Hadiri Natal Bersama Tiga Kementerian, Fadli Zon Tegaskan Peran Keluarga dan Kebudayaan sebagai Perekat Bangsa

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menghadiri Perayaan Natal bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Kebudayaan yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (15/1).

Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan Natal bersama ini menjadi momentum refleksi akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi kehidupan, sekaligus penguatan nilai persatuan, toleransi, dan kebinekaan yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menghadiri Perayaan Natal bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Kebudayaan yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (15/1). Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan Natal bersama ini menjadi momentum refleksi akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi kehidupan, sekaligus penguatan nilai persatuan, toleransi, dan kebinekaan yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

JAKARTA – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menghadiri Perayaan Natal bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Kebudayaan yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (15/1).

Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan Natal bersama ini menjadi momentum refleksi akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi kehidupan, sekaligus penguatan nilai persatuan, toleransi, dan kebinekaan yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani di lingkungan tiga kementerian tersebut.

Saya mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2026. Semoga tahun yang akan datang menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya, membawa harapan baru, kedamaian, dan kebaikan bagi kita semua,” ujar Fadli.
Fadli menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan kebudayaan yang luar biasa sebagai kekuatan pemersatu bangsa. Keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia disebutnya sebagai mega diversity yang tercermin dalam berbagai ekspresi budaya dan menjadi modal sosial penting bagi persatuan nasional.

Dari sisi kebudayaan, Indonesia dianugerahi kekayaan yang luar biasa. Keberagaman ekspresi budaya ini seharusnya menjadi binding power kita, bukan sebagai ancaman, tetapi sebagai kekuatan yang menyatukan,” katanya.
Ia juga menilai toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia merupakan anugerah yang patut disyukuri. Selama hampir 81 tahun kemerdekaan, Indonesia dinilai mampu tetap berdiri kokoh di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan.

Indonesia adalah salah satu negara yang memberikan penghormatan kepada hampir semua agama melalui hari besar keagamaan. Ini menunjukkan bahwa toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia sungguh luar biasa,” ujar Fadli.
Lebih lanjut, Fadli mengaitkan tema Natal dengan pentingnya menjaga keluarga sebagai unit terkecil namun paling fundamental dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, keluarga menjadi ruang pertama pembentukan nilai dan karakter generasi penerus bangsa.

Keluarga adalah fondasi utama yang menjamin lahirnya generasi muda yang kuat, berkarakter, dan mampu meneruskan kepemimpinan bangsa di tengah perbedaan,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan tema Natal tahun ini sejalan dengan komitmen kementeriannya dalam memperkuat keluarga sebagai basis pembentukan karakter dan kehidupan berbangsa yang rukun.
Menurut Abdul Mu’ti, penguatan peran keluarga, sekolah, masyarakat, dan ruang sosial lainnya menjadi kunci untuk membangun generasi yang unggul, toleran, dan siap hidup di tengah keberagaman.
“Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya dimaknai sebagai berbeda-beda tetapi tetap satu, melainkan bahwa perbedaan itu sendiri adalah persatuan, unity is diversity,” ujarnya.

Ketua Panitia Perayaan Natal, Febry H.J. Dien, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya perayaan Natal bersama tiga kementerian tersebut.
“Perayaan Natal ini adalah wujud nyata kebersamaan dan kolaborasi lintas kementerian. Kami bersyukur atas dukungan semua pihak sehingga acara ini dapat terlaksana dengan penuh sukacita,” kata Febry.
Dalam kesempatan tersebut, tiga menteri yakni Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto turut menyerahkan bantuan dan tali kasih bagi para korban bencana alam di Sumatera.

Bantuan tersebut disalurkan melalui satuan tugas Kemendikdasmen, Kementerian Kebudayaan, dan Kemendiktisaintek sebagai wujud kepedulian dan kasih Natal kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Perayaan Natal ini juga dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo beserta jajaran dari ketiga kementerian. Menutup sambutannya, Fadli kembali menegaskan pentingnya persatuan dan kolaborasi dalam merawat kebudayaan nasional.

Dengan kolaborasi, saling menghargai, dan merawat kebudayaan, saya yakin persatuan kita akan semakin kuat. Inilah modal besar kita untuk tumbuh, berkembang, dan melangkah bersama menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Berita Terkait

DJKI Gelar Layanan KI di CFD Serentak 33 Provinsi, Angkat Peran Strategis di Industri Olahraga
Peta Hukum Sengketa Ijazah Jokowi: Analisis Deolipa Yumara, dari Status Rismon hingga Potensi Risiko Pidana Roy Suryo
Hari Kartini di Ancol: Perempuan Ambil Peran Kunci di Sektor Pariwisata
Deklarasi Politik Menuju 2029 Menguat, DPP Partai Golongan Berkarya Indonesia Klaim Dukungan Hampir 35 Provinsi
AHY Tegaskan Komitmen Pemerataan Infrastruktur saat Halalbihalal Pawitandirogo
Refleksi Kartini 2026, Cornelia Agatha: Menjaga Api Perjuangan Perempuan di Tengah Tantangan Zaman
Malam Refleksi Kartini 2026: “Suara Yang Tak Pernah Padam” Menghidupkan Semangat Perjuangan Perempuan Indonesia
Menko PMK: Nilai Nyepi Kian Relevan di Tengah Dunia yang Semakin Bising
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 09:41 WIB

DJKI Gelar Layanan KI di CFD Serentak 33 Provinsi, Angkat Peran Strategis di Industri Olahraga

Kamis, 23 April 2026 - 06:46 WIB

Peta Hukum Sengketa Ijazah Jokowi: Analisis Deolipa Yumara, dari Status Rismon hingga Potensi Risiko Pidana Roy Suryo

Rabu, 22 April 2026 - 09:56 WIB

Hari Kartini di Ancol: Perempuan Ambil Peran Kunci di Sektor Pariwisata

Selasa, 21 April 2026 - 16:51 WIB

Deklarasi Politik Menuju 2029 Menguat, DPP Partai Golongan Berkarya Indonesia Klaim Dukungan Hampir 35 Provinsi

Selasa, 21 April 2026 - 08:47 WIB

AHY Tegaskan Komitmen Pemerataan Infrastruktur saat Halalbihalal Pawitandirogo

Berita Terbaru

Foto: Munjirin Festival Walet Emas 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur.

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Apresiasi Festival Walet Emas 2026, Perkuat Persaudaraan Perantau Kebumen

Minggu, 26 Apr 2026 - 23:40 WIB

Foto: Gubernur DKI Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis

Mertopolitan

Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Jalan, Ini Rinciannya

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:53 WIB