DJKI Tegaskan Pengelolaan Royalti Harus Sesuai Aturan Perundang-undangan

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menegaskan bahwa proses pengelolaan royalti lagu dan/atau musik harus dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menegaskan bahwa proses pengelolaan royalti lagu dan/atau musik harus dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jakarta –  Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menegaskan bahwa proses pengelolaan royalti lagu dan/atau musik harus dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar mengatakan, DJKI sebagai salah satu unsur pengawas Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) mencermati secara ketat proses pengelolaan royalti, mulai dari penghimpunan hingga pendistribusian kepada pihak yang berhak.

DJKI sebagai salah satu unsur pengawas LMKN mencermati proses pengelolaan royalti harus sesuai koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Hermansyah di Kantor DJKI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).

Hermansyah menjelaskan, pengelolaan royalti dimulai setelah LMKN menghimpun royalti dari para pengguna layanan publik yang bersifat komersial. Selanjutnya, LMKN mendistribusikan royalti kepada Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) berdasarkan perhitungan masing-masing.

Perhitungan tersebut, lanjut Hermansyah, didasarkan pada data penggunaan lagu dan/atau musik yang wajib disampaikan kepada LMKN Pencipta dan LMKN Hak Terkait sebagai dasar pembagian royalti.
“Pemberitahuan pendistribusian royalti kepada LMKN harus disertai data yang lengkap, meliputi besaran royalti, pihak penerima, serta data pengguna per jenis layanan publik yang bersifat komersial.

Kelengkapan data ini menjadi prasyarat utama dalam proses verifikasi,” ujarnya.
Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 28 Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2025 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 mengenai Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.

Setelah dilakukan verifikasi atas kelengkapan dan kesesuaian data, LMKN akan mendistribusikan royalti kepada LMK untuk kemudian dibagikan kepada pencipta dan pemilik hak terkait sesuai dengan keanggotaan masing-masing.
Hermansyah menegaskan, LMKN tidak diperkenankan menyalurkan royalti kepada LMK apabila hasil verifikasi belum memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
“Dengan demikian, LMKN tidak diperkenankan mendistribusikan royalti kepada LMK apabila hasil verifikasi belum memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri tersebut,” tegasnya.

Melalui penegasan ini, DJKI mengimbau para pencipta, musisi, dan pemilik hak terkait untuk memastikan keanggotaan pada LMK yang sesuai serta melakukan pembaruan data secara berkala. Pemerintah menilai tata kelola royalti yang tertib dan akuntabel menjadi kunci dalam menjamin pemenuhan hak ekonomi sekaligus memperkuat keberlanjutan industri musik nasional.

Berita Terkait

DJKI Gelar Layanan KI di CFD Serentak 33 Provinsi, Angkat Peran Strategis di Industri Olahraga
Peta Hukum Sengketa Ijazah Jokowi: Analisis Deolipa Yumara, dari Status Rismon hingga Potensi Risiko Pidana Roy Suryo
Hari Kartini di Ancol: Perempuan Ambil Peran Kunci di Sektor Pariwisata
Deklarasi Politik Menuju 2029 Menguat, DPP Partai Golongan Berkarya Indonesia Klaim Dukungan Hampir 35 Provinsi
AHY Tegaskan Komitmen Pemerataan Infrastruktur saat Halalbihalal Pawitandirogo
Refleksi Kartini 2026, Cornelia Agatha: Menjaga Api Perjuangan Perempuan di Tengah Tantangan Zaman
Malam Refleksi Kartini 2026: “Suara Yang Tak Pernah Padam” Menghidupkan Semangat Perjuangan Perempuan Indonesia
Menko PMK: Nilai Nyepi Kian Relevan di Tengah Dunia yang Semakin Bising
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 09:41 WIB

DJKI Gelar Layanan KI di CFD Serentak 33 Provinsi, Angkat Peran Strategis di Industri Olahraga

Kamis, 23 April 2026 - 06:46 WIB

Peta Hukum Sengketa Ijazah Jokowi: Analisis Deolipa Yumara, dari Status Rismon hingga Potensi Risiko Pidana Roy Suryo

Rabu, 22 April 2026 - 09:56 WIB

Hari Kartini di Ancol: Perempuan Ambil Peran Kunci di Sektor Pariwisata

Selasa, 21 April 2026 - 16:51 WIB

Deklarasi Politik Menuju 2029 Menguat, DPP Partai Golongan Berkarya Indonesia Klaim Dukungan Hampir 35 Provinsi

Selasa, 21 April 2026 - 08:47 WIB

AHY Tegaskan Komitmen Pemerataan Infrastruktur saat Halalbihalal Pawitandirogo

Berita Terbaru

Foto: Munjirin Festival Walet Emas 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur.

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Apresiasi Festival Walet Emas 2026, Perkuat Persaudaraan Perantau Kebumen

Minggu, 26 Apr 2026 - 23:40 WIB

Foto: Gubernur DKI Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis

Mertopolitan

Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Jalan, Ini Rinciannya

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:53 WIB