TNI (Mar) Pardosi Tekankan Respons Cepat dan Terukur Tangani Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:26 WIB

65 Orang yang Diduga Hendak Picu Kericuhan dalam Demo di Amankan Polda Metro Jaya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berbekal CCTV, Tim Tiger Tambora Ringkus Dua Pelaku Curanmor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Kirab Tumpeng Sedekah Bumi di Trenggalek Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kebersamaan Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Kapolres Jakbar Nasriadi Ungkap Sindikat Upal, 11 Tersangka dan 15.610 Lembar Disita

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah pengurus dan peserta berfoto bersama di atas panggung saat kegiatan Pendidikan Kader Tingkat Madya (PKTM) DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumatera Utara 2026 di Gedung Aula BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Medan, Sabtu (29/8/2026).

Organisasi Masyarakat

Gabriel Choandy Moderatori Dialog Kepemimpinan Kristen di PKTM GAMKI Sumut

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:56 WIB